Transmigrasi Antagonis

Transmigrasi Antagonis
Transmigrasi Antagonis Part 5


__ADS_3

"sistem, biasanya jika seseorang yang berpindah ke dunia novel namanya berganti. Tapi mengapa nama ku tetap sama?" Heran Queen.


(itu jika orang yang berpindah kesalahan satu tokoh novel tuan, sedangkan anda berpindah ke tubuh pengemis yang tidak memiliki nama. Apa tuan ingin mengganti nama?)


"Tidak aku tidak ingin mengganti nama ku, cuma ini yang aku punya dari kehidupan lama ku." Ucap Queen


(Baiklah tuan sekarang anda harus mencari penginalan, ini sudah memasuki gelap)


Queen mendengar itu mengangguk, dan mulai berjalan menuju pasar yang tadi ia lewati.


Saat ini Queen sedang berdiri di depan penginapan yang sederhana, Di lihat dari pandangan Queen, penginapan tersebut hanya memiliki dua lantai.


"Selamat malam nona, ada yang bisa saya bantu. "Ucap pelayan perempuan tersebut lembut tapi matanya memandang Queen penuh jijik.


Dengan cepat Queen masuk kedalam penginapan tersebut, hari juga sudah gelap. Queen menghampiri seorang wanita yang duduk di kursi sana, sepertinya merupakan seorang pelayan. Queen sangat tau arti tatapan itu, ingin rasanya ia menghabisi wanita ini. Tapi ia harus sabar, tubuhnya sekarang ini sedang dalam kondisi tidak baik.


"Apakah segini cukup hmmm?" Tanya Queen tajam.


Pelayan itu langsung terkejut, selama ia bekerja di sini ia tidak pernah melihat satu kepingpun koin emas dan sekarang seorang wanita yang berpenampilan seperti budak dengan gampang meletakkan koin emas seperti ini. Satu yang pelayan itu pikirkan, bahwa wanita di Dengan cepat pelayan tersebut bersujud di kaki Queen.


"Saya mau menyewa satu penginapan, untuk satu malam. "Jawab Queen cuek.

__ADS_1


"Maaf nona, biaya penginapan disini sangat mahal. Saya rasa anda tidak mampu untuk membayarnya." Remeh pelayan wanita tersebut.


Kesabaran Queen sepertinya benar-benar diuji. dengan keras Queen meletakkan 2 koin emas di meja wanita tersebut.


Orang djdepannya ini bukan orang biasa.


"Cukup, apa yang kau lakukan ha? "Ucap Queen marah.


Queen dahulu memang orang kaya, tapi ia sedari kecil di ajari oleh mommy tidak boleh menjadi orang yang gila hormat.


"Ma...maafkan saya nona, saya sudah menghina anda. "Ucap pelayan tersebut ketakutan.


"Hmmmmm, sekarang katakan apa segitu cukup untuk menginap disini?" Tanya Queen ulang


"Memangnya berapa harga untuk satu malam?" Tanya Queen


"Untuk di lantai satu, harganya 10 koin tembaga nona dan untuk yang lantai dua harganya 12 koin tembaga. "Jawab pelayan itu.


"Lah murah banget njir "batin Queen.


{lah apal queen gatau kalo didunia zaman itu mahal}

__ADS_1


"Kalau begitu, saya ambil yang lantai dua. "Ucap Queen


"Baik nona, ayo saya antar ketempat nya. " Ajak pelayan wanita itu.


dehem Queen jawabnya.


"Hmmmm"


Dengan cepat pelayan itu membimbing Queen menuju kamar penginapan nya.


"Ini nona silahkan masuk, dan ini kuncinya " ucap pelayan itu sambil menyerahkan kunci ruangan pada Queen.


"Hmm terimakasih " ucap Queen.


"Iya nona, untuk kelebihan pembayaran anda bisa mengambilnya besok ketika mengembalikan kunci kamar ini. "Ujar pelayan.


"Iya "jawab Queen.


"Kalau begitu selamat malam nona, saya undur diri. "Pamit pelayan itu membungkuk lalu pergi.


Setelah melihat pelayan tersebut pergi, Queen langsung masuk dalam ruangan tersebut.

__ADS_1


Disaat masuk Queen melihat isi ruangan ini, Queen menghela nafas sedih. Bagiamana tidak, ruangan tersebut hanya ada satu tempat tidur itupun terbuat dari kayu yang keras dan satu kamar mandi.


jngan lupa like komen subscribe agar kalo aku up kalian tau🥰🦋


__ADS_2