Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2

Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2
Perjalanan Menuju Sebagian Kekuatan Raja Tiga Dimensi


__ADS_3

"Aku tidak mengikutimu, " jawab Liu Chang Hai.


Jianying membalikkan tubuhnya ke arah bebatuan yang berbaris dan berwarn situ klau dia gunakan kekuatannya untuk melihat cermin pembenar jiwa.


Kekuatan itu pun memancar hingga terlihat oleh mereka.


Liu Chang Hai yang melihat layar itu pun kaget kalau dirinya dapat diketahui sedang mengikuti Jianying.


"Aku bukan mengikutimu, aku sedang mencari tahu untuk diriku sendiri, " sangkal Liu Chang Hai. Dia terlihat gugup akibat dirinya bukanlah bayangannya. Melainkan istri dari Jianying sendiri hingga dia tidak bisa memberikan alasan yang masuk akal kepada Jianying.


Jianying yang mengetahui itu pun segera mencengkeram lehernya Liu Chang Hai. Dia yang pertama kalinya mendapatkan tatapan tajam dari suaminya pun gemeteran.


Bayangannya Liu Chang Hai yang melihat itu pun segera mengambil alih tubuhnya Liu Chang Hai untuk menyelamatkannya. Padahal, dia sedang disegel oleh Liu Chang Hai. Hanya saja, segelnya itu takkan bertahan lama bila tubuh aslinya mengalami bahaya seperti saat ini.


Liu Chang Hai pun langsung mencium bibirnya Jianying yang membuat matanya Jianying terbelalak. . Dia pun langsung melepaskan cengkraman tangan dari lehernya Liu Chang Hai.


"Apa yang kau lakukan? " teriak Jianying. Dia langsung mengelap bibir yang dicium oleh Liu Chang Hai itu. Dia tak percaya kalau dunia Chang'an ini begitu terang-terangan untuk mencium seseorang.


"Aku memang mengikutimu tapi lebih menginginkan tubuhmu. Aku memang mencari lelaki yang sempurna seperti dirimu untuk kau nikmati, " ucap Liu Chang Hai tanpa rasa malu. Dia pun mencoba mendekati Jianying, tapi Jianying segera mundur hingga tempat bebatuan yang terkunci itu pun terlepas akibat ciuman mereka berdua.


Namun, mereka tidak menyadarinya sama sekali.


'Jianying, kau sudah masuk ke alam dasarnya raja tiga dimensi. ' ucap Qian Fan dalam cincin penyimpanannya itu hingga menyadarkan Jianying yang terburu-buru mundur dari pengejaran nya Liu Chang Hai itu.


'Benarkah? ' tanya Jianying tak percaya. Dia langsung menghentikan langkah kakinya hingga Liu Chang Hai pun menabrak tubuhnya Jianying lalu mereka berdua pun terguling bersama ke sungai suci.


Byuur


Keduanya pun basah kuyup saat itu.


"Kau tidak bisa lihat kalau aku berhenti, hemm? " gerutu Jianying kepada Liu Chang Hai.

__ADS_1


"Kau sendiri pun berhenti tanpa berkata apa-apa, " jawab Liu Chang Hai yang tak ingin kalah dari Jianying itu.


"Ya sudahlah, aku akan naik, " ucap Jianying. Dia ingin naik ke daratan tapi tubuhnya benar-benar di luar kendalinya. Begitu pula, tubuhnya Liu Chang Hai yang tidak bisa keluar dari sungai suci itu.


Jianying pun melihat ke bawah sungai suci itu, tapi tidak ada satupun rerumputan yang menahannya, lalu apa ini semua?


"Apa kau merasakan sesuatu yang aneh? " tanya Jianying.


"Ya, apakah kau juga merasakan hal yang sama dengan ku? " tanya balik Liu Chang Hai.


"Kalau begitu, kita coba menggunakan kekuatan kita, " usul Jianying.


Liu Chang Hai yang mendengarkan itu pun mengangguk. Dia menggunakan kekuatan dewi airnya itu, tapi itu tak mempan.


'Apakah kau tahu sesuatu tentang ini? ' tanya Jianying kepada Qian Fan.


'Aku tidak mengenali sungai suci ini sebelumnya. Ini baru pertama kalinya aku melihatnya. ' jawab Qian Fan. Dia benar-benar membuka matanya dengan lebar. Kalau sungai suci itu terbilang mengkilau, bersih dan dari kejauhan saja sudah dipastikan itu benar-benar wangi sekali.


