Transmigrasi Antagonis

Transmigrasi Antagonis
Transmigrasi Antagonis Part 19


__ADS_3

ada adegan kata kata kasar bocil mohon jangan baca dengan bijak☢️❌


Tanpa sadar Duke Kristana terus melihat wajah Queen yang terlihat imut saat makan pipi menggembung.


Panglima Steven dan semua orang yang berada di situ yang melihat sikap berbeda dari tuannya mengernyit heran, tidak biasanya Duke Kristana yang dingin dan datar tak peduli sekitar kini menatap wanita sedekat dan seperti itu.


Biasanya Duke Kristana tidak ingin pernah dekat dengan makhluk yang bergenre wanita, oleh sebab itu ia mengisi rumah ini dengan pelayan pria semuanya.


"Ahhhh akhirnya kenyang juga. "Lega tenggek Queen menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi sambil mengelus perutnya yang mengembung akibat kekenyangan.


Bagaimana tidak kenyang, hampir semua makanan di meja itu habis di lahap Queen semuanya. Duke Kristana bahkan makan baru beberapa suap saja.


"Duke, setelah ini apa yang harus saya lakukan?" Tanya Queen semangat karna sudah mengisi tenaga


"Tidak ada. "Jawab Duke Kristana datar dan langsung bangkit dari duduknya.


"Malam ini saya akan pergi di perayaan lampion di pasar untuk menyambut bulan suci, kau diamlah di mansion ini. "Ucap Duke Kristana pada Queen


(Tuan jika anda ingin mengubah alur novel ini, anda harus ikut dengan Duke Krostana karena di pesta lampion itulah tempat pertama kejadian pertemuan protagonis novel ini.)


Queen mendengar itu kaget, ah ia ingat di pesta inilah protagonis cengeng itu bernama Mellycia Anthony akan bertemu pertama kalinya dengan Jhovenus holly medhisher seorang penyihir agung di benua ini yang mempunyai elemen kegelapan.


Mengingat momen pertemuan mereka membuat Queen ingin muntah darah, sama seperti alur novel pada umumnya yang mana Mellycia atau sering di panggil Melly itu tak sengaja terjatuh di hadapan Jhovenus dan dengan cepat Jhovenus menangkap dan terjadilah adegan tatap menatap.

__ADS_1


Queen bertekad untuk menghancurkan awal novel itu, Jhovenus nya terlalu sempurna untuk bersanding dengan Mella Melly itu mending cocok ama aku udah cantik baik tidak sombong.


"Aku ikut" ucap Queen yang langsung menghentikan langkah Duke Kristana.


"Tidak! "Jawab Duke Kristana datar dingin dan langsung menatap Queen tajam seperti harimau memangsa.


"Ayolah Duke Kristana yang baik tapi masi baikan saya, izinkan saya ikut ya. Sedari kecil saya ingin melihat perayaan lampion." Ucap Queen sambil menunduk sedih di samping Duke Kristana.


"Sekali saya bilang tidak! Tetap tidak!" Jawab Duke Oliver nada tinggi tapi tegas.


"Tuan Duke saya mohon bawa saya ke pesta itu, saya janji saya tidak akan membuat anda repot di pesta itu. "Bujuk Queen.


"Tetap tidak! Anda pergi kamar sekarang juga!" Perintah mutlak Duke Kristana tegas.


Queen yang mendengar itu, menghentakkan kakinya kesal.


" DASAR DUKE SIALAN, JELEK, BODOH, DEKIL!! AKU MEMBENCI MU!!!" Teriak Queen marah di depan Duke Kristana, setelah itu Queen langsung berjalan cepat menuju kamarnya.


Duke Kristana tidak menghiraukan cacian Queen, melihat Queen sudah pergi ia pun langsung pergi menaiki kuda nya untuk mengawasi perayaan lampion tersebut.


Queen adalah orang satu-satunya yang berani berkata seperti itu di depan Duke Kristana, dan sepertinya Duke Kristana sudah mulai terbiasa dengan cacian ataupun hinaan gadis cantik itu.


Sebenarnya Duke Kristana bisa saja membawa Queen ke pesta itu, tapi melihat tingkah laku gadis itu ia takut Queen akan terkena masalah dengan bangsawan lain di luar sana.

__ADS_1


Duke Kristana bisa saja melindungi Queen, itu adalah perkara yang sangat mudah. Tapi ia takut jika rumor di luaran sana tentang hubungannya dengan Queen menyebar luas hingga di telinga musuhnya, Duke Kristana takut Queen akan jadi tempat sasaran musuhnya untuk balas dendam.


Entah mengapa tapi Duke Kriatana takut terjadi sesuatu dengan Queen, mungkin karena Queen adalah salah satu orang yang bisa menyembuhkan penyakitnya atau lebih dari itu.


"Awasi dia setiap menit, jika ada sesuatu dengannya langsung hubungi saya." Ucap Duke Kristana pada kepala pelayan di rumah nya.


"Baik Duke "jawab pelayan itu.


Duke Kristana mulai memacu kudanya menuju pasar ibu kota, tempat di mana pesta lampion di laksanakan.


Queen masuk ke kamarnya dan membanting pintu kamarnya dengan keras, pintu rusak? Bodok amat Queen gak pikirin. Yang bayar juga pasti Duke dekil sialan itu, Queen tidak akan rugi apapun.


"Bagaimana caranya aku bisa mengubah alur novel itu jangan sampai melly buat dapat salah satu dari mereka berluma." Gumam Queen berpikir keras sambil bolak-balik di kamarnya.


(Tuan, anda harus cari cara. Ini adalah langkah Pertama Anda mengubah plot novel itu, dan ini adalah kesempatan emas buat anda untuk mengubah awal prolog nya. Jika anda berhasil mengubah nya, mungkin saja alur yang tertulis di novel akan berubah seketika.)


"Iya sistem aku tahu, tapi bagaimana caranya aku keluar dari mansion ini. Sedangkan Duke dekil sialan itu saja tidak mau mengajak ku menghadiri pesta itu. " Jawab Queen.


Saat Queen sibuk bolak-balik, matanya menangkap sesuatu di luar sana. Melihat itu, Queen menyeringai licik.


"Sistem aku punya cara "


hayooo cara apa yang Queen lakuin agar bisa keluar rumah Duke Kristana??

__ADS_1


jangan lupa like


__ADS_2