Turva Dan Sahabatnya.

Turva Dan Sahabatnya.
"Mendukung Musuh!"


__ADS_3

Chapter 13 (Mendukung musuh!)


Setelah pertempuran yang sangat melelahkan,Tarlor lalu memanggil para murid Turgam dan memberikan mereka pujian atas bantuan yang diberikan oleh mereka.Tigra dan yang lainnya juga merasa bahagia karena mereka bisa memukul mundur Prajurit lawan.Emily yang melihat ekspresi Turva yang seperti kebingungan merasa bahwa ia tahu penyebabnya.Emily tahu mengapa Turva memasang wajah bingung dan takut seperti itu karena ia telah mendengar apa yang dibicarakan oleh Turgam dan Turva.Ia hanya bisa berusaha untuk tidak memberitahukan isi pembicaraan mereka kepada Tigra dan Delta.Emily lalu memeluk Turva serta berkata bahwa rencana Turgam pasti akan berhasil.Turva kaget karena ia merasa Emily tahu apa yang telah ia bicarakan dengan Turgam.Turva dengan memasang muka dengan sedikit tenang berkata bahwa ia pasti akan berhasil.Emily mendukungnya.Tigra dan Delta heran dengan mereka berdua.Namun mereka tidak mau mempertanyakan penyebab Emily dan Turva tersenyum karena mereka hanya merasa bahwa Emily dan Turva hanya sedang bercanda kecil.


Di perjalanan ke Kerajaan Barema,Raja Mesune merasa sangat marah dengan kekalahannya.Ia sangatlah membenci Raja Kurgosul.Nirbavo berusaha untuk menenangkan kakaknya itu.Sementara itu,tiba-tiba Turgam datang ke Raja Mesune.Turgam berkata bahwa ia ingin bekerja sama.Puvi berusaha untuk menyerang Turgam karena ia merasa bahwa Turgam pasti berbohong.Namun Raja Mesune mencegahnya,ia hanya bisa tertawa lepas dan kemudian berkata bahwa Turgam pasti hanya akan menipunya.Turgam pun lalu memberikan beberapa senjata yang sangat kuat dan bagus untuk dipakai oleh Para prajurit Barema,senjata itu sangatlah bagus karena dibuat oleh pembuat senjata yang sangat ahli.Raja Mesune yang sudah percaya dengan Turgam mengatakan bahwa ia mempercayai Turgam.Raja Mesune kemudian lanjut mengatakan bahwa jika sampai Turgam berkhianat,maka ia akan dihukum mati.Turgam pun mengangguk tanda iya kepada Raja Mesune,ia terlihat sedikit kesal bercampur senang karena sesuatu.


Di Kerajaan Malona,Tigra dan yang lainnya juga telah sampai di istana,mereka disambut dengan gembira oleh seisi istana,begitupun dengan Raja Kurgosul.Tarlor berniat untuk berada di Kerajaan Malona selama beberapa hari agar keselamatan para murid Turgam itu bisa ia atasi.Tarlor juga memerintahkan kepada pengawal nya agar pergi ke Burd dan memberitahu Turgam agar menggantikan sementara tugasnya sebagai pemimpin,Turgam saat itu telah pergi ke Kerajaan Barema bersama Raja Mesune.Pengawal Tarlor itupun pergi menuju ke Burd.

__ADS_1


Beberapa waktu kemudian,Tarlor memanggil Turva,ia memberitahu Turva agar tidak melupakan akan pesan terakhir dari Turgam.Turva pun kembali mengingat pembicaraan terakhir nya bersama gurunya itu.Emily lalu berusaha menenangkan nya dan menyuruhnya untuk tidak cemas.Tigra dan Delta merasa aneh dengan sikap Turva,mereka pun menanyakan penyebab mengapa Turva akhir-akhir ini terlihat cemas dan tidak bersemangat,Turva hanya menjawab bahwa ia hanya kurang tidur.Raja Kurgosul lalu mempersilahkan Tigra dan yang lainnya termasuk Tarlor untuk beristirahat terlebih dahulu.


