
Baru kuketahui ternyata Wulan dan Ira punya panggilan mereka sendiri. mereka berdua adalah teman dari SMA. Wulan dipanggil nomok dan Ira dipanggil ogel. Awalnya aku bingung kenapa bisa sampai dipanggil seperti itu, tapi setelah mereka menceritakannya aku baru paham.
"manjat maksudnya baca chat dari atas lho mak ulan" tulis Nina menjawab kebingungan Wulan. Nina pun memiliki panggilan akrab sendiri terhadap Wulan. mungkin saja mereka punya cerita sendiri tentang panggilan ini. kupikir selagi masih sopan sepertinya bukan masalah. tapi kalau sampai panggilan itu bermakna menjelekkan teman aku pasti protes keras.
"kelapa keles" lanjut nina mengkoreksi kata-kata rio.
"oooh...lama bener dia manjatnya" tanya Wulan.
"gua rasa bijinya tersangkut diatas makanya dia lama turunnya" tulis Ira
meledak lah chat group itu dengan emot tawa mereka. tapi kemudian muncul chat Wulan bertanya.
"Biji apa gel?emang si eren manjat apa sih? katanya tadi baca chat dari atas?"
Bertambah banyak emot ketawa yg muncul dalam chat itu. Wulan seperti kebingungan padahal jelas-jelas tadi dia menulis emot ketawa juga.
"bijik salak mok" tulis Rio
"ingatku dulu kau ini kenapa lah bisa masuk IPA y mok?" tulis Ira lagi.
"Kenapa rupanya gel?jadi aku g pantas masuk IPA? gitu kali lah kau ya" Wulan membalas dengan logat khasnya.
"Mungkin lu bisa masuk karena cantik aja kali ya?" Ira masih terus menggoda Wulan.
__ADS_1
"Udah-udah....jangan gitu kali lah ra sama mak ulan, walau rada lola tetap aja dia temen kita" Nina menambahi
"hahahaha...." Rio
"siapa tu lola? ada anak baru y?" tulis Wulan lagi.
Bermunculan lagi emoticon ketawa dalam chat group itu. aku baru selesai membaca dari atas, ternyata butuh waktu lama juga membaca chat g jelas diatas, tapi kenapa juga kubaca tadi y.
"kalian ngomongin gua y?" tulisku
"PD banget sih lu ren" jawab Nina
"Kegantengan kali lah ni anak" Wulan menimpali
"Jadi lu bawain gua kepala muda ren? eh beneran nyangkut g biji salak lu?" tanya Rio dengan emoticon ketawa.
Muncul lagi emoticon ketawa dari semua anggota, termasuk Wulan. sepertinya dia mulai memahami maksud dari chat sebelumnya.
Seperti biasa canda tawa mengisi room chat group itu. hingga malam mulai larut dan pembicaraan mulai menjurus ke hal-hal yang sedikit tabu untuk di ceritakan disini.
**
Siang itu aku baru menyelesaikan rutinitas pekerjaan seperti biasa saat melihat ada notif inbox dari Rio.
__ADS_1
"Ren...kalo on balas ya"
Kulihat sudah dari 1 jam yang lalu pesan itu kuterima. tapi baru sempat kubaca.aku mulai mengetik.
"ON"
tak lama pesan balasan muncul dari Rio.
"Pelit amat sih lu, cuma nulis ON doank"
"haghaghag...kan lu yg bilang kalo on balas, ya gua tulis aja ON" balasku lagi.
"ada apa lu jam segini tumben on, biasanya malam"
"iya ren ini gua udah mau pulang lagi nunggu temen gua gantiin shift jaga"
"Terus ngapaiin lu tadi inbox gua? oh ya gold udah ada nih 15k, mau gua trade sekarang?ntr yg 15k nya nyusul". aku menjelaskan sambil mulai login game.
"G usah ren besok aja kalo udah genap 30k. eh lumayan cepet juga ya lu ngumpulinnya" balas Rio terbaca ada sedikit rasa tidak semangat dalam chatnya. aku pikir mungkin dia kelelahan.
"Y udah gua mau login DN dulu, lu istirahat gih" balasku sambil menyalakan sebatang rokok.
"Ren..."
__ADS_1
"Gua semalam nelpon nina".