Tobat Nya Gadis Nakal

Tobat Nya Gadis Nakal
54


__ADS_3

saat ini anggel ustadz sam'an serta iqbal di suruh berkumpul di rumah milik papi dan momi nya anggel, mereka semua sedang duduk di ruang keluarga ruangan yang sangat anggel benci juga kangen.


"papi manggil kalian kesini yang pertama kalian sudah taukan kalau iqbal mau ngelamar seseorang" ucap papi.


"iya\gih pi" ucap kami.


"nah jadi setelah iqbal menikah seperti kakek papi akan mewariskan separuh harta papi kepada anak dan menantu papi" ucap papi sedang kan momi hanya diam dan menyimak.


"maaf yah ana ada sedikit pertanyaan" ucap ustadz sam'an.


"silahkan nak".


" maksud ayah yang akan memberikan harta kepada menantu juga itu berarti ana juga dapat? 'tanya ustadz sam'an.


"alah... gak usah sok protes kamu pasti senangkan akhirnya tujuan kamu tercapai" ucap momi anggel dengan muka songong nya.


"mom" ucap anggel sambil menggeleng kan kepalanya.


"nah pih liat toh anaknya malah bela suaminya".


" mah tapi_"ucap anggel terhenti karena melihat suaminya menggeleng kan kepala sambil tersenyum, anggel yang melihat itu pun mengangguk.


"maaf yah nak" ucap papi gak enak.


"gak papa yah" ucap ustadz sam'an sambil tersenyum.


"iya nak menantu memang dapat juga itu sudah tradisi turun temurun" ucap papi.


"tapi yah memang nya ayah percaya kalau ana bisa menjaganya dengan baik? 'tanya ustadz sam'an.


" saya yakin karena saat ini anak saya masih tersenyum bersama kamu"ucap papi.


"memang nya apa yang mau di wariskan pi? " tanya anggel.


"sebuah perusahaan" ucap papi.


"mwo jadi suami anggel kerja kantoran? ".


" bukan dia pemilik nya jadi ceo bukan karyawan nak".


"itu yang bahaya banget pi, anggel lebih suka hubby ngajar di pondok aja apa lagi hubby akan ana jadikan pemilik usaha ana" ucap anggel cemberut.


"bahaya apa? " bingung iqbal.


"bahayalah kakak tau sendiri kan karyawan papi orang nya kek apa, terus nanti kalau sekretaris nya yang modelan begitu bagimana kak" ucap anggel meratapi nasipnya.


"humaira insyaallah ana akan menjaga hati ana hanya untuk kamu seorang" ucap ustadz sam'an sambil tersenyum.


"tapi aku gak mau hubby capek, hubby taugak kalau jadi ceo itu juga harus keluar negri nanti kalau anggel kangen gimana hiks" ucap anggel.


"pi lebih baik nanti aja kita teruskan, nih anak mulai mode drama capek ngadepin nya" ucap iqbal.


"oh ya sudah, nak sam'an kita pamit dulu yah" ucap papi berdiri kemudian menepuk pelan pundak ustadz sam'an.


"semangat yah ustadz titip adek " ucap iqbal.

__ADS_1


"na'am" ucap ustadz sam'an yang bingung menatap kepergian mereka semua, dan tersisalah mereka berdua di ruang keluarga.


"humaira dengerin dulu hubby" ucap ustadz sam'an sambil menangkup pipi anggel.


manik mata mereka berdua pun saling bertatapan.


"kamu jangan khawatir okey di hati hubby kamu adalah istri satu-satunya hubby gak akan selingkuh" ucap ustadz sam'an. anggel yang mendengar itu pun langsung memeluk ustadz sam'an.


"janji yah jangan selingkuh" ucap anggel


"insyaallah humaira" ucap ustadz sam'an.


setelah lama berpelukan anggel pun melepaskan pelukannya.


"ke kamar yok capek" cemberut anggel.


"mari mau di gendong? " tanya ustadz sam'an.


"mau... mau" ucap anggel langsung merentang kan tangannya.


akhirnya anggel di gendong oleh ustadz sam'an, ustadz sam'an yang belum paham seluk-beluk rumah ini pun ingin menaiki tangga namun di hentikan oleh anggel.


