Tobat Nya Gadis Nakal

Tobat Nya Gadis Nakal
40


__ADS_3


2 hari kemudian}


saat ini iqbal sedang berada di pondok untuk menjemput anggel yang sedang menghafal al-qur'an, namun sebelum pulang iqbal di ajak bicara oleh abi gus yasin gus yasin dan ustadz sam'an, saat ini mereka sedang berkumpul di kantor abinya gus yasin.


jadi di sini abi hanya menjadi perantara ustadz sam'an, semalam nak sam'an sudah menelpon kedua orang tua nya dan orang tuanya nak sam'an meminta kepada abi untuk perantara mereka "ucap abi.


em iya bi".


malam tadi abi tanya kembali kepada nak sam'an kapan mau ke rumah nya nak iqbal, jadi kata nak sam'an kapan abi bisa, nah abi mau tanya ke kamu nak iqbal kapan orang tua kamu bisa? ".


em... kalau mau hari ini atau besok abi karena malam esok mereka akan pergi ke Australia jadi aku kembalikan kepada kalian kapan mau ke rumah" ucap iqbal.


sebelum menjawab abi pun menatap ustadz sam'an untuk meminta pendapat.


jadi nak sam'an mau hari ini atau besok? ".


menurut abi bagusnya kapan? ".


kalau menurut abi, rencana yang bagus itu lebih baik di percepat tapi kembali lagi kepada nak sam'an".


ana maunya hari ini abi, tapi ana kesana harus bawa apa saja" tanya ustadz sam'an yang tidak tau harus membawa apa, karena ini kali pertama nya ke rumah cewek yang akan ia khitbah.


ustadz gak perlu bawa macam-macam kok, yang perlu ustadz bawa kayaknya cuman ke sabaran dan ke jujuran "ucap iqbal yang bisa menebak kata-kata apa yang akan di lontarkan oleh momi apa lagi ada sang nenek.


maksudnya ikhwan? ".tanya ustadz sam'an yang bingung.


nanti ustadz akan tau sendiri kok, sebelum ustadz mau ke rumah aku mau memberi tau sesuatu terlebih dahulu".


mereka semua pun menatap iqbal bingung.

__ADS_1


keluarga kami bukanlah beragama Islam, keluarga kami yang islam adalah keluarga lalita keluarga ayah ada yang muslim ada juga yang enggak, jadi apakah ustadz mau menerima keluarga kami yang bermacam-macam agama? " tanya iqbal.


insyaallah ana akan menerimanya akhi asalkan pasangan ana seiman dan se aamiin "ucap ustadz sam'an sambil tersenyum.


aku dan anggel juga baru masuk islam, jadi kalau misalnya akhi melihat ada tato di tubuh anggel aku mohon ustadz jangan marah, karena itu tato sudah jauh ada sebelum insyaallah kalian menjadi suami istri" ucap iqbal.


insyaallah ana akan menerima kekurangan dan kelebihan yang terdapat pada adek anta, ana juga memiliki banyak ke kurangan dan kesalahan, ana sarankan lebih baik akhi memanggil ana akhi saja gak usah ustadz "ucap ustadz sam'an.


em baiklah akhi sam'an, semoga bisa menjadi adik ipar saya" ucap iqbal sambil tersenyum.


mereka semua pun menjawab dengan aamiin.


oh iya akhi iqbal sebelum nya ana mau nanya apakah di keluarga akhi ada seperti tardisi adek melangkahi kakak nya, soalnya ana pernah dengar seperti itu? "tanya ustadz khalid.


kalau itu saya gak tau sih, tapi sepertinya tidak ada, karena kakak sepupu saya dia paling kecil nikah duluan dari pada kakak-kakak nya, seperti nya kalau suka sama suka ya nikah aja gitu" ucap iqbal.


.......


setelah semuanya selesai iqbal pun pamit untuk menemui adeknya.


iya nak hati-hati"ucap kyai.


assalamu'alaikum ".ucap iqbal.


waalaikumsalam" jawab mereka yang mendengar.


iqbal pun keluar dari ruangan itu dengan di antar ustadz sam'an.


akhi boleh kah ana bertanya sesuatu ".ucap ustadz sam'an ragu.


boleh akhi mau nanya apa? ".

__ADS_1


kalau boleh tau jujuran atau mas kawin di keluarga akhi iqbal berapa yah".


em... kalau itu saya gak tau akhi, akhi tenang saja nanti saya akan coba bicara sama papi".


makasih yah akhi".


Sama-sama akhi".


{skip}.


assalamu'alaikum" ucap iqbal.


waalaikumsalam "jawab yang mendengar.


gimana dek? ".


alhamdulillah kak kata ummah bacaan ku udah lebih baik dan kalau mau menghafal sekarang boleh saja, sambil ngehafal sambil benerin tajwid-tajwid nya, iya kan ummah" ucap anggel sambil tersenyum manis.


iya nak kalau kamu udah gak sabar buat menghafal boleh nanti di rumah hafalin besok ummah akan tanya kamu udah hafal belum, kalau udah hafal berapa ayat\lembar atau bisa jadi zuz "ucap ummah.


alhamdulillah kalau begitu" jawab iqbal.


nak iqbal mau langsung pulang atau mau berdiam di sini sebentar? "tanya ummah.


afwan ummah kita pulang saja tadi aku juga udah bicara sama yang lain" ucap iqbal, ummah yang paham pun mengangguk dan tersenyum.


ummah kita pulang yah"ucap anggel.


iya nak hati-hati".


sebelum pulang anggel pun mencium tangan ummah, sedangkan iqbal hanya mengantupkan kedua telapak tangannya begitu pula ummah, setelah mengucapkan salam barulah mereka berdua pulang.

__ADS_1


semenjak anggel memilih untuk hijrah hampir tiap hari dia menggunakan mobil tapi tak jarang juga menggunakan motor namun tidak se bar-bar yang dulu, teman tongkrongan anggel juga mereka tetap sering bertemu tapi beda waktu dan tempat nya, mereka kalau ketemuan atau ngumpul palingan di cafe restoran atau di rumah anggel {rumah orto bukan pribadi} atau ketemu nya tiba-tiba kek di jalan gitu.


persahabatan mereka tetap sama dengan saling toleransi, mereka semua menghargai apapun agama dari orang itu.


__ADS_2