Tobat Nya Gadis Nakal

Tobat Nya Gadis Nakal
8


__ADS_3

anggel menyusuri setiap ruangan dan sampailah anggel di sebuah ruangan yang bisa di anggap "ruang keluarga" yang sangat jarang di datangi oleh anggel bahkan mereka jarang berkumpul kecuali di meja makan itu pun saat ke2 orang tuanya ada di rumah.


anggel memasuki ruangan yang tidak ada pintu namun di pisah dengan tembok, kaki anggel berjalan gontai seakan males untuk bertemu ke dua orang tuanya yang akan berangkat, dan jadilah anggel sendirian sekarang karena kakaknya juga harus ikut, mau melarang atau ikut anggel pun tidak bisa, melarang untuk kakaknya ikut! tentu saja tidak bisa karena kakaknya akan mengambil seluruh alih perusahaan jika ia sudah menikah, ikut? tidak bisa! karena papahnya akan melarangnya bahkan pernah anggel merengek untuk ikut dia mendapatkan hadiah untuk tidak boleh keluar seminggu, bahkan sekolah pun harus ikut online sangat menyedihkan bukan, bahkan anggel kecil dulu mengira pengasuhnya itu adalah bundanya, sudah pasti kalian tau gimana perhatiannya bunda nya kepadanya, sampai bunda yang melahirkan dia saja tidak tau.


dek,ayu duduk sini "ucap iqbal sambil menepuk sopa di sampingnya.


ia kak "jawab anggel, anggel pun berjalan menuju iqbal lalu duduk di sampingnya.


jangan kayak gitu lagi yah, kakak jadi khawatir sama kamu "ucap iqbal sambil mengelus kepala anggel.


iya kak ".


ehem "dehem papi seno (papi anggel dan iqbal)


seketika suasana pun jadi hening.


kamu sudah tau kan gel kalau kakak kamu akan ikut kami? ".


anggel hanya mengangguk sebagai tanda iya sudah tau.


jadi papi harap kamu jangan membuat keluarga kita malu saat kami tinggal ".


pi "tegur Mama rita.


degh) rasanya ada rasa sakit di ulu hatinya yang mendengar ucapan papi nya "papi seno di kenal sangat tegas, sangar, dan menghukum siapapun jika dia salah, bahkan anggel pernah melihat maminya di tampar oleh papinya dia tetegun dan sempat trauma kepada laki-laki, namun kakaknya selalu meyakinkan kalau semua laki-laki itu tidak sama, perlahan-lahan anggel yang dulu tidak mau berada di dekat iqbal sekarang malah lengket dengan iqbal.


saya tau "tuan" "tekan anggel bangkit dari duduknya kemudian berlari menuju lift.


di dalam lift)


hiks papi jahat hiks me.... mereka gak pernah perduliin gue, apa salahnya seh gue hiks "anggel pun menangis sesegukkan di dalam lift ia langsung menekan lantai 3 lantai yang biyasanya untuk menenangkan dirinya.

__ADS_1


ting.


lift pun sampai di lantai 3 anggel langsung berlari ke sebuah ruangan yang biyasanya menemaninya jikalau sedih, anggel menempelkan jari tengahnya yah ruangan itu pakai sidik jari hanya anggel, iqbal dan pengasuh anggel yang dia sangka itu bundanya namun beliau sudah pensiun dan kembali ke kampung halaman nya, karena anak beliau melarang untuk bekerja, anggel sempat sakit selama setengah bulan karena di tinggalkan pengasuhnya, sangat menyedihkan bukan dia lebih dekat dengan pengasuhnya dari pada ibu kandungnya.


setelah pintunya terbuka anggel masuk ke dalam, setelah anggel masuk pintunya tertutup dan terkunci sendiri, anggel langsung berlari ke arah balkon.


akkhhhhhhhh, kenapa.... kenapa hiks hidup ku sangat menyakitkan kenapa....."tangis anggel pun pecah tubuh anggel pun luruh di dekat pembatas balkon itu.


hiks sakit rasanya ini sangat sakit hiks akhhhhhhhhh aku benci papi benci..... sangat benci hiks hiks hiks ".


anggel menangis sambil memukul dadanya.


kenapa....kenapa hidup ini tak adil hah kenapa "teriak anggel.


hiks bunda aku mau ikut bunda aja hiks, kenapa bunda ninggalin aku hiks seharusnya bunda bawa saja aku ke kampung bunda hiks akkkggggghhhh ".


[anggel memanggil pengasuhnya dengan sebutan bunda].


kamu tega ninggalin kakak? "tanya iqbal yang mana membuat anggel menatapnya, kemudian anggel kembali menunduk dengan pandangan kosong.


kenapa diam kamu mau ninggalin kakak? "tekan iqbal yang mana membuat anggel menggeleng.


hah "iqbal pun menghelas nafas kemudian ikut berjongkok, iqbal pun langsung membawa tubuh anggel ke pelukannya.


hiks hiks hiks "anggel masih sesegukkan dalam diamnya dia mencoba untuk mengontrol emosi nya.


suuutttt sudah.... sudah,, jangan menangis lagi yah masa adek kakak yang cantik ini nangis "ucap iqbal sambil mengusap rambut anggel.


hiks gue anak yang gak di inginkan yah kak "ucap anggel masih sesegukkan karena habis menangis.


siapa bilang hm, malahan kamu itu sangat berarti di hidup kami dan lebih berati banget di hidup kakak, kamu jangan nangis lagi yah kakak sedih dengarnya, masa adek kakak yang manis ini nangis malu dong sama kucing ".

__ADS_1


hiks orang lagi sedih juga hiks ".


iqbal pun melepaskan pelukannya namun masih di posisi yang sama, iqbal menghapus air mata anggel dengan sebelah tangan dan sebelahnya lagi mengelus puncuk kepala adeknya tersayang itu.


you are fine right my dear brother?".


anggel yang mendengar itu pun menganggukkan kepalanya, jika orang melihat ini mereka akan mengira kalau mereka berdua pacaran bukan adek kakak. don't cry anymore ok?".


dan hanya di jawab anggukkan saja oleh anggel.


air mata kamu terlelu berharga untuk kamu menangis, jangan lagi menangis kakak sakit melihatnya ".


sorry "lirih anggel.


gak papa apa mau istirahat sekarang? ".


temenin tapi di kamar sini aja "cicit anggel.


siap adek manis "ucap iqbal berdiri kemudian membantu anggel untuk berdiri.


makasih ".


sama-sama, mau di gendong tuan putri ".


lebay "ucap anggel sambil meninju lengan kakaknya itu, bukannya marah iqbal malah terkekeh kemudian merangkul anggel untuk masuk ke dalam.


kak peluk "cicit anggel.


iya adek ku sayang ".


mereka berdua pun saling berpelukan iqbal juga mengusap lembut kepala anggel.

__ADS_1


semoga kamu selalu bahagia dek "lirih iqbal kemudian ikut menyusul anggel kedalam mimpi.


__ADS_2