Tobat Nya Gadis Nakal

Tobat Nya Gadis Nakal
33


__ADS_3

saat ini anggel lalita serta iqbal sudah berada di dalam mobil masing-masing, anggel ikut lalita sementara iqbal dengan supir.


di dalam mobil lalita.


lit gimana ini aku takut banget mereka gak ngangkat telpon nya "ucap anggel yang sepanjang jalan terus mengoceh karena takut sahabatnya kenapa-napa.


gel kamu berdo'a saja sama Allah semoga Allah melindungi mereka" ucap lalita yang juga tentu sangat khawatir.


em iya, pak yg cepat yah ".


iya non".


kurang dari setengah jam kemudian mereka pun sampai di depan hotel sahabat mereka, anggel langsung buru-buru keluar dari dalam mobil dan langsung berlari kecil dengan di ikuti iqbal dan lalita serta supir mereka.


karena anggel sudah tau mereka di kamar dan lantai berapa menginap anggel pun langsung masuk ke dalam lif meninggalkan iqbal dan lalita serta dua orang supir.


kak kita pakai lift yang satunya aja, aku takut anggel kenapa-napa" terang lalita.


iya "jawab iqbal, mereka ber4 pun masuk ke dalam lift itu.


lantai 3nomer 27 kak" ucap lalita, iqbal pun langsung memencet lantai nomor 3.


sedangkan di posisi anggel ia sudah sampai di lantai nomor 3,anggel langsung berlari menuju kamar 27.


tok tok tok }anggel mengetok pintu itu namun tidak ada jawaban, anggel terus mengetok namun sama tidak ada jawaban, dan beberapa saat ada bunyi benda yang jatuh.


brak}


astaghfirullah "anggel pun terkejut dan bertambah cemas.


bismillah ya Allah tolong hamba mu ini" ucap anggel sambil mundur.


bismillah "teriak anggel lalu mendobrak pintu itu dengan sekuat tenaga, pintu sedikit terbuka anggel pun mencoba yang ke dua kalinya sampai yang ke3 kalinya barulah pintu itu terbuka.


astaghfirullah" kaget anggel melihat dua orang berbadan kekar yang tertindih oleh pintu akibat anggel mendobrak nya tadi, dan karena keributan itu menyebabkan orang yang tidur jadi terbangun dan keluar dari dalam kamar mereka, tanpa rasa takut anggel masuk ke dalam kamar itu dengan melompati dua orang yang entah pingsan atau kenapa.


ajeng lalita kalian di mana "teriak anggel.


di posisi ajeng dan axila.


jeng i... itu suara anggel kan? "tanya axila.


iya xel itu suara anggel".


gel tolong kami.... kami ada di dalam kamar mandi" teriak ajeng.


anggel yang mendengar suata sahabatnya itu pun langsung berlari ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


tolong buka kunci nya ".


iya gel" teriak lalita dari dalam kamar mandi.


ceklis}pintu kamar mandi pu terbuka dan nampak lah ajeng dengan rambut acak-acakan serta ada luka di sudut bibir nya, dan axila juga rambut nya sangat acak-acakan dan terdapat banyak luka di mana-mana, anggel yang melihat kedua sahabatnya yang kurang baik-baik saja menjadi merasa bersalah.


gel "ucap lalita yang baru datang.


hiks i... ini salah gua" tangis anggel.


no gel ini bukan salah lo ini salah kami sendiri karena gak mau dengerin kamu untuk nginep di rumah kami "jawab ajeng dan di angguki axila.


tapi kalian gak papa kan? " tanya lalita.


kami gak papa kok, tadi kami sempat lepas dan langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi, dan untung saja kamu datang dengan tepat kalau tidak kami tidak tau apa yang akan terjadi gel jadi makasih ".


syukurlah kalau kalian tidak kenapa-napa, kalau kalian sampai kenapa-napa aku akan menyesal selama-lamanya".


dek lebih baik kita pergi dari sini, kerusakan yang kamu buat biar nanti kakak yang urus, polisi juga sudah kakak hubungi kemungkinan kalian akan di intro nanti kalian tidak merasa keberatan kan? " tanya iqbal.


tidak kak "jawab axila dan ajeng.


setelah merapikan rambut mereka yang acak-acakan mereka langsung pergi dari hotel itu.


{di dalam mobil}


kak kita ke rumah aku aja yah".ucap anggel setelah iqbal masuk ke dalam mobil.


kenapa gak pulang saja? ".


lebih dekat ini juga sudah malam banget kasian mereka kak".


baiklah, pak ke perumahan xxxx".


siap nak iqbal" jelas sang supir, supir pun melajukan mobil menuju perumahan yang di mana ada rumah anggel.


...****************...


setelah sampai mereka semua pun masuk ke dalam rumah termasuk supir.


pak kamar tamunya yang itu "ucap anggel sambil menunjukkan kamar tamu kepada supir.


eh gak usah non saya tidur di kamar lain aja".


gak ada kamar kosong lagi pak, gak papa pakai itu aja dan satu lagi bapak harus adil dong" ucap anggel.


adil kenapa non? ".

__ADS_1


bapak kan manggil kakak saya nak terus kenapa manggil saya non? ".


em... baiklah bapak akan manggil nak anggel gimana? ".


setuju pak, kalau begitu kami pamit dulu yah, bapak kalau mau ngopi atau apapun ambil aja di dapur dan untuk sekarang pakai baju kak iqbal dulu nanti besok saya belikan pakaian untuk bapak".


iya pak nanti saya akan antarkan pakaian untuk bapak, gak ada penolakan" .


ba... baik nak iqbal tapi nak anggel gak usah belikan saya pakaian ".


is... bapak ini sudah kak iqbal aja di iyakan" terang anggel dengan muka cemberut.


baiklah.... baiklah bapak terima saja ".


setelah itu mereka pun pergi ke tempat masing-masing, anggel ajeng dan axila mereka akan tidur di kamar anggel karena itu permintaan anggel sendiri, anggel masih agak trauma dengan kejadian itu apalagi ia juga bermimpi sebelum terjadi kejadian itu.


{kamar anggel}



mereka ber3 saat ini berbaring di kasur ajeng dan axila juga sudah membersihkan diri mereka.


gel gimana lo tau kalau kita dalam bahaya? ".tanya ajeng yang penasaran.


iya gel gua juga penasaran, boleh cerita lah".


tapi kalian janji untuk tidak tersinggung".


kami bukan orang yang mudah tersinggung ingat itu".terang axila dan di jawab anggukkan oleh ajeng, anggel pun menarik nafas kemudian menghembuskan nya setelah itu baru anggel menceritakan semuanya.


setelah mendengarkan cerita anggel mereka pun paham kenapa anggel sangat khawatir.


gel maafin gua yah... walaupun itu mimpi tapi dalam mimpi itu gua nampar lo".


iya gel maafin aku juga yah".


gak papa itu semuanya hanya mimpikan? dan kita tetap menjadi sahabat untuk selamanya".


selamanya" ucap mereka kompak sambil berjanji dengan jari kelingking.


sudah lebih baik kita tidur ".ucap ajeng.


siap bu bos" ucap anggel dan axila.


mereka ber3 pun berbaring di kasur dengan anggel di tengah, memang di antara mereka ber4 anggel adalah yang termuda.


mereka tidur dengan saling Berpelukan. ʕっ•ᴥ•ʔっ

__ADS_1


__ADS_2