Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2

Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2
Pengejaran Dunia Lin'an


__ADS_3

"Kalian tidak boleh ikut campur! " seru Wang Xuemin. Dia pun membawa Nayna yang masih terikat itu ke tempat lain, tapi masih tetap berada di dunia Lin'an.


"Kau tidak bisa pergi! " seru penjaga itu. Mereka pun mengejar mereka berdua dengan kekuatan peringan tubuhnya.


Dalam pengejaran itu, Nayna pun tertawa.


"Haha, kau lebih baik menyerah saja, " ucap Nayna. Dia menertawakan Wang Xuemin yang tengah terluka itu. Tak hanya itu saja, dia pun berani memprovokasi penjaga berikat merah yang berlambang naga itu.


"Kau sedang mengejekku! " seru Wang Xuemin tak suka. Dia masih berpura-pura kuat akibat dirinya tak ingin kalau dirinya berada di titik lemah di hadapan musuh yang ia bawa saat ini.


"Kalau kau mengejekku, kau mau apa? " tantang Nayna. Dia benar-benar berani kepada Wang Xuemin. Dia tahu takkan ada kesempatan yang lebih baik untuk membunuhnya bila dirinya tak memprovokasi Wang Xuemin atau dia harus berakting demi mendapatkan tujuannya itu.


Setidaknya, Nayna sudah mengetahui informasi terkait Dark Eyes yang mencuri permata hutan yang ia jaga di dunia Chang'an. Dia harus mengalahkan musuhnya satu persatu. Apabila dia melawan sekaligus dengan keadaannya yang masih terluka, mungkin dia takkan bisa menjadi ratu tiga dimensi lagi. Dia memang harus mengandalkan kedua jiwa manusia biasa di bumi itu untuk menguruskan misinya.


Wang Xuemin yang mendapatkan ejekan dari Nayna pun mengabaikannya. Dia harus berkonsentrasi terhadap pemulihan saat dia tengah berlari dengan kekuatannya sambil membawa Nayna dalam gendongannya itu.


Tak lupa, Para penjaga berikat merah berlambang Naga itu pun mengeluarkan asap hingga Wang Xuemin hampir kehilangan kesadarannya, tapi dia menggunakan Nayna sebagai tameng hingga asap itu benar-benar dihirup oleh Nayna bukan Wang Xuemin.


"Kau keterlaluan! " seru Nayna. Dia yang berbicara itu pun langsung tak sadarkan diri hingga Wang Xuemin tersenyum.


'Sebentar lagi dia akan mati. ' batin Wang Xuemin.


Adapun, sisinya Nayna pun tersenyum dalam hati. Dia sudah tahu dengan asap yang dikeluarkan oleh penjaga itu.


Sebelumnya, dia sudah mentralkan seluruh kekuatannya ke seluruh sendinya buat berjaga-jaga. Dia memiliki firasat kalau Wang Xuemin akan menjadikan dirinya sebagai tameng penghalang asap yang tak biasa itu. Asap itu benar-benar berbahaya buat orang yang menghirupnya. Terlebih, kalau orang yang menghirupnya memiliki kekuatan yang besar seperti dirinya kecuali orang yang memiliki kekuatan besar itu telah berjaga-jaga seperti dirinya. Itu akan menjadi obat paling ampuh tanpa diketahui oleh musuh.

__ADS_1


Wang Xuemin yang menyadari wajah pucat nya Nayna pun benar-benar tersenyum. Dia pun menemukan gua yang bisa membuat mereka berdua bersembunyi. Dia pun menggunakan sebagian kekuatannya untuk menghalangi gua itu terlihat oleh para penjaga merah naga itu.


Dia pun melemparkan Nayna di dalam gua itu hingga Nayna merintih kesakitan. Aktingnya Nayna benar-benar natural tanpa terlihat celah sedikit pun kalau dia tengah berbohong kalau dirinya kesakitan.


Wang Xuemin pun mengatakan kalau Nayna pun kalah tapi Nayna yang berpura-pura itu pun berusaha mendekati Wang Xuemin smbil mengeluarkan jepitan yang berubah menjadi pedang itu.


Nayna pun berhasil mengalahkan Wang Xuemin dengan aktingnya itu lalu dia pun bersembunyi dalam gua yang dirapalkan mantranya oleh Wang Xuemin itu.


