Time Travel : The Legend Of Genius Lady

Time Travel : The Legend Of Genius Lady
PENYESALAN 2


__ADS_3

Du Jung Min berjalan menghampiri Liu Xuan Yu yg memeluk Du Xian, melihat kakak iparnya menghampirinya Liu Xuan Yu berbisik kecil yg hanya didengar mereka.


"Xian'er kecil, paman sudah membantumu sampai sini jadi sekarang giliranmu" bisiknya


Du Xian kaget dan mendongkakkan wajah cantiknya yg basah dengan air mata palsu dan hidung merahnya yg menambah kesan imutnya yg berwajah kaget watados( wajah tanpa dosa ).


Membuat Liu Xuan Yu gemas mencubit hidung kecilnya, yg membuat empunya kesal sambil mengembungkan pipinya yg membuat pamannya tambah gemas.


Orang² yg melihat interaksi keduanya hanya berpikir bahwa Liu Xuan Yu sedang menghibur keponakannya Du Xian.


Du Xian yg mendengar ucapan pamanya kaget, dan segera paham bahwa pamannya hanya menambah sedikit bumbu dalam aktingnya agar ayahnya merasa bersalah, dan agar tamu yg hadir diaula hari ini tau seberapa kejamnya kedua ular itu pada seorang nona pertama klan Du.

__ADS_1


"Xian'er m maafkan ayah, a ayah tau jika selama ini Xian'er merasa benci pada ayah karna ketidakadilan yg terjadi pada mu , tapi ayah harap kita bisa mulai lagi dari awal" sendu Du Jung Min


"Maaf...kata maaf tidak bisa memperbaiki batin saya yg terluka, 17 tahun tuan Du, selama 17 tahun saya hidup sebatang kara seperti anak yg tidak memiliki orang tua, ketika kecil saya berpikir dimana letak kesalahan saya selama ini, apa kesalahan saya adalah karna membunuh ibunda saya, jika saya tau seperti ini saya tidak akan mau terlahir kedunia ini, saat itu saya masih seorang bayi yg tidak berdosa dan masih polos akan kejamnya dunia bahkan seekor singa yg kejam juga sangat menyayangi anaknya, tapi anda bahkan tidak sedetik pun memiliki waktu untuk saya, anda juga tidak segan² menghukum saya walau kesalahan itu terbilang kecil, saya hidup menderita bahkan pelayan pun memiliki kehidupan yg lebih baik, bahkan anda sangat senang ketika tau saya tidak dapat kultivasi dan menganggap itu semua adalah karma saya...... jadi karna itu anda dan saya mulai sekarang adalah orang asing sesuai keinginan anda saya akan pergi jauh dari kehidupan anda" marah Du Xian disertai air mata yg mengalir karna rasa sakitnya mengingat ketidak adilan yg dialami Du Xian Er sebelumnya yg membuat emosinya meluap tak terbendung, lalu berbalik pergi.


"TIDAK...??? jangan tinggalkan ayah Xian'er, ayah mohon beri saya satu kali lagi kesempatan" tangis Tuan Du pada Du Xian.


Namun Du Xian tetap melangkah pergi dari ruang aula tanpa sedikit pun menoleh kebelakang, meninggalkan suasana suram diaula.


Terutama para pemuda yg jijik, marah, benci dengan emosi yg bercampur mengarah pada semua klan Du yg menyiksa idola mereka, tatapan sinis juga mengarah pada Du Min Yi dan ibunya yg ikut andil dalam ketidak adilan yg menimpa Du Xian, mereka sangat mempercayai semua ucapan dari Liu Xuan Yu yg terkenal jujur, bijaksana, dan adil ini.


Suasana yg suram dipecahkan oleh suara Kaisar Ling Zhue yg merasa kecewa pada Mentrinya Du Jung Min.

__ADS_1


"Perdana Mentri Du, anda benar² mengecewakan zhen, selama ini ketika zhen bertanya bagaimana kabar Xian'er, anda selalu mengatakan dia baik² saja, tapi sekarang apa kenyataannya anda selalu menyiksanya, jika begini lebih baik zhen saja yg merawat Xian'er" kesal Kaisar Ling Zhue menahan amarah, jika seandainya dulu kakaknya Liu Wei Ning tidak berpesan agar ia tidak perlu ikut campur pada keluarganya mungkin sudah lama ia mengambil hak asuh Du Xian.


"Yang Mulia sebaiknya masalah ini kita biarkan Xian'er tenang dulu baru menyatakan keinginan anda tadi" ucap Liu Xuan Yu.


"Baiklah zhen juga tidak ingin memaksanya, biar Xian'er sendiri yg mengutarakan keinginannya, lagi pula mendiang jiejie Liu Wei Ning pernah berkata ia tak ingin Xian'er terikat dengan keluarga kerajaan... hah... ini benar² membuat zhen pusing" memijit keningnya.


"Dan untukmu Perdana Mentri Du, zhen harap anda untuk tidak menyia²kan kesempatan ini untuk memulai semuanya dari awal sebelum Xian'er benar² membencimu sampai mendarah daging, dan ini juga demi jiwa jiejie Liu Wei Ning agar ia dapat tenang dialam sana" lanjut Kaisar Ling Zhue pasrah pada Tuan Du, karna ia tak ingin memisahkan mereka berdua antara ayah dan anak untuk memberi kesempatan agar keduanya berbaikan.


"Baik Yang Mulia"


Dan pesta pun kembali berjalan dengan meriah dan hidup kembali, akan tetapi berbeda dengan Du Min Yi dan ibunya yg begitu sibuk mengutuk Du Xian yg tak luput dari pandangan Pangeran Mahkota dan Pangeran kedua, beserta klan Liu yg menatap benci mereka.

__ADS_1


__ADS_2