'Aku tidak tahu sepertinya kau harus mencari tahu sendiri. ' jawab Qian Fan. Dia langsung mendokumentasikan nya itu ke dalam cermin dua sisi yang selalu ia bawa untuk membenahi labirin nya itu.


'Kau benar-benar tidak bisa diandalkan. ' ucap Jianying.


'Siapa suruh kau berhubungan dengan kekuatan raja tiga dimensi yang membuatku tidak tahu apa-apa. ' Qian Fan pun membalasnya dengan memalingkan wajahnya.


Liu Chang Hai yang merasakan kekuatan di dalam sungai suci tak biasa itu pun seperti berbisik kepadanya sebagai dewi air, dia bisa mendengarkan suara dari makhluk air itu.


"Coba kita masuk ke dalam air lebih dalam lagi, " usul Liu Chang Hai itu. Dia mengenggam tangannya Jianying, tapi dia segera melepaskan genggamannya lalu ikut berenang bersama.


Di bawah air mereka menemukan sebuah gua air, tapi mereka berdua tidak dapat memasuki itu. Ada semacam penghalang di tempat itu yang mengharuskan mereka berdua tidak bisa ke atas ataupun ke bawah.


Mereka pun segera menghirup napasnya kembali setelah berenang beberapa saat di bawah air yang benar-benar membutuhkan pernapasan yang cukup.

__ADS_1


Liu Chang Hai bisa saja menggunakan identitas lamanya hingga dia alam terbiasa dengan kehidupan air itu, tapi dia tidak mungkin membiarkan suaminya mengetahui identitas lamanya itu. Dia masih merasa takut kalau apa yang dibicarakan oleh bayangannya benar-benar terjadi malapetaka.


Dia juga berpikir kalau melepaskan identitasnya saat ini, mutiara bulan akan menyadari kalau dirinya sudah tidak ada di sana ditambah kekuatan Jianying belum sepenuhnya menjadi raja tiga dimensi.


Ada banyak hal yang harus ia pertimbangkan secara baik-baik. Dia tidak bisa sembrono dalam mengambil keputusannya itu.


"Ini semua akibat dirimu, aku terjebak disini! " seru Jianying kepada Liu Chang Hai.


Liu Chang Hai yang mendengarkan itu hanya mengabaikannya. Dia benar-benar sedang berdiskusi dengan bayangannya.


"Aku memiliki cara yang bisa menyelamatkanmu, " ucap bayangannya Liu Chang Hai.


"Cara apa yang bisa menyelamatkan kita berdua? " tanya Liu Chang Hai tak percaya dengan bayangannya itu.


"Cara yang saling memuaskan satu sama lain, " jawab bayangan Liu Chang Hai.


Liu Chang Hai yang mendengarkan itu pun merasakan firasat buruk akan benar-benar terjadi kepadanya.


"Aku merasakan hal buruk terjadi kepadaku bila kau yang mengambil alih. Bukannya kau mengatakan aku tidak boleh mengungkapkan identitas ku, tapi kenapa kau mencium suamiku? " ucap Liu Chang Hai.


"Itu demi dirimu dalam menghindari kecurigaan. Hanya itulah cara satu-satunya yang membuat pikiran dia tergoyahkan. " Bayangan Liu Chang Hai pun masih bersikap datar kepada Liu Chang Hai itu.


"Apa yang akan kau lakukukan demi menghindari situasi ini? " tanya Liu Chang Hai itu.


"Serahkan saja tubuhmu kepadaku, lalu kau akan mengetahuinya, " jawab bayangan Liu Chang Hai. Dia terlihat percaya diri hingga Liu Chang Hai pun menyerahkannya lagi kepada bayangan.


"Apakah kau cuman bisa diam saja di situasi ini? " tanya Jianying. Dia melirik Liu Chang Hai yang tidak merespon sama sekali.


Liu Chang Hai pun langsung mendekati Jianying secara tiba-tiba membuat Jianying kaget.


Dia tidak mengetahui Liu Chang Hai yang tadi diam saja langsung mendekatinya tanpa aba-aba.

__ADS_1


"Apa yang akan kau lakukan? " teriak Jianying.


__ADS_2