
ugh "anggel pun membuka matanya kemudian melirik Jam dinding yang menunjukkan Jam 6.
astaga gue ketiduran "gumam anggel sambil mengusap wajahnya, anggel pun membenarkan duduk nya kemudian mengambil henpond yang ia letakkan di atas meja samping sopa yang ia duduki sekarang, saat menyalakan henpond nya mata anggel seketika terbelalak karena banyak pesan dan telpond dari kakaknya, seketika anggel ingat bahwa malam ini kakaknya akan berangkat, anggel yang mengingat itu langsung menghela nafas kasar.
jadi sepi lagi deh "lirih anggel, anggel pun mencoba menghubungi kakaknya dan langsung di angkat oleh iqbal.
[anggel]
halo
[iqbal]
kamu di mana dek bikin khawatir aja
[anggel]
sorry ketiduran di supermarket.
terdengar helaan nafas dari sebrang sana.
[iqbal]
ya sudah cepat pulang, kakak akan berangkat Jam 9malam
[anggel]
gak bisa di batalkan
[iqbal]
__ADS_1
kenapa
[anggel]
em..... gak papa cuman berasa sunyi aja, gak ada yang bisa di ajak baku hantam xixixi
[iqbal]
baku hantam aja terus di pikirin
[anggel]
terus mikirin apa? kak yasin.
entah kenapa anggel mengucapkan itu spontan.
[iqbal]
[anggel]
iya iya bawel, pulang kemana
[iqbal]
rumah utama.
tut.
telepond pun di putus iqbal.
__ADS_1
dasar kakak bawel main matiin aja huh "kesel anggel.
anggel pun berdiri menuju kamar kecil yang terdapat wastafel kloset dan cermin, anggel membasuh mukanya setelah itu ia menyemprotkan farfum ke tubuhnya.
dah beres "gumam anggel, anggel pun berjalan keluar dari ruangannya.
cici "panggil anggel, cici yang merasa di panggil pun langsung nyamperin anggel.
apa nona butuh sesuatu.
gak ci saya cuman mau bilang besok akan ada yang menjemput ibu kamu ke rumah sakit bunga anggrek, kalau masalah biyaya gak usah di pikirkan"jelas anggel yang mana membuat cici tertegun.
nona gak usah, saya sudah sangat bersyukur karena nona tidak memecat dan membawa kesalahan saya itu kejalur hukum ".
gak papa ci, oh iya saya titip salam buat ibu kamu semoga cepat sembuh dan nanti saya akan kasih info ciri-ciri orang itu, saya permisi dulu karena masih ada keperluan ".
makasih banget nona makasih ".ucap cici dengan di balas anggukkan kepala dan tersenyum tipis.
kita sangat beruntung yah karena bekerja dengan nona anggel "ucap karyawan yang berada di dekat cici yang bernama siska.
iya ka tinggal kita aja lagi harus tau diri "jawab sulis (sulis orangnya suka nyindir namun kalau sudah kenal dia maka akan terbiasa dengan ucapan sulis)
lis "tegur siska.
kalian memang benar kita sangat beruntung cuman akunya aja yang tak tau di untung "balas cici sambil tersenyum simpul
kita ke posisi anggel)
saat ini anggel tengah berada di depan rumah yang sangat besar, kebanyakan orang iri kepada anggel karena terlahir dari keluarga kaya, namun jika mereka menjadi teman dekat anggel baru bisa tau bagaimana nasipnya, kedua orang tuanya selalu me nomor2 kan dirinya dari pekerjaan mereka.
__ADS_1
anggel pun memasukkan motor kesayangannya ke dalam garasi, anggel lebih memilih menaiki motor walaupun mobil nya memenuhi garasi, anggel lebih suka mengendarai motor karena dia bisa leluasa menyalip, sebelum masuk ke dalam rumah yang menjadi tempat ia kesepian anggel pun menghela nafas terlebih dahulu, setelah itu anggel berjalan menaiki tangga yang membawa nya ke pintu masuk