Di Kota Burd,sekolah sihir Burd kini dipimpin oleh seorang yang bernama Yunus,ia adalah senior dari 12 sahabat.Yunus selalu membantu Tigra dan yang lainnya berlatih ketika Turgam sedang sibuk.Yunus sangatlah baik kepada mereka.Ia juga menguasai sihir lebih baik daripada Tigra dan sahabatnya.Sebelum bertemu Raja Mesune,Turgam memberitahu Yunus agar menggantikan nya menjadi pemimpin di sekolah sihir.Turgam juga memberitahu alasannya menemui Raja Mesune.Yunus sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Turgam,ia merasa tidak percaya bahwa Turgam akan berbalik mendukung Raja Mesune dan berkhianat kepada Raja Kurgosul.Yunus berusaha mencegahnya untuk menuju ke Kerajaan Barema,namun keputusan Turgam telah bulat.Turgam lalu melanjutkan perkataannya dan memberitahu apa yang terjadi selanjutnya jika ia telah mendukung Raja Mesune,Yunus pun merasa sedikit tenang dengan itu.Tapi ia juga merasa khawatir,apa yang sebenarnya Turgam rencanakan?


Di Kerajaan Barema,Raja Mesune beserta Nirbavo dan Namagun,berusaha untuk mencari rencana agar bisa mengatasi Tigra dan sahabatnya.Mereka itu dianggap sangatlah mengganggu.Turgam juga ikut berdiskusi dengan mereka.Ia memberitahu bahwa cara untuk membuat mereka lemah yaitu dengan membuat mereka saling berpecah-belah.Raja Mesune memikirkan dengan lama usulan Turgam itu.Nirbavo menjelaskan bahwa ide dari Turgam tersebut sangatlah bagus.Raja Mesune pun mengiyakan usul itu.Namun,ia tidak tahu bagaimana caranya.Turgam pun menjelaskan bahwa seluruh rencana yang ia buat serahkan saja semua kepadanya.


Di kerajaan Malona,Tirgas berbincang sebentar dengan Raja Kurgosul.Ia bertanya apakah perang ini akan berlanjut dalam waktu lama atau sebaliknya.Raja juga tidak mengetahui kapan perang ini akan berakhir.Ia hanya bisa berharap bahwa semuanya akan berakhir dengan baik dan damai.Di kamarnya,Turva merasa susah untuk tidur.Ia selalu memikirkan apa yang dikatakan oleh gurunya.Sementara itu,Emily juga masih memikirkan pembicaraan Turgam dan Turva.Ia berusaha untuk tenang dan kembali untuk tidur.Delta dan Tigra merasa aneh dengan sikap Turva.Mereka berusaha untuk melupakan itu dan beristirahat.

