
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar.
terdengar lah suara orang takbiran anggel terbangun di jam 3pagi untuk membantu membuat kue sedangkan para sahabatnya masih molor.
'bun anggel bantu yah"ucap anggel sambil tersenyum.
'iya nak boleh kok"ucap ibu nya ustadz sam'an.
mereka berdua pun memulai dari membuat lontong hari ini mereka akan membuat soto dan nasi sop lapat kue bingka kue lapis dan berbagai macam perkuean lagi karena itu permintaan anggel yang ingin mencoba makanan khas kalimantan.
azan subuh pun berkumandang mereka sudah selesai beberes dan siap melaksanakan sholat subuh berjamaah kecuali lali yang ajeng sudah terbangun mereka hanya rebahan saja.
selesai sholat subuh mereka semua duduk dan berniat untuk mengisi perut yang kosong, anggel axila serta ajeng ikut membantu juga membawa makanannya.
mereka akan makan nasi sop terlebih dahulu untuk subuh ini.
'owaw enak banget "ucap ajeng.
'iya enak banget" ucap axila menyetujui.
'gak baik makan bicara "tegur iqbal.
'iya" sewot mereka berdua.
mereka berdua pun kembali makan dengan tenang.
nasi sop
setelah makan mereka mencuci bekas makan.
kamar anggel dan ustadz sam'an.
'mas "panggil anggel.
'kenapa humaira? ".
'em semalam kan aku dengar-dengar dari orang kalau pondok pesantren yang ada di sini akan ngadain lelang sebulan lagi setelah lebaran kamu tau tentang pondok itu? " tanya anggel.
'oh tentang itu mas tau kok dulu mas juga belajar di situ memang nya kenapa humaira? "tanya ustadz sam'an.
'mas aku hanya mau ngebantu saja apa bisa mas nanti berikan uang nya ke pondok itu tapi jangan pakai nama aku" ucap anggel.
'masyaallah kamu baik banget humaira insyaallah hubby akan sampaikan tujuan kamu".
'em ya sudah hubby siap-siap gih kan mau ke mesjid "ucap anggel.
'na'am humaira" ucap ustadz sam'an kemudian pergi menuju kamar mandi namun sebelum itu dia mencium kening istri nya terlebih dahulu anggel yang di cium pun hanya tersenyum lembut.
skip....
setelah para laki-laki sudah berangkat sekarang giliran para perempuan yang akan bersiap-siap, saat di jakarta anggel sudah membelikan pakaian seragam untuk mereka kecuali dua corot itu soalnya mereka gak mau katanya pakai-pakaian yang ada saja saat pengukuran mereka bilang juga mager.
anggap aja seragam mereka kayak gitu yah geys.
sam'an ayah ibu dan kedua adek sam'an anggel dan iqbal.
__ADS_1
setelah selesai bersiap-siap mereka meletakkan bermacam kue di atas meja yang baru di beli oleh anggel secara online.
'kalian gak papa nih di tinggal? "tanya anggel memastikan sahabat nya.
'gak papa gel kami mah santuy aja" jawab ajeng.
'iya gel sono lo ibadah yang khusyuk sama tuhan lo jangan pikirin kami"ucap axila.
'ya sudah kalau lapar makan aja"ucap anggel.
'tanpa di suruh pun kami makan"ucap ajeng.
selesai dengan perdebatan itu anggel pun keluar menyusul sang mertua dan adek nya ustadz sam'an yang menunggu di depan rumah ternyata ada para tetangga juga yang saling salam-salaman.
'assalamu'alaikum "ucap anggel.
'waalaikumsalam, masyaallah nak anggel raya di sini yah" ucap ibu itu.
