
Aku baru online ketika sampai ditempat kerja. kebetulan paket data habis, jadi mengandalkan WiFi (baca : wai fai. masalah bacaan ini saja jadi bahan tertawaan lho). Beberapa notifikasi masuk daaaaann....semuanya dari group. hahaha miris y g ada yg inbox. kasian bener. aku langsung masuk chat group.
"Hai...assalamualaikum"
"Nah tuh dia datang"
"Hai...Eren"
"Waalaikumsalam"
"Pasti baru nyampe tempat kerja y?"
"Woi...Ren, masih idup?lama bener g masuk lapak"
"G manjat dulu lu Ren?"
Pada ngumpul semua pantas saja chatnya 99+. kebiasaan bener g kira-kira kalo ngobrol. yakin banget pasti hal-hal g penting yang diobrolin.
"Wulan jawab salam kek"
"Iya Nin, baru nyampe...gila banyak bnget chat kalian"
__ADS_1
"Masih lah Yo, keknya nyawa gua masih tahan lama nih, