Transmigrasi Antagonis

Transmigrasi Antagonis
Transmigrasi Antagonis Part 24


__ADS_3

"Tuan, apa perlu saya mengejar gadis kecil itu. Sepertinya dia sangat mencurigakan. "Ucap Alden.


"Tidak perlu. "Jawab Jhovenus datar dan langsung pergi meninggalkan tempat itu.


Queen sekarang sedang berjalan bahagia melewati terowongan, ia tak henti-hentinya tersenyum lebar.


(Tuan, tolong hentikan senyuman anda itu.)


"Sistem, sepertinya besok kita harus merayakan kemenangan kita hari ini. " Ucap Queen semangat.


(Terserah anda tuan.)


Mendengar itu Queen melompat bahagia,ahh akhirnya


"Sistem, apa menurut mu Duke sialan itu sudah pulang?" Tanya Queen.


(Saya tidak tau tuan. )


"Mudahan saja dia belum pulang, akan semakin sulit buat kita masuk ke mansion jika ia sudah pulang." Ucap Queen


Saat ini Queen sudah sampai ujung terowongan.


"Sistem, apakah di atas sana ada prajurit yang "Tanya Queen.


(Tidak ada tuan)

__ADS_1


Queen mendengar itu menghela nafas lega, dengan cepat ia langsung keluar dari terowongan itu dan menutupnya kembali.


"Ahhhh akhirnya bi....."


"Dari mana saja kau hah!"


Saat ini Duke Kristana sedang menjalankan tugasnya untuk mengawasi pesta perayaan penyambutan bulan suci tahun ini, ditemani oleh tangan kanannya yaitu panglima steven.


"Bagiamana Steven, apa kau sudah menyuruh seluruh prajurit untuk menjaga setiap perbatasan pesta ini?" Tanya Duke Kristana.


"Sudah Duke, saya sudah mengerahkan seluruh prajurit sesuai perintah anda tadi. * Jawab panglima


Steven.


Duke Kristana mengangguk, ia kembali melihat sekelilingnya yang penuh oleh orang-orang yang mulai membakar sumbu lampion dan menerbangkan.


Duke Kristana membuang nafas gusar.


"Mudahan saja, dia tidak buat ulah lagi. "Batik Duke Kristana.


"DUKEEEE " teriak seorang prajurit yang berlari tergesa-gesa ke arahnya.


Ada apa?" Tanya Duke Kristana datar.


"No-nona muda diaaa hu ha ha" ucap prajurit itu kehabisan nafas.

__ADS_1


"Ada apa dengannya?" Tanya Duke Kristana cepat.


" Nona dia melarikan diri "jawab prajurit itu dengan satu tarikan nafas.


Tangan Duke Kristana mengepal keras mendengar itu, dan tiba-tiba ia langsung menendang keras prajurit di depannya.


"Dasar tidak berguna, saya menggaji kalian untuk bekerja. Tapi, apa yang kalian lakukan haa? Menjaga satu gadis saja tidak becus!" Bentak Duke Oliver langsung menaiki kudanya dan pergi dengan cepat dari tempat itu.


Panglima Steven yang melihat tuannya pergi pun, mengikuti nya dari belakang dengan cepat pula.


Sebenarnya apa yang di lakukan gadis itu, hingga membuat Duke Kristana yang biasanya tenang jika menghadapi sesuatu sekarang sangat berbeda. Satu yang dapat Steven simpulkan, gadis itu sangat berarti bagi Duke Kristana.


Duke Kristana sampai ke mansion nya, semua pelayan serta prajurit langsung menunduk dengan tubuh gemetar ketakutan.


"DASAR TIDAK BERGUNA, BAGAIMANA SATU ORANG GADIS BISA LOLOS DARI 1.000 PENJAGA DI MANSION INI HAAAAAA!!! "teriak Duke Kristana marah.


Semua orang tak ada yang berani menjawab, jangankan mereka panglima Steven saja sudah ketakutan melihat kemarahan tuannya.


Duke Kristana sangat jarang marah seperti ini, ia selalu bersikap tenang. Dan mereka sangat tahu sekali saja Duke Kristana marah itu akan membawa mala petaka bagi mereka.


"Jangankan gadis itu, penyusup saja akan masuk ke mansion ini kapan saja jika penjagaan kalian seperti ini! " Geram Duke Kristana.


" SEKARANG KALIAN CEPAT CARI KALO SAMPAI TIDAK MENEMUKANNYA KALIAN SAYA PEGALL" Ancam Duke Kristana marah


#maaf buat pembaca kalo upnya telat bgt soalnya banyak tugas

__ADS_1


I'm sorry for all🙏


__ADS_2