Transmigrasi Antagonis

Transmigrasi Antagonis
Transmigrasi Antagonis part 1


__ADS_3

"ahkkkkkk gue gak lihat, sumpah! Gue gak lihat." Pekik teriak gadis cantik yang menutup matanya di depan leptop nya yang saat ini menayangkan konser EXO yang di mana Se-hun sedang mengangkat bajunya hingga munculah SIXPECK yang merupakan kegemaran para kaum hawa.


Meskipun berteriak seperti itu, tapi matanya masih saja mengintip di sela-sela jari nya.


"Gue gak mau tau, lo pokoknya harus jadi suami gue. Lo udah buat mata polos gue ternodai huwaaaaaaaa" histeris gadis cantik itu.


BRAKKKK


Pintu kamar tiba-tiba di buka dengan kasar oleh pria


tampan yang saat ini sedang menyengir lebar saat di tatap tajam oleh sang pemilik kamar.


"Heheheh sorry dek, lo di panggil sama Mama. "Ucap pemuda tampan tersebut.


"Abang ngagetin tau nggak! Iya nanti Queen turun Queen mau mandi dulu. "Jawab gadis itu.


"Ya udah, yang cepat ya. "Ujar pria itu lalu pergi meninggalkan kamar.


Gadis cantik itu tak lain adalah Queen Anara Arindo, yang sering di panggil Queen oleh keluarganya atau Bia oleh teman-temannya.

__ADS_1


Sedangkan pemuda tadi yang memanggilnya merupakan kakak Queen nya bernama King Antariksa Arindo


Setelah melihat sang abang telah pergi, Queen dengan cepat bangkit dari duduknya menuju kamar mandi karena saat ini perutnya juga sudah berdemo sedari tadi.


Saat merasa semuanya telah selesai badan bersih dan wangi, Queen dengan semangat berjalan untuk mengambil pakaian yang udah disiapkan.


Setelah berpakaian Queen menuruni tangga tapi naas


Saat berjalan mungkin karena kurang hati-hati atau mungkin tangganya yang licin, Queen langsung terpeleset jatuh dari tangga dan langsung disusul teriakan mama, papa, dan abang Queen.


Darah pun mulai mengalir deras di kepala Queen, Queen sudah tidak dapat menahan kesadarannya hingga saat ia memejamkan matanya mulutnya bergumam sesuatu.


Suasana gaduh terjadi di sebuah jalan , semua orang sedang menyaksikan seorang bangsawan yang sedang memarahi seorang pengemis dan memukulnya hingga keras.


Sudah tiga puluh menit, pengemis itu pingsan tapi tidak ada tanda-tanda Bangsawan tersebut berhenti memukulinya.


Dan sampai pada akhirnya mata pengemis itu sedikit


demi sedikit mulai terbuka, saat matanya terbuka

__ADS_1


sempurna mimik wajahnya tampak terkejut. Saat ingin bergerak, ia merasa kesakitan di seluruh


tubuhnya.


"Shhhhh" ringis gadis yang berpenampilan sangat


kotor.


"Ouhh akhirnya kau sudah sadar ha! Terima ini, karena kau sudah berani mengotori bajuku." Ucap seorang wanita gemuk yang terus mencambuk dengan keras.


"ARHHGGGG SAKIT, SIAPA ANDA BERANI-BERANINYA MEMUKUL SAYA HA!" teriak gadis pengemis itu kesakitan.


Gadis pengemis tersebut adalah Queen Anara Arindo, setelah kecelakaan yang ia alami jatuh dari tangga waktu itu.


Dirinya dinyatakan meninggal dunia, dan entah keajaiban dari mana jiwa Queen malah bertransmigrasi ke dunia baru ini.


Dunia yang penuh dengan intrik politk, dunia yang mana peperangan terjadi di mana-mana. Dan dunia yang mana memiliki semboyan kuat membunuh atau lemah dibunuh.


Dan sepertinya Queen belum menyadari keberadaan nya saat ini.

__ADS_1


"Berani sekali gadis pengemis seperti mu berteriak padaku ha! " Teriak wanita bangsawan itu dan Menghentikan pukulannya karena tidak menyangka gadis kotor di depannya ini punya keberanian, padahal sedari tadi sebelum pingsan gadis ini hanya memohon dan meminta maaf.


__ADS_2