
Chapter 1 (Permulaan)
Di suatu wilayah bernama Barema,hiduplah seorang pemimpin kejam bernama Mesune.
Pemimpin itu memerintah rakyat nya dengan sangat kejam.Dia selalu bertindak tidak adil.
__ADS_1
Kerajaan Barema selalu bertentangan dengan kerajaan Malona.Di kerajaan Malona,orang yang memimpin di sana adalah seseorang yang bernama Kurgosul.Raja Kurgosul bersifat kebalikan dari Raja Mesune.Raja Kurgosul selalu bertindak adil dan bersikap sangat baik dalam memerintah terhadap rakyat nya.
Selama bertahun-tahun,kerajaan Barema dan kerajaan Malona selalu bertempur untuk memperebutkan wilayah kekuasaan.Terutama di wilayah Burd.Kerajaan Barema dan Malona selalu memperebutkan wilayah Burd karena di sana terdapat banyak sumber daya alam yang baik serta letak wilayahnya yang terbilang sangat baik.Selain itu,di Burd juga terdapat banyak orang-orang yang memiliki kekuatan sihir yang luar biasa.Di sana terdapat sekolah khusus mempelajari ilmu sihir.Di sekolah itu,terdapat 12 murid yang sangat berbakat dalam ilmu sihir.
Nama 12 murid tersebut adalah Sanvu,Dunza,Tigra,Emily,Limzy,Enka,Turva,Delta,Sema,Sepurga,Seberma dan Dubas.Mereka ber dua belas adalah murid terbaik dari sekolah sihir tersebut.Tujuan dari sekolah sihir itu adalah untuk menyebarkan ilmu sihir ke seluruh dunia untuk kedamaian.Maka dari itu,tujuan sekolah sihir itu akan diingat selalu oleh 12 murid itu.Para murid itu akhirnya bersahabat setelah mereka beberapa lama mempelajari sihir bersama.Mereka sangat dekat sehingga mereka selalu bersama kemana pun mereka pergi.
__ADS_1
Pemimpin sekolah sihir Burd merasa khawatir terhadap keamanan Burd.Maka diapun memerintahkan beberapa orang kepercayaannya agar mereka pergi ke kerajaan Barema dan Malona untuk memerintahkan mereka menghentikan peperangan.Kerajaan Malona pun menuruti keinginan utusan tersebut.Namun,Raja Mesune dari Kerajaan Barema tetap tidak ingin menghentikan peperangan sampai wilayah Burd ia Kuasai.Sementara itu,Kerajaan Malona dan Burd mengadakan kerja sama untuk melawan kerajaan Barema.Raja Kurgosul sendiri tidak memiliki maksud apa-apa dalam kerja samanya dengan Pemimpin Burd.Karena itulah,pemimpin Burd itu yang bernama Tarlor memberikan sedikit keuntungan kepada Kerajaan Malona berupa hasil alam yang banyak.Begitupun Kerajaan Malona,Raja Kurgosul pun memberikan beberapa bahan makanan serta kekayaan kepada para penduduk Burd.Dengan demikian Burd dan Kerajaan Malona saling menguntungkan.
1 bulan setelah kerja sama kerajaan Malona dan Burd disepakati,Kerajaan Barema kembali menyerang Kerajaan Malona.Kali ini,Kerajaan Malona diserang habis-habisan hingga prajurit Barema hampir masuk ke pertahanan terakhir Malona.Namun,secara tiba-tiba 12 murid terbaik dari sekolah sihir Burd langsung membantu Raja Kurgosul.Pasukan Barema pun mundur untuk memikirkan rencana selanjutnya.12 Murid tersebut sangatlah hebat dalam menguasai ilmu sihir sehingga mereka dengan mudah mampu melawan pasukan Barema yang sangat banyak.Tarlor pun bangga melihat mereka.Tarlor memberi mereka hadiah yang sangat bagus.Raja Kurgosul pun meminta kepada Tarlor agar memerintahkan 12 murid kebanggaannya untuk pindah ke Kerajaan Malona dengan tujuan melindungi Malona.
Setelah berfikir cukup lama dan juga meminta pendapat 12 sahabat tersebut.Akhirnya Tarlor mengizinkan Raja Kurgosul untuk membawa 12 sahabat tersebut untuk pindah ke Kerajaan Malona.Raja Kurgosul sangat senang mendengarnya.Diapun langsung menghampiri para murid itu dan membawa mereka ke Kerajaan Malona.Sebelum berangkat,pemimpin sekolah sihir Burd serta Tarlor memberi nasihat serta perlengkapan yang dirasa cukup untuk kehidupan 12 sahabat tersebut di Malona.Tidak lama setelah itu,para murid bersama Raja Kurgosul pun pergi menuju Kerajaan Malona.
__ADS_1
Berlanjut Ke Chapter 2!