Time Travel : The Legend Of Genius Lady

Time Travel : The Legend Of Genius Lady
Tersadarnya Tuan Du Jung Min


__ADS_3

Flashback


Setelah pulang dari istana, rombongan klan Du segera pulang menyusul rombongan Du Xian Er, Tuan Du Du Jung Min ingin lekas² sampai untuk bertemu putrinya Du Xian.


Tak butuh waktu lama, hingga mereka sampailah digerbang mansion Du, Tuan Du turun dan pergi tanpa menoleh pada Selirnya dan putri ke-2nya


"T tuan mengapa anda sangat terburu² ?" tanya Selir Rong Li


"Saya harus segera menemui putriku untuk meluruskan masalah kami dan agar kami bisa berbaikan" jawabnya


"T tuan i itu bukan salah anda, itu kesalahan Xian'er yg terlalu manja dan ingat tadi ia juga tak menghormati anda sewaktu masih berada di istana" provokasinya.


Du Jung Min yg mendengar ucapan selirnya segera mengingat ucapan adik iparnya Liu Xuan Yu ' anda manusia yg benar² bodoh sampai mau mendengar apa yg dikatakan ibu dan anak ini '. mengingat hal itu membuatnya waspada dan marah pada kebodohannya sendiri karna percaya begitu saja pada mereka berdua, ia dulu berpikir bahwa Selir Rong Yi akan merawat putri tunggalnya bersama Liu Wei Ning.


Dan akan merawatnya seperti anaknya sendiri akan tetapi iya tidak tau bahwa putrinya selalu dibully, dihina, dan diracuni hingga tubuhnya lemah dan tak bisa kultivasi.


Selir Rong Yi selalu melapor padanya bahwa putrinya Du Xian selalu mengejek adiknya yg terlahir sebagai anak Selir, dan tidak pantas ia memanggil dirinya dengan sebutan kakak.


Lalu seorang Master Tao yg dipanggil oleh Selirnya itu, mendengar bahwa putrinya Du Xian adalah pembawa malapetaka bagi keluarganya.


Awalnya dia tidak percaya akan tetapi, dirinya yg egois memilih percaya dan semakin benci pada putrinya.


Hingga suatu hari ketika ia jalan² bersama Selir Rong Yi untuk menemui putri ke-2nya Du Min Yi yg sedang minum teh yg diracik sendiri oleh Du Xian dan disitulah ia melihat Du Min Yi memuntahkan darah lalu pingsan, ia menghampiri mereka dengan tergesa² dan segera menampar Du Xian dengan tenaga dalamnya hingga membuatnya terpental jauh dan menabrak pohon hingga beberapa tulang rusuknya patah.


"Dasar anak j*h*n*m beraninya kau meracuni saudarimu sendiri didepan mataku" murka Du Jung Min

__ADS_1


"a ayah a aku t tidak m melakukanya, a aku d difitnah a ayah" sendu Du Xian sembil mengerang sakit.


"Hiks hiks kamu benar² tak tau balas budi, bagaimana bisa kamu melukai adikmu sendiri Xian'er, padahal aku selalu baik padamu" tangis Selir Rong Yi dengan air mata buayanya.


"Hiks sayang anda harus menghukum gadis tak tau diuntung ini, dia telah melukai malaikat kecil kita" pintanya


"Kamu benar saya akan menghukumnya dengan berat"


"Bagaimana dengan mengasingkannya dihutan malam saja Tuan, tanpa membawa haratanya dan agar ia jera"


"Baiklah jika itu maumu"


Selir Rong Yi tertawa penuh kemenangan karna dapat menyingkirkan Du Xian dari jalan putrinya.


Du Xian hanya mampu menangisi nasibnya, walau ia berusaha menjelaskan pada ayahnya namun yg ada ia dipukul habis²san oleh pelayan ayahnya atas perintahnya.


Sekarang ia percaya bahwa ia dimanfaatkan Selirnya untuk menyingkirkan putrinya agar tidak jadi penghalang anaknya Du Min Yi.


"Sayang apakah anda mendengarkan saya"


Du Jung Min benar² marah setelah melihat wajah Selir Rong Yi yg lagi² menfitnah putrinya.


"DIAM JANGAN SEKALI² KAMU MENFITNAH PUTRIKU LAGI, DAN AKU TIDAK AKAN PERNAH PERCAYA LAGI PADAMU, KARNA DIRIMU HUBUNGAN AKU DAN PUTRIKU RENGGANG, LALU CAMKAN INI JIKA LAGI² KALIAN KU DENGAR MEMBULLY PUTRIKU MAKA BERSIAPLAH AKAN HUKUMAN MENGERIKAN DARIKU" murka Du Jung Min dengan penuh energi tekanan, yg menekan orang² di sekitarnya.


Yg membuat semuanya terduduk dan memuntahkan darah, lalu Du Jung Min segera berlalu pergi ke paviliun putrinya.

__ADS_1


"J*LANG SI*LAN KARNA DIA TUAN MEMBENCIKU AWAS SAJA AKAN KUBALAS SEMUA INI" murka Selir Rong Yi


"Bunda saya ingi j*lang itu mati sesegera mungkin, dia akan menjadi penghalang untuk semua rencana kita"


"Tenang saja sayang bunda akan segera menghabisi dia nanti"


Lalu pergilah mereka ke paviliun masing², sedangkan Tuan Du yg pergi ke paviliun Teratai hitam milik putinya tertegun melihat paviliun putrinya yg rapi, indah dengan berbagai bunga disana lalu tanpa pikir panjang ia segera menghampiri kedua pelayan kepercayaan putrinya yg bukan lain Lili dan Ye Lin.


Keduanya segera memberi hormat, dan menanyakan apa yg ingin dilakukan Tuan Du ke paviliun nonanya.


"Maaf tuan apa gerangan tuan datang ke paviliun nona" tanya Ye Lin


"Dimana nonamu saya ingin berbicara padanya?" lembutnya


"Menjawab tuan nona sekarang tidak ingin diganggu siapa pun, untuk hari ini jadi mungkin besok baru bisa anda menemuinya" jawab Ye Lin


"Hah.. baiklah, kalau begitu titip salam untuk nonamu" pasrah Du Jung Min


"Baik tuan" jawabnya


Melihat Tuan Du pergi keduanya menampilkan senyum mengejeknya.


"Ingin mendapatkan maaf dari nona tidak semudah itu" sinis Lili


"Hem hem ..., benar apa katamu Lili" balas Ye Lin

__ADS_1


Lalu tak berapa lama duo ular bulu dengan antek²nya juga datang dan ingin membuat kekacauan, akan tetapi dihadang oleh keduanya, jangan heran kenapa keduanya berani melawan banyaknya antek² duo ulat bulu karna keduanya yaitu Lili Dan Ye Lin sudah berada di level Jendral Beladiri menengah akibat dari pelatihan dari Du Xian, sedangkan lawanya hanya berada dilevel Prajurit beladiri awal dan memilih pergi dengan marah.


Melihat tidak ada lagi yg ingin mengacau keduanya biasa tenang.


__ADS_2