
Chapter 2 (Kematian Sepurga)
Setelah beberapa lama berangkat dari Kota Burd,akhirnya 12 murid itu dan Raja Kurgosul tiba di Kerajaan Malona.Raja Kurgosul mempersilahkan 12 murid tersebut memasuki istananya.Raja Kurgosul lalu memerintahkan kepada prajurit nya untuk membawa para murid itu untuk berkeliling istana kerajaan Malona.Prajurit pun menemani Sanvu dan sahabatnya berkeliling istana.
__ADS_1
Awalnya keadaan di Kerajaan Malona tampak
biasa-biasa saja.Namun,tidak lama kemudian sekelompok pasukan kecil yang entah darimana secara tiba-tiba membuat kegaduhan dalam kerajaan.Ternyata setelah dicermati mereka menyerang Kerajaan Malona atas perintahkan
__ADS_1
Raja Mesune dari Kerajaan Barema yang membuat keadaan di Kerajaan Malona menjadi kacau.Banyak penduduk yang menjadi korban dari serangan pasukan kecil tersebut.Salah satu penduduk yang mengalami serangan tersebut berlari meminta tolong ke orang-orang yang terdekat.Turva yang sempat melihat penduduk yang lari tersebut lalu menghampirinya untuk menanyakan apa yang terjadi.Penduduk itu lalu menjelaskan bahwa di bagian selatan terdapat pasukan kecil yang diperintahkan oleh Raja Mesune untuk mengacaukan keadaan dari Kerajaan Malona.Turva pun lalu mengajak sebelas sahabatnya beserta prajurit yang bersama mereka untuk menghadapi pasukan tersebut.Setelah penduduk yang tadi menjelaskan letak pastinya,Sanvu beserta yang lainnya pergi ke tempat tersebut.Setelah sampai,terlihat pasukan tersebut masih melakukan penyerangan terhadap penduduk setempat.
Di lain tempat,Sanvu dan sahabat yang lain juga telah mengalahkan prajurit yang mereka lawan tersebut.Sanvu dan lainnya lalu menunggu kedatangan ke enam sahabat mereka yang sempat berpencar.Seberma menghampiri yang lainnya untuk menerangkan keadaan Sepurga.Saat Seberma telah sampai di tempat Sanvu dan yang lainnya,Turva melihat wajah Seberma yang terlihat sedih.Turva masih belum mengetahui apa yang terjadi.Seberma pun lalu menjelaskan kejadian yang terjadi kepada Turva.Turva seakan tidak percaya dengan apa yang dijelaskan oleh Seberma.Ia memegang erat erat kerah baju Seberma dan menyuruhnya untuk berbohong mengenai apa yang dikatakannya.Namun,Seberma mengatakan yang sebenarnya.Turva merasa terpukul dengan apa yang dialami oleh Sepurga.Limzy yang melihat ekspresi Turva yang aneh merasa khawatir dan segera menuju kepadanya,ia juga bertanya kepada Seberma apa yang terjadi sehingga Turva memasang raut wajah seperti itu.Seberma pun menjelaskan nya juga kepada Limzy.Setelah mengerti dengan apa yang diucapkan Seberma,Limzy hanya bisa menerima kepergian sahabat nya itu dengan lapang dada.
__ADS_1
Setelah Seberma selesai memberitahukan kepada sahabatnya yang lain,Mereka lalu menghampiri mayat Sepurga dan ternyata benar.Sepurga telah tewas dibunuh oleh pasukan yang diperintahkan oleh Raja Mesune.Sanvu dan yang lainnya merasa sangat sedih bercampur dendam kepada Raja Mesune.Mereka lalu kembali ke istana Raja Kurgosul untuk memberitahukan apa yang terjadi.Raja kurgosul kaget dengan keterangan yang mereka berikan.Ia lalu memberitahukan berita tersebut kepada Tarlor dan pemimpin sekolah sihir Burd.Tarlor hanya bisa menerima kepergian Sepurga sementara pemimpin sekolah sihir Burd masih tidak bisa menerimanya.Malam harinya,Sepurga dimakamkan dan disaksikan oleh ke sebelas sahabatnya.Seberma adalah orang yang paling merasa kehilangan Sepurga karena ia telah mengenal Sepurga sejak masuk sekolah sihir Burd.Sema dan Enka berusaha membuat Seberma tenang dengan kepergian Sepurga.Seberma pun berjanji akan membalaskan dendam nya serta berniat mengakhiri penindasan Raja Mesune kepada penduduk dari kotanya.
Berlanjut Ke Chapter 3!
__ADS_1