'iya bu saya mau ngerasain gimana hari raya di desa kebetulan ini hari raya pertama saya selesai menjadi mualaf "ucap anggel tersenyum manis.
sebelum berangkat mereka pun saling bersalaman untuk meminta maaf.
skip.....
selesai dari balai {mesjid kecil biasanya di daerah saya namanya balai, biyasanya mesjid itu orang juga sholat jum'at di mesjid kan berbeda dengan balai yang tidak}mereka singgah di kuburan keluarga yang sudah meninggal sekadar hanya membaca yasin membaca fatihah serata yang terakhir berdo'a selesai dari kuburan barulah pulang ke rumah.
saat ini rumah kedua orang tua ustadz sam'an sedang banyak oleh orang-orang atau tetangga yang saling meminta maaf.
'oh ini tuh mantu kamu nak" ucap seorang wanita yang mungkin umur nya sudah 60han.
'iya nek ini istri nya sam'an"jawab sang ibu.
'em iya nek" jawab anggel sambil tersenyum manis.
tak lama setelah itu si kembar dan kedua sahabat anggel keluar membawa beberapa makanan dan minuman kemudian meletakkan nya di sana.
'ini siapa lagi"tanya sang nenek.
'mereka sahabat saya nek "jawab anggel dengan supan.
'owalah sahabat nak anggel" mengangguk kan kepalanya tanda paham.
'bisa dong di jodoh kan sama nak syaiful "sambung ibu-ibu di sebelah nenek itu.
'beda agama bu" jawab bunda nya ustadz sam'an.
'oh beda maaf yah nak ibu gak tahu soalnya kalian pakai penutup kepala "ucap Ibu itu gak enak.
'hehehe gak papa bu ini juga pakai penutup kepala karena lebih sopan aja" jawab axila.
'ya sudah ayu di makan"ucap sang bunda.
sedang kan para laki-laki duduk di tempat yang biasanya di gunakan si kembar mengajar tempat nya gak jauh masih di area rumah mereka juga.
'pak sholeh mohon maaf saya mau bertanya tentang dana pondok apakah boleh? "tanya ustadz sam'an.
'boleh nak memang nya kenapa? " tanya pak sholeh.
'itu pak ada seseorang wanita bertanya kepada ana kekurangan uang pembangunan berapa yah pak? "ustadz sam'an bertanya dengan hati-hati.
__ADS_1
'mungkin sekitar 2m nak namun waktu itu pernah ada donatur yang bilang setiap bulannya akan memberikan uang 10jt jadi insyaallah akan berkurang sedikit demi sedikit" ucap pak sholeh.
ustadz sam'an pun mengangguk kemudian berkata.
'insyaallah ana akan sampai kan ke orang itu wanita itu bilang insyaallah akan membantu pembangunan pondok "ucap ustadz sam'an.
'alhamdulillah, kalau saya boleh tau siapa dia nak? " tanya pak sholeh yang sangat bersyukur ada orang yang ingin membantu membangun pondok pesantren itu.
'mohon maaf pak wanita itu tidak mau di bilang siapa namanya "ucap ustadz sam'an.
'oh gak papa saya paham kok".
pondok pesantren az-zahro sudah di bangun dari tahun 1547 {ngarang}karena banyak warga yang memilih menyekolahkan anak mereka di pondok jadilah pondok itu harus di perbanyak lokal, dan tidak mungkin juga kan kalau beli tanah dan membiyayai tukang bangunan serta membeli perlengkapan lainnya dengan daun? makanya mereka berusaha dari membuka donasi siapa yang ingin menyumbang sukarela warung amal serta sumbangan dari santri setiap hari sabtu itu juga sukarela.
namun walau begitu masih banyak anak-anak kurang mampu yang harus bekerja untuk sesuap nasi mereka tidak bisa meneruskan sekolah, dari itu adeknya ustadz sam'an berniat mengajari mereka sedikit-sedikit tanpa biyaya, yah walaupun ada dari beberapa orang yang berkecukupan ikut les di sana mereka juga memaksa untuk membayar adeknya ustadz sam'an pun hanya menerimanya terkadang uang itu iya gunakan untuk membeli buku atau makanan yang biasanya mereka akan makan bersama.
bubur gunting
bingka
soto
ketupat
kue lapis
es es es, es numpang lewat
bubur baayak
tapai
pepare
unde-unde
__ADS_1
dah sampai sini dulu selamat ngiler 🤭