__ADS_1


Bertemulah kedua pasukan itu,dimulai dengan pertarungan tiga melawan tiga.Saat itu,tiga prajurit yang dipercaya maju.Dan tiga prajurit Barema pun maju menantang mereka.Hasil pertarungan tiga lawan tiga itu adalah dua berbanding satu bagi pasukan Malona.Setelah itu,Tigra lalu memerintahkan kepada para pasukan sebelah kiri yang dipimpin Delta untuk menyerang terlebih dahulu.Delta yang memimpin pasukan sebelah kiri berjumlah 5.000 pasukan segera maju menyerang ke bagian tengah pasukan Barema yang dipimpin oleh Raja Mesune.Tiba-tiba ratusan panah meluncur mengenai pasukan Delta.Banyak pasukan yang tewas terkena panah.Tigra dan yang lainnya melihat ke arah pasukan yang melepaskan panah.Mereka terkejut sekaligus tidak percaya bahwa guru mereka,Turgam berada di pihak Raja Mesune.Tirgas saat itu tidak bisa berkata apa-apa,Turva juga hanya diam saja.Tigra berteriak kepada gurunya mengapa ia malah membela Raja Mesune.Turgam dengan sikap sombong menjawab pertanyaan Tigra dengan berkata bahwa saat ini ia membela Raja Mesune karena ia adalah Raja yang kuat.Berbeda dengan Raja Kurgosul,yang tidak pandai berperang.Raja Kurgosul hanya bisa mengatur dan memerintah pasukan.Turgam mengatakan bahwa ia membutuhkan Raja yang menjadi pelindung nya.Turgam juga mengatakan bahwa para muridnya boleh mengikuti apa yang ia lakukan.Tigra,Emily dan Delta merasa tidak percaya dengan perkataan Turgam.Tiba-tiba,Turva datang bergabung dengan pasukan Turgam.Tigra dan yang lainnya terkejut dengan langkah yang diambil Turva.Delta lalu berkata kepada Turva mengapa ia melakukan hal tersebut.Turva menjawab bahwa ia hanya ingin bersama gurunya.Turva juga berkata dengan nada yang sedikit naik bahwa ia tidak membutuhkan lagi mereka.Ia tidak mau lagi bertemu dan berinteraksi dengan mereka.Mental pasukan Malona saat itu menurun drastis.Nirbavo pun beserta pasukannya maju menyerang pasukan Delta yang telah lengah.Bertarunglah kedua pasukan itu dengan hebatnya.Tirgas juga maju dengan 5.000 pasukannya.Ia menyerang pasukan Barema dari belakang.Tirgas mengambil jalan samping dan menuju barisan belakang pasukan agar Pasukan lawan tidak mempunyai jalan untuk lari dari medan tempur.


Turgam lalu memerintahkan kepada para pemanah untuk meluncurkan panahnya guna menghalang para pasukan Tirgas yang menyerang dari arah yang susah dilawan.Puvi diperintahkan oleh Raja Mesune agar membawa pasukannya untuk menghalang Pasukan Tirgas.Raja Mesune lalu menyerang langsung pasukan Tigra.Meskipun lebih banyak,para pasukan Malona bertarung dengan sangat buruk akibat mereka kehilangan salah satu pemimpin,yaitu Turva.Turva yang berada di dekat Turgam tiba-tiba berkata kepada gurunya apakah ini akan berjalan lancar?


Turgam menjawab bahwa ini akan sesuai dengan perkiraanya.Turva pun hanya bisa percaya dengan Turgam.Di pertempuran ini,pasukan Delta mendapatkan paling banyak gempuran dari para pasukan Raja Mesune,Nirbavo dan Turgam.Mereka pun diperintahkan untuk mundur oleh Tigra.Para pasukan Delta berlindung di belakang dan Pasukan Tirgas menggantikan mereka.Emily yang memegang pemimpin pasukan pemanah, memerintahkan kepada para pasukan melepaskan panah kepada pasukan yang lemah terlebih dahulu,mereka pun memanah para pasukan Puvi terlebih dahulu agar mereka tidak dapat bergerak lebih bebas.Rencana ini berhasil,para pasukan Puvi banyak tewas.Puvi memerintahkan kepada para pasukan untuk mundur menuju ke pasukan pemanah.Turgam yang melihat Puvi telah kelelahan langsung menyuruh Turva agar membantunya.Turva pun turun ke medan pertempuran membantu Raja Mesune.Turva terlebih dahulu menuju ke pasukan Puvi yang sudah kewalahan dengan panah.Raja Mesune saat itu telah banyak membunuh pasukan Malona,begitupun Tigra.Akhirnya,mereka berdua bertemu dengan tidak sengaja.Raja Mesune berkata kepada Tigra agar ia berpindah pihak kepadanya saja agar mereka bisa sama-sama menguasai Malona.Tigra menolak dengan sangat keras.Tigra juga berkata kepada Raja Mesune bahwa ia ingin agar Turva dikembalikan.Raja Mesune berkata bahwa Turva berkhianat atas keinginannya sendiri.Raja Mesune juga mengatakan bahwa Tirgas juga berkhianat kepada dirinya dan malah memihak Raja Kurgosul atas keinginannnya sendiri.