Dia juga tidak boleh ketahuan oleh penjaga merah naga itu. Bagaimanapun, dunia Lin'an ini lebih berbahaya dari dunia Chang'an sekalipun dirinya ratu tiga dimensi.


Dunia Lin'an memiliki hukumnya sendiri sehingga dia harus berhati-hati dalam bertindak, tidak seperti dunia Chang'an, dia bisa menggunakan trik. Namun, itu akan berbeda bila dunia Lin'an.


Dia dapat mengalahkan Wang Xuemin karena triknya. Sebagai orang yang sama-sama dunia Chang'an itu bisa digunakan dengan aturan dunia yang ia tinggali, tapi bila dia berhadapan dengan orang Lin'an, dia tidak bisa menggunakan trik melalui aktingnya itu, sekalipun dirinya bisa berakting tanpa celah tapi itu tidak berarti bagi dunia Lin'an yang langsung mengetahui kalau dirinya berbohong lalu hukum alam yang akan bekerja kepadabya.


"Kemana perginya orang-orang itu? " tanya penjaga merah naga satu itu kepada yang kedua.


Nayna mrncuri-curi dengar atas apa yang dikatakan oleh penjaga merah naga itu. Dia tidak bisa menggunakan teleportasi saat ini, kekuatannya sedang dalam masa pemulihan agar bisa kembali ke dunia Chang'an.


Dia sudah menggunakan sebagian kekuatannya itu kepada Wang Xuemin hingga dirinya benar-benar harus beristirahat dalam memulihkan energinya itu.


"Kau tidak perlu mencari mereka berdua, " ucap Bao Yu yang datang secara tiba-tiba di hadapan penjaga merah naga itu.


Dia mengenakan pakaian kuno berwarna hijau. Tak lupa, matanya ditutup oleh kain bagaikan pendekar buta yang berhasil menaklukan para penjaga merah naga itu kepadanya.


"Kenapa tuan? " tanya penjaga merah naga itu.

__ADS_1


"Mereka berdua tidak benar-benar memiliki niat untuk mengambil jantung dunia Lin'an ini, " jawab Bao Yu.


"Baiklah, " jawab penjaga merah naga itu. Mereka tak berkomentar atas apa yang dikatakan Bao Yu itu.


Mereka benar-benar pergi dari tempatnya Nayna bersembunyi itu.


Nayna yang melihat itu pun tercengang dengan pemuda ang diikat oleh kain itu. Dia jadi penasaran atas wajahnya pemuda itu. Dia juga tidak pernah melihatnya saat dia mengawasi tiga dimensi.


'Apakah dia orang baru? ' pikirnya dalam hati.


"Keluarlah dari persembunyianmu, " ucap Bao Yu kepada Nayna.


Nayna yang mendengarkan dirinya dipanggil pun shock. Dia tidak pernah tahu kalau pemuda yang tadi mengusir penjaga merah naga itu mengetahui tempatnya yang bersembunyi itu.


Nayna pun keluar dari gua itu hingga dirinya berhadapan dengan Bao Yu.


"Kenapa kau tahu tempatku bersembunyi? " tanya Nayna kepada Bao Yu.


"Itu tidak penting, seharusnya kau segera pergi dari dunia Lin'an ini, " ucap Bao Yu kepada Nayna.


"Aku tidak bisa pergi karena energiku belum pulih, " jawab Nayna jujur. Dia tidak bisa berbohong kepada orang-orang dunia Lin'an. Apabila dia berbohong, mungkin guntur dewa kaan menyerangnya saat itu juga.


"Berapa lama kau akan pulih? " tanya Bao Yu.


"Aku tidak tahu karena aku sudah menggunakan kekuatanku, " jawab Nayna. Dia mungkin saja bisa mempercayai Bao Yu yang ada di hadapannya ini. Meski, dia tidak tahu wajah aslinya Bao Yu dengan matanya yang diikat oleh kain putih itu.

__ADS_1


Dapat dipastikan, kain itu benar-benar tebal dan bukanlah kain biasa. Itu semacam penyegel di bagian kedua matanya itu. Dia tidak tahu, kenapa kedua mata pemuda itu disegel oleh kain yang memiliki beberapa lapisan energi kuat hingga dirinya mungkin saja tidak bisa membukanya.


'Aku benar-benar penasaran. '


__ADS_2