
ruang makan}
saat ini anggel tengah sarapan pagi dengan di temani bi iyem dan bi suram.
bi aku hari ini pulang ke rumah tolong jaga rumah ini yah dan bibi hati-hati juga kalau ada apa-apa langsung hubungi aku yah bi".
iya nak tenang aja kok"ucap bi iyem sambil tersenyum.
setelah selesai makan anggel pun keluar dari rumah dan saat itu juga mobil milik lalita.
pagi gel"ucap lalita setelah membuka kaca mobil nya.
pagi juga ".
jadi kamu mau ikut aku atau pakai mobil sendiri? ".
pakai mobil sendiri aja kak".
baiklah".
anggel pun berjalan ke arah mobil nya yang terparkir, setelah itu ia masuk ke dalam mobil.
jalan kak" teriak anggel supaya lalita mendengar.
ya". lalita yang mendengar pun langsung melajukan mobil nya keluar dari pagar dengan di iringi mobil anggel.
...****************...
setengah jam kemudian mereka pun sampai di rumah anggel.
lit kalu ortu aku nanya kenapa pakai-pakaian yang kek gini gimana? "ucap anggel setelah mereka keluar dari dalam mobil.
mungkin ini saat nya kamu jujur gel, ingat apa kata ustadz sekarang atau nanti ortu kamu pasti tau, kalau enggak kamu yang bilang tapi bisa saja orang lain, kalau tau dari orang lain itu lebih menyakitkan gel".
mereka berbicara sambil jalan yah}
__ADS_1
tapi kak kalau ortu aku gak setuju dan nyuruh aku untuk keluar dari islam gimana?".
gel... ortu kamu gak bisa maksa kamu jika kamu sendiri yang tetap mau bertahan dalam islam, serahkan semuanya kepada allah".
hm baiklah kak".
mereka berdua pun memencet bel nya.
ceklis}
ayo masuk non tuan nyonya dan tuan muda sudah menunggu di dalam".
iya bi".
mereka ber3 pun masuk anggel dan lalita pergi ke ruang santai sedang kan bibi kembali ke dapur.
mom papi" sapa anggel.
hello tante om, kak"sapa lalita.
iya pi\om".
mereka berdua pun duduk di sofa, dari tadi mata sang momi tidak lepas dari anggel.
nak... kenapa pakaian mu agak berbeda dan sama dengan lalita? ".
degh}jantung anggel dan iqbal seketika berdegup kencang.
anggap itu di rumah dan duduk di sofa.
aku masuk islam mom pi" ucapan yang seketika keluar dari mulut anggel, tanpa ada rasa takut anggel mengatakan itu, malahan setelah iya mengucapkan itu bebannya terasa hilang.
a.. apa? "kaget mereka berdua.
__ADS_1
nak apakah kamu juga? " tanya sang momi kepada iqbal.
iya mom iqbal sudah masuk islam lebih lama dari anggel, iqbal juga yang ngajak anggel untuk masuk islam "jawab iqbal.
mereka berdua tambah kaget.
kenapa kalian gak jujur sama momi, momi kecewa sama kalian".
mom gimana kita mau bilang sama momi dan papi, waktu aja kalian gak punya untuk kami kita berkumpul hanya di ruang makan dan kalaupun kita berkumpul di ruang keluarga kalian hanya membicarakan bisnis-bisnis terus, pernahkah? pernahkah kalian menanyakan nak apa kalian baik-baik saja?, apa momi dan papi tau bahwa aku pernah masuk rumah sakit?, no mom no! saat itu aku harus bertaruh nyawa hanya ada kakak, ummah, abi, kak yasin dan sahabat-sahabat ku saja yang ada di sana, lalu di mana momi dan papi di mana hiks...., apakah jika saat itu... jika saat itu operasi ku gagal baru kalian sadar bahwa kalian punya seorang anak? hiks hiks hiks, sakit mom pi.. sakit" tangis anggel pun pecah iqbal yang melihat itu langsung memeluk adek nya dan lalita yang mencoba untuk memenangkan anggel juga.
keluar sudah unek-unek yang di simpan rapi oleh anggel, kesedihan yang selalu di tutupi dengan canda dan tawa receh nya, dan selalu menutupi dengan menyendiri.
kedua orang tua anggel hanya terdiam setelah mendengar ucapan anggel.
tinggal kan islam atau tetap dengan keluarga "spontan dari ucapan seseorang yang membuat mereka kaget, semua orang pun menoleh ke asal sumber suara.
nenek" kompak mereka {nenek tiri ye maksudnya atau ibu tiri dari ibunya anggel dia adalah satu-satunya orang yang tidak menyukai ibunya anggel juga anggel, sejak dulu nenek tirinya anggel selalu mengadu domba kan anggel dengan ibu nya sendiri}.
tinggal kan islam atau tetap bersama keluarga ini ".
no nek aku gak mau keluar dari islam dan aku akan selalu bersama keluarga ini, nenek gak berhak untuk mengatur hidup aku, aku yang memilih untuk diri ku sendiri nek".
tidak kau harus memilih".
kenapa nek? aku tidak mau memilih ini pilihan yang sangat berat, jika nenek menyuruh ku antar islam dan keluarga aku tidak bisa memilih nya".
karena nenek sudah berjanji dengan seseorang untuk menikah kan mu dengan anak nya, dasar cucu kurang ajar apakah kau tidak mau menuruti nenek mu hah! ".
nek coba nenek pilih kakek atau ibu nenek? ".
seketika sang nenek terdiam dan tidak bisa menjawab.
tidak bisa kan? apa lagi ini masalah agama nek" ucap anggel yang langsung pergi.
apa yang akan terjadi?
__ADS_1