Tobat Nya Gadis Nakal

Tobat Nya Gadis Nakal
32


__ADS_3

tok tok tok}pintu ruangan anggel pun di ketuk dari luar.


siapa? "tanya anggel yang hanya seorang diri di dalam kamar, ustaz sam'an dan iqbal pergi sholat ke mesjid yang ada di rumah sakit, padahal mereka tidak mau meninggal kan anggel seorang diri, namun anggel meyakinkan bahwa dia baik-baik saja, lagian ada beberapa polisi yang berjaga di luar.


ini kami".


itu suara mereka tapi bukan nya mereka gak mau sahabatan sama aku lagi" bergumam.


masuk saja "balas anggel.


pintu pun terbuka dan nampaklah dua orang sahabat anggel,mereka berdua berjalan menuju anggel.


plak}suara tamparan terdengar dari ruangan itu.


ajeng" kaget anggel.


kenapa hah! sakit? itu tidak seberapa sakitnya gua gel, lo tau gara-gara lo idup gua ancur gel ancur huhuhu "ajeng pun menangis ya yang menampar anggel tadi iyalah ajeng, axila pun menenangkan ajeng yang menangis.


a.. apa maksud kamu jeng? ".


aku hamil! ".


hah, hamil? gak! gak mungkin gak usah canda deh jeng".


canda? lo kira harga diri gua candaan hah! ".

__ADS_1


terus apa hubungannya sama aku jeng? ".


kamu tau pada malam itu aku mengajak mu untuk bertemu seseorang, namun kamu tidak datang sehingga ia marah besar dan melampiaskan nya kepada ku huhuhu, hiks kau tau saat malam itu juga ia merebut kesucian ku gel, gua benci sama lo gel lu puaskan liat hidup gua menderita" ucap ajeng.


{deg}.bagai di tusuk dengan ribuan pisau hati anggel juga ikut terluka karena sahabat nya terluka, dia merasa salah besar.


ma... maaf maaf hiks aku... aku gak tau kalau kejadian nya akan begini, ku mohon pertahankan lah bai itu ".


dengan gampang gel... dengan gampang nya lo bilang gua harus pertahankan bai ini!, gua yang nanggung malu gel bukan lo! bukan".


plis jeng kalau kamu gak mau biar aku yang rawat bai itu, aku mohon jangan gugurkan kandungan kamu hiks, aku akan selalu menyesal jika kamu menggugurkan kandungan mu".


lo mau urus anak gua? sedangkan lo aja akan di penjara cih! gua gak mau nanti dia malu kalau tau momi nya punya sahabat napi".


bruk}


seketika anggel terbangun dari tidur nya dan ia berada di lantai samping kasurnya.


astaghfirullah anggel "teriak lalita yang saat itu baru membuka pintu, saat itu ia mengetuk pintu kamar anggel namun karena ada suara benda jatuh lalita pun jadi kaget dan langsung membuka pintu kamar anggel, lalita langsung berlari kecil menghampiri anggel.


astaghfirullah gel kenapa bisa jadi begini ayu bangun dulu" ucap lalita sambil membantu anggel untuk berdiri, sedangkan anggel hanya bisa terdiam dan berusaha mencerna apa yang terjadi.


minum dulu gel "ucap lalita sesudah membantu anggel berbaring di kasur, anggel pun bersandar lalu mengambil gelas yang berisikan air di tangan lalita dan meminumnya, setelah minum anggel meletakkan nya di meja yang berada di samping nya.


kamu kenapa gel? ".

__ADS_1


lalita hiks aku gak salah lit".


gak salah apa? ayu coba cerita, tapi kalau kamu belum siap cerita gak papa".


anggel pun terdiam beberapa saat, setelah hatinya merasa sedikit tenang ia langsung menceritakan semua kejadiannya, sedangkan lalita mendengarkan dengan ekpresi yang berbeda-beda.


gel tapi kita belum berangkat, ini baru aja aku mau ngajak kamu berangkat" terang lalita.


lit berarti itu mimpi? tapi kenapa semuanya terasa sangat nyata ".


hah lupakan saja mimpi itu hanya bunga tidur, mungkin karena kesedihan kekesalan dan kemarahan mu bercampur dan sampai ke bawa ke dalam mimpi, apakah tadi kamu juga sudah berdo'a sebelum tidur? ".


i... iya, tapi lit aku benar-benar khawatir sama ajeng dan lalita".


baiklah bagaiman kita telpon dulu kalau mereka tidak mengangkat telpon nya kita langsung pergi saja ke apartemen mereka".


tapi lit kalau kamu ikut aku terus siapa yang jemput keluarga kamu? ".


nanti kita pergi bersama kakak kamu saja supaya ada yang bisa nolong kalau terjadi sesuatu, aku akan mengantar kalian ataukah kita bisa pergi dengan dua mobil kan tujuan nya juga sama hanya tempat nya saja yang berbeda".


ide bagus kalau begitu aku siap-siap dulu yah lit, dan kamu tolong telpon mereka".


iya gel".


anggel pun masuk ke dalam kamar mandi, lalita pun menelpon ajeng terlebih dahulu, kalau ajeng tidak aktif ia akan mencoba untuk menelpon axila.

__ADS_1


__ADS_2