
"Menurut lu Gel bisa g Eren bujuk si Nina?"
"Bisa lah Mok, pinter dia itu banyak akalnya. cem ada bibit-bibit buayanya".
"Tapi lama kali kurasa, apa mesti lama y Gel?"
"Bibit buaya kekmana?"
"Mungkin dia harus rayu-rayu dulu makanya lama, cewek cantik kek Nina itu susah lho dirayu. jadi emang butuh waktu lama".
"udah lah Mok g usah dipikir buaya tu".
"Iya Gel?bisa si Eren tu nanti?"
"Gua yakin pasti bisa, soalnya Eren itu pinter kali kalo japri, beda kalo di lapak".
"Masa sih?sama aja pun kurasa".
"Coba lah kau japri sama dia, nyaman lho Mok. enak dia tu kalo diajak ngobrol. apalagi kalo mesum, cepat kali dia nangkap"
"Jadi pernah kau ngobrol mesum sama dia?gatal kali lah kau ni Gel".
"Pala mu lah Mok, ya gak lah. cuma nyerempet-nyerempet aja dikit".
"Alaah..ngaku aja kau Gel. jangan-jangan kau suka juga sama Eren"
"Kalo iya pun g masalah kan?"
"hahaha jadi kau naksir sama Eren?gila kau Gel"
"Woi woi...gua datang"
"Ngapain kalian bedua rebutan Eren?"
__ADS_1
Satu kebiasaan kalo Rio datang pasti nimbrung aja padahal dia g tau lagi bahas apa. soalnya dia g suka manjat-manjat. dan selalu membawa pembahasan baru tanpa perduli.
"Nina belum masuk y?"
"Eren mana?"
"Ntah keknya belum muncul, kata Ogel si Eren bakal lama bujuk si Nina".
"Kebiasaan kali lah lu Yo, dari mana lu baru nongol?"
"Biasa Gel closing dulu, gua mau balik dulu y ntr malam gua online lagi".
"Bye Gel, Mok!"
"Yo selop gua itu, kampret loe main sorong aja".
"Wkwkwk sorry Mok, habisnya gede nya sama"
"Udah gua pindahin dibawah keset Yo"
"Kenapa kau pindahin Gel, ntar mereka susah nyari nya"
"Biar aja Mok, sekali-sekali kita kerjain mereka. asik kita-kita aja yg jaga lapak".
"Betul juga kau Gel. ah aku mau off aja lah biar keliatan aku sibuk juga".
"Aku juga Mok...kau yg tutup ya".
"Bye"
"Woy Gel, ah kampret loe".
Aku baca chat tepat saat mereka sudah offline semua. syukurlah semoga g ada yg nanya pembicaraan aku dan Nina tadi.
__ADS_1
**
"Assalamualaikum..sorry telat!" aku masuk ruangan disana ada 3 orang teman satu divisi denganku sudah hadir. 2 orang shift pagi yang satunya lagi akan satu shift denganku malam ini.
"Waalaikumsalam" kompak bener mereka menjawab.
"Iya gpp bang, kami pulang dulu y"
"Oh Ok Ok...aman kan?"
"Aman bang!"
Keduanya keluar ruangan, aku mengambil posisi duduk di sudut ruangan, di layar komputer terpampang tampilan cctv. aku klik camera Office. hmm gadis manis itu sepertinya dia lembur hari ini.
Aku lihat teman disebelahku gelisah, seperti tidak nyaman dengan kursinya. sebentar-sebentar dia lihat HP lalu berpindah ke mouse, browsing, klak klik g jelas. kenapa anak ini?.
"Lagi ada masalah y?" aku langsung menebaknya. dia menoleh. terlihat wajahnya seperti frustasi.
"Bang, menurut abang gimana si Nurma?"
"Nurma?ooh...cantik, body nya seksi".
"Emang kenapa?"
"Aku lagi deketin dia Bang. tapi...."
"Tapi kenapa?"
"Kayaknya dia udah punya pacar".
"Loh bukannya dia udah putus y?"
Sebuah gosip di perusahaan ini cepat sekali menyebar, seolah dinding dan lantai ditempat ini bisa mendengar dan berbicara. maka bukan rahasia lagi berita tentang karyawan yang baru jadian atau putus cinta. sudah bisa dipastikan semua mendapatkan informasi itu.
__ADS_1