Time Travel : The Legend Of Genius Lady

Time Travel : The Legend Of Genius Lady
Ulang Tahun Kaisar 2


__ADS_3

Setelah selesai sarapan pagi, Yan Feng mendekati Du Xian.


"Sayang karna kamu sudah cukup kuat sudah saatnya aku memberitahumu tentang rahasia cincin giok sembilan alam ini"


"Eh emang cincin ini ada rahasianya juga ya" jawannya polos


"Ya, sebenarnya cincin giok ini adalah cincin luar angkasa tingkat surga, salah satu senjata ilahi yg dimiliki oleh pemimpin istana atas awan"


"Selain kapasitas penyimpanannya yg besar, cincin ini juga memiliki banyak harta yg berharga, jadi karna kamu adalah pemilik sah cincin ini maka jangan sekali² kamu mengatakan rahasia tentang fakta ini kesembarang orang, takutnya karna sifat serakah manusia kamu bisa dalam bahaya paham ! " lanjutnya.


"Siap paham guru" sambil cengengesan.


"Ck gadis nakal ini"


"Baik² jadi gimana caranya aku masuk" tanya Du Xian.


"Baiklah, caranya fokuskan pikiranmu pada cincin lalu ucapkan mantra yg sudah kamu siapkan"


"Emang mantranya apa ??"


"Terserah kamu sang pemilik cincin saat ini"


"Baiklah aku paham dan biarku coba ' In Door ' "


Dalam sekali coba Du Xian sudah berada didalam ruang didalam cincin, disana terdapat hamparan padang rumput yg luas dengan pemandangan alam yg indah pohon² subur, bunga² yg bertebaran dimana² dengan kastil indah disana.


Dan terdapat danau yg memiliki energi Qi spiritual yg melimpah yaitu, air legendaris Recovery Soul Water yg merupakan air surga sembilan yg menghilang bersama pemimpin istana atas awan.



Du Xian berkeliling sambil berlari² seperti anak², dan Yan Feng yg melihat kekasihnya itu hanya bisa geleng² kepala.

__ADS_1


"Sayang dari pada cuma lari² sana sini gak karuan, mending kamu coba bermeditasi disini karna energi Qi disini sangat melimpah dan kamu tidak perlu kehabisan waktu karna waktu diluar dan disini berbeda, satu jam diluar sama dengan satu bulan disini".


"Wah bukankah itu keren mungkin Levelku akan meningkat"


Tanpa panjang lebar Du Xian mulai memposisikan tubuhnya keposisi lotus dan mulai meditasi untuk menyerap energi Qi sebanyak²nya.


Disisi lain


Di kediaaman Perdana Mentri Du, sudah menyiapkan kereta yg terbilang sederhana, untuk menjemput Du Xian diperbatasan hutan malam.


Selir Rong Yi mulai memikirkan rencana untuk mempermalukan Du Xian dihadapan Kaisar nanti.


"Huh gadis j*lang setelah kamu melangkahkan kakimu dikediaman ini jangan harap kamu hidup bahagia, aku akan membuat hari²mu seperti dineraka" gumam Selir Rong Yi dengan seringaian dan disampingnya terdapat sesosok gadis cantik yg dapat menghancurkan sebuah negara, berumur 16 tahun, bergaun merah muda dengan bordir emas yg tampak seperti lotus putih.


Namun seperti kata pepatah ' buah jatuh


tak jauh dari pohonnya ' jika ibunya ular maka anaknya pun sama.


"Bunda apakah j*lang itu memang harus kembali, kenapa tak disana saja karna Yi'er takut dia akan mengambil apa yg seharusnya milik Yi'er, kan secara dia adalah putri sah kediaman ini"


"Benar apa kata bunda sampah itu hanyalah sampah tak bisa dibandingkan dengan Yi'er sang mutiara kediaman Du ini" jawab Du Min Yi dengan seringai kejamnya.


"Bagus itu baru putriku, karna kalian bagaikan langit dan bumi jadi dia memang tidak ada apa²nya dibanding dirimu sayang"


Di Hutan Malam


Du Xian yg bermeditasi telah menerobos level Prajurit menengah mulai membuka matanya dan mencari keberadaan Yan Feng disekitarnya.


Dan tampak terlihat laki² tampan yg duduk disebuah pohon.


__ADS_1


"Sayang aku naik level lagi" ucap Du Xian manja dan menghampiri Yan Feng.


Yan Feng tersenyum lembut yg membuat Du Xian tidak henti²nya memuji ketampanan kekasihnya ini, dan Yan Feng yg melihat kekasihnya menatap sedemikian rupa pun, menarik Du Xian yg dalam sekali sentak sudah berada dipelukannya.


Du Xian yg dipeluk hanya mendongkakkan wajahnya menghadap Yan Feng, Yan Feng hanya tersenyum simpul melihat kekasih imutnya yg masih linglung menatapnya sehingga membuat Yan Feng mendaratkan ciuman lembut pada bibir Du Xian.


Du Xian hanya tersentak kaget pun mengomel pada Yan Feng.


"Sayang kamu² benar² curang" ucap Du Xian dengan wajah memerah.


"Oh jadi, sayangku gak suka" jawab Yan Feng sambil mengelus bibir Du Xian.


"Bukan begitu"


"Lalu ?? "


"Aku..aku... pengen lagi" rengek Du Xian.


Mendengar hal ini Yan Feng tertawa, dan suaranya bagai arak harum yg menggoda.


Pipi Du Xian mengembung imut membuat Yan Feng mencubit lembut pipinya, dan mulai mencium lembut bibirnya yg membuat Du Xian menutup matanya menikmati ciuman Yan Feng.


Awalnya ciuman yg lembut tiba² berubah intens dan dalam, lalu Yan Feng mulai m*l*m*t bibir Du Xian yg menuntut dan dibalas Du Xian.


Pelukan Yan Feng pada pinggang Du Xian semakin erat dan tangan satunya mendorong tengkuk Du Xian untuk memperdalam ciumannya, ciuman itu membuat tubuh mereka berdua panas.


Namun keduanya melepaskan tautan itu setelah merasakan kehadiran orang berjarak 50 km dari gubuk tempat tinggal Du Xian.


Setelah menstabilkan nafas keduanya, Du Xian dan Yan Feng keluar dari ruang antariksa dengan membaca mantra


' Out Door '.

__ADS_1


gambar: Du Min Yi



__ADS_2