"kenapa humaira? "bingung ustadz sam'an.


" hubby yakin kuat? "tanya anggel.


" insyaallah "ucap ustadz sam'an


" hubby kamar ana itu ada di lantai 3{kalau gak salah soalnya lupa😅}jadi pakai lift aja yuk nanti kalau naik tangga capek kamunya hubby "ucap anggel sambil meletakkan dagunya di bahu ustadz sam'an.


" oh maaf hubby gak tau kalau rumah kamu punya lift humaira"ucap ustadz sam'an.


"ya sudah tolong tunjukkan jalannya humaira" ucap ustadz sam'an.


"ay ay hubby" ucap anggel.


anggel pun menunjukkan jalan untuk menuju lift saat sampai di depan lift anggel pun menekan sebuah tombol supaya lift nya terbuka, sesudah terbuka mereka berdua maksud nya anggel yang di gendong ustadz sam'an pun masuk ke dalam lift.


di dalam lift}.


"hubby aku turun aja yah aku berat loh entar kalau kamu capek gimana" ucap anggel.


"enggak siapa bilang kamu berat orang ringan kok" ucap ustadz sam'an.


"baiklah kalau begitu saat sudah sampai di kamar nanti aku pijitin deh" ucap anggel.


"eh gak usah humaira nanti kamu ke capekan" ucap ustadz sam'an.


"enggak sama sekali hubby yang tersayang" ucap anggel dengan kekehan di akhirnya.


...ting...


lift pun terbuka saat sudah di lantai atas.


"kamar kamu yang mana humaira? " tanya ustadz sam'an.

__ADS_1


"pintu warna hitam putih hubby tapi jangan kaget yah liat dalemnya" ucap anggel.


"insyaallah" ucap ustadz sam'an.


ustadz sam'an pun membawa anggel menuju kamarnya.


"udah hubby sampai sini aja" ucap anggel.


"yakin? ini dikit lagi sampai loh" ucap ustadz sam'an.


"iya hubby aku gak tega liatnya" ucap anggel.


"gak papa humaira dikit lagi" ucap ustadz sam'an.


"em baiklah hubby" ucap anggel.


anggel pun membuka kan pintu nya dengan menekan nomor.


"hubby itu nomor tanggal lahir aku tadinya aku mau ganti tanggal pernikahan kita cuman belum sempat" jelas anggel.


"gak papa humaira kan ini kamar kamu jadi terserah kamu saja" ucap ustadz sam'an.


ustadz sam'an dan anggel pun masuk ke dalam kamar dengan anggel masih di gendong oleh ustadz sam'an.


"kamu suka hitam humaira? " tanya ustadz sam'an.


"hehehe iya kan dulu aku kayak laki-laki soalnya teman aku banyak cowok" ucap anggel.


"oh"ucap ustadz sam'an sambil mengangguk.


" hubby turunin pliss "ucap anggel.


" baiklah ".


ustadz sam'an pun menurunkan anggel dengan hati-hati.


"hubby ayu duduk sini biar aku pijetin gak boleh nolak loh" ucap anggel.


"hahaha baiklah humaira ana yang tersayang" ucap ustadz sam'an sambil tersenyum sehingga menampakkan dua lesung pipinya


"iss manis banget sih senyuman nya" ucap anggel.


ustadz sam'an yang mendengar pujian anggel pun terkekeh sambil berkata.


"alhamdulillah makasih humaira".


..........


anggel pun mulai memijat kaki ustadz sam'an.


"humaira bentar lagi kan hari raya idul adha biasanya hubby pulang kampung, nanti kamu mau ikut gak? " tanya ustadz sam'an.


"wah boleh deh hubby kebetulan juga waktu itu aku sama sahabat-sahabat aku ingin liburan namun ada kendala" ucap anggel.


"boleh kok sahabat kamu ikut dan bagaimana kalau kita ajak gus yasin sama istri beliau dan kakak kamu? "tanya ustadz sam'an.

__ADS_1


" nah ide bagus tuh hubby nanti jika ada kesempatan aku akan bilang sama mereka "ucap anggel.


" na'am humaira "ucap ustadz sam'an.


__ADS_2