
"Galau kenapa?kek anak ABG aja lu galau" rio diam sepertinya belum berniat bercerita. aku sedikit penasaran tentang perkenalannya dengan nina.
"Eh yo, lu kenal dimana si nina?"
" Gua udah lama ren temenan sama dia di fb, udah 1 tahun, cuma baru kemaren-kemaren itu dia balas chat gua. makanya gua ajak lu gabung chat group waktu itu" rio mulai duduk dihadapanku.
"terus-terus" sepertinya kesimpulanku tidak akan jauh meleset pikirku.
"Ya terus gitu lah..sekarang kita punya group"
"lu suka y sama nina?" aku langsung menebaknya.
"hehehe iya ren.."terlihat karakternya tertawa.
"dan sekarang lu galau gara-gara itu?"
"ah tau aja lu, iya gua galau kayaknya dia g punya perasaan yg sama dg gua"
Hp ku bergetar ada notif dari group chat, juga inbox dari Nina. aku buka chat group Wulan nina dan Ira ada disana mereka ngobrol bertiga. aku lalu buka inbox dari Nina.
"Ren...masuk lah ke group"
__ADS_1
"ntar nin, gua lagi main game bentar...si rio belum on y?" tanyaku pura-pura tidak tau.
"belum keliatan ren, ah lu main game mulu"
"iya lah mau mainin lu g bisa" jawabku dengan emot ketawa.
"hahaha sialan lu"
"ntr kalo udah selesai masuk group y"
"ikeh ikeh" jawab ku yg dibalas emot ketawa dari nina.
"ren oi ren" rio chat di game. aku cepat membalasnya. aku tidak mengatakan padanya kalau nina inbox.
"menurut lu gmna ren? apa gua bilang aja y sama nina?"
"sebaiknya kasih tau aja yo, tapi lu langsung telpon atau inbox dia. jangan di group"jelasku memberikan pendapat. aku bisa menduga akan ada kecangggungan nanti saat chat group setelah Rio mengungkapkan perasaannya pada Nina.
"gila aja lu, g mungkin lah gua ngomong digroup kan kita udah janji g bakal baper-baper an".
"nah itu tau" jawabku sambil tertawa.
__ADS_1
"tapi gua takut ren, ntar kalo dia g suka trus dia malah keluar dr group gmna?"
"kayaknya nina g gitu deh yo, kalo ntar dia keluar pun biar gua yg narik dia balik lg. tenang aja lu" ujarku menenangkannya. baru ku tau apa yang menjadi kekhawatiran rio. bila sampai itu terjadi group yang baru seumur jagung ini bakal bubar. tapi aku akan memastikan itu tidak terjadi.
"y udah lu masuk ke group gih, dicariin nina tuh"lanjutku menyemangatinya.
"ok gua off ya...bye" langsung hilang, kebiasaan banget ini anak main ngilang-ngilang aja. kayaknya kalau sudah urusan group cepat banget responnya.
aku masih berpikir gimana caranya andai nanti Nina beneran tersinggung sama Rio, tapi kalo dipikir-pikir lagi belum tentu juga Rio bakal ditolak. jangan-jangan Nina malah punya perasaan yang sama dengan Rio.
kalaupun itu terjadi aku bakal bujuk Nina biar g sampai keluar dari group, sayang sekali rasanya baru mulai membangun pertemanan tapi malah berakhir. kan g lucu.
aku buka chat group, terlihat Rio sudah standby disana bersama 3 bidadari itu. aku baca chat mereka dari atas, ah gila bener kelakuan mereka chat sampai sebanyak ini. tapi aku tetap membacanya agar aku mengetahui apa yang sedang mereka obrolin.
"eren on tuh" tulis wulan
"hai ren.." sapa nina
"gua rasa dia lagi manjat, semoga aja dia bisa turun ntar" tulis ira
" ren jangan lupa bawain gua kepala muda" tulis rio
__ADS_1
"manjat apa sih gel?" tanya wulan bingung.