
"Bawa mata-mata ini. "Ucap salah satu prajurit pada
temannya di belakang. Dengan kasar, tangan Queen diikat keras oleh prajurit itu. Bahkan tangan mulus Queen sudah memerah.
"HEII APA-APAAN INI HAA! BERANI SEKALI ORANG SEPERTI KALIAN MEMPERLAKUKAN SEPERTI INI, DI ZAMAN KU DAHULU TIDAK ADA YANG BERANI MEMPERLAKUKAN SEPERTI INI. DAN KALIAN!! CEPAT LEPASKAN AKU WOYYYY "Teriak Queen keras sambil terus memberontak.
"Nona anda diam! Anda kira kami tidak tahu, bahwa anda merupakan mata-mata musuh. "Ucap prajurit tersebut tegas.
"MUSUH GIGIMU, LEPASIN GUE BANGSAT! ANJING, TAI, ******!! CEPAT LEPASIN GUEE SIALANNNN " marah Queen seketika mengeluarkan segala kata-kata mutiaranya.
Para prajurit tersebut tidak menghiraukan teriakan Queen, lagi pula mereka juga tidak mengerti apa yang wanita ini katakan.
(Tuan, bisakah anda diam. Anda sekarang menjadi tontonan banyak orang. )
"DASAR SISTEM SIALAN, KAU MAU AKU DIAM SEDANGKAN NYAWAKU SAAT INI SUDAH DI UJUNG TANDUK HAAAAA!!!! "Teriak Queen marah.
Sistem mendengar itu menjadi ketakutan, padahal sistem merasa tidak ada yang salah dengan perkataannya.
(Bu...bukan begitu tuan, maksud sa...saya.....)
__ADS_1
"Sudahlah, seharusnya sedari awal aku tahu. Kau tidak pernah setia pa..." Blom sempat Queen menyelesaikan ucapannya sudah dipotong
)Prajurit ini akan membawa anda ke tempat Duke Kristana Stalayer Asma, yang merupakan salah satu karakter novel
) Ucap sistem
Queen yang mendengar itu terkejut, dan beberapa detik kemudian matanya langsung berbinar bahagia.
Kristana Stalayer Asma merupakan salah satu tokoh favorit Queen, dan Queen sangat bahagia jika benar bertemu dengan tokoh favoritnya itu.
"Pssstttt, hoyyy!" Panggil Queen pada prajurit di sampingnya.
Seorang prajurit yang merasa di panggil pun, langsung menatap Bianca tajam.
"Ada apa? "Tanya prajurit itu tak mengerti ucapan Queen
"Hmm apa kah kita akan menuju ke mansion Duke Kristana?" Bisik Queen pelan.
"Iya, dan anda akan di hu..."ucapan prajurit dipotong oleh Queen
__ADS_1
"HUWAAA YANG BENER? KALAU BEGITU BAWA SAYA KESANA. HEII KALIAN CEPATLAH BERJALAN, SAYA SUDAH TIDAK SABAR BERTEMU COGAN MY BEBEP! " teriak Queen keras.
Sistem mendengar itu, rasanya ingin sekali membuang tuannya ini ke laut dan membunuhnya karna malu
"Hei nona, apa anda sudah gila ha?" Tanya prajurit tersebut pada Queen, sudah bertahun-tahun ia bekerja di bawah pimpinan Duke Kristana ia baru pertama kali menemukan spesies manusia yang bahagia saat akan dihukum mati.
"Saya tidak gila, saya hanya tidak sabar ketemu cogan." Jawab Queen tersenyum lebar, tapi senyuman nya itu tertutup oleh cadar yang ia kenakan. jadilah tampak matanya saja yang menyipit. Para prajurit mengabaikan Queen, yang ada mereka ikutan gila jika meladeni gadis satu ini.
(Tuan, kelakuan anda membuat saya malu. )
"Memangnya sistem seperti mu punya urat malu?" Tanya Queen polos.
Akhirnya segerombolan prajurit masuk kedalam kawasan mansion besar Duke Kristana, dengan membawa banyak tahanan.
Queen yang pertama kali melihat mansion besar ini secara nyata langsung kagum.
"Gila, itu pasti dindingnya terbuat dari emas yang sesuai yang di tulis di novel. Astaga, ini kalau mau jadi orang kaya gampang mah. Tinggal iris-iris itu dinding sama tiang dah dapat emas, baru tu di jual. Dijamin pasti langsung jadi orang kaya mendadak xixixi. "Batin Queen
"Anda kenapa melamun? Cepat jalan! " Teriak keras prajurit pada Queen.
__ADS_1
"Ish, perasaan dari tadi teriak-teriak mulu. Suara ilang baru tau. "Gumam Queen kesal.
"Ulangi perkataan anda sekali lagi. "Ucap prajurit tersebut menatap Queen tajam.