Tigra hanya terdiam mendengar perkataan Raja Mesune.Mereka pun memulai pertarungan satu lawan satu mereka.Di sisi lain,pasukan Emily tidak menggunakan panah lagi dan menggunakan pedang dan turun membantu pasukan Malona.Mereka menuju ke pasukan Turgam.Mereka dihadang oleh pasukan Puvi.Saat itu,Turva berada di dalam pasukan Puvi untuk membantu pasukannya.Emily hanya tersenyum karena ia teringat sesuatu.Bertemulah pasukan Emily dan Puvi.Saat itu,Puvi diperintahkan mundur oleh Turva agar ia bisa memulihkan tenaga nya terlebih dahulu.Turva pun memegang pemimpin pasukan sebelah kiri pasukan Barema.Ia lalu menggempur pasukan Malona dengan rasa tidak bersalah.Emily yang melihat Turva dengan mudahnya menghianati para sahabatnya lalu menuju ke Turva.Turva yang tengah sibuk menyerang dan menyerang tiba-tiba dikejutkan oleh Emily yang menyerangnya.Ia pun berhasil menghindari serangan tersebut.Emily pun lalu berkata kepada Turva dengan memasang wajah yang sedikit sedih berkata bahwa mengapa Turva sudah tidak menginginkan mereka lagi.Turva tidak menjawabnya dan langsung menyerang Emily.Mereka pun bertarung dengan memimpin para pasukan masing-masing.

__ADS_1


Turgam yang melihat kedua muridnya itu saling bertarung tidak kuat melihatnya dan menuju ke bagian belakang pasukan agar tidak dapat melihatnya.Turva sangatlah pandai dalam bermain pedang dibanding Emily yang lebih memiliki kelebihan di bidang memanah.Emily pun lengah dan Turva berhasil menusuk perut Emily dengan pedang.Pedang itu masuk dengan sangat dalam ke tubuh Emily.Emily merasa sangat kesakitan dan akhirnya terjatuh dan terbaring sekarat.Tirgas yang melihat itu segera menuju mereka.Turva lalu mengatakan kepada Emily bahwa ini akan berakhir tak lama lagi.Emily hanya menjawab iya seakan-akan ia tahu apa yang dimaksud Turva.Turva pun terkejut dengan Emily,ia merasa Emily mendengarkan apa yang ia bicarakan dengan Turgam.Ia pun berusaha untuk memastikannya dan bertanya kepada Emily.Emily pun menjawab bahwa ia mendengar apa yang Turva bicarakan dengan Turgam.Emily lalu kembali mengatakan bahwa ini akan berakhir tak lama lagi dan mereka akan seperti dulu lagi.Turva bersedih karena membunuh sahabatnya itu.Emily berusaha untuk menenangkan Turva.Ia berkata bahwa Turva tidak perlu bersedih dengan kematiannya karena mereka pasti akan berkumpul bersama lagi dalam waktu yang sudah dekat.Turva pun berusaha untuk tersenyum dan membaringkan mayat Emily di tempat yang kosong agar tidak diinjak-injak oleh pasukan yang bertempur.Turva berusaha untuk tetap tenang dan tegar menghadapi ini.Ia dikejutkan dengan Tirgas yang menyerangnya.Namun,Raja Mesune datang dan memerintahkan kepada Turva agar kembali ke gurunya untuk membantu pasukan pemanah.Turva pun mundur.Raja Mesune juga memerintahkan kepada Nirbavo agar memimpin pasukan yang ia tinggalkan.Dan akhirnya,Raja Mesune bertemu dengan Tirgas.Panglima yang selama ini ia percayai dan bangga-banggakan!


Berlanjut Ke Chapter 14!


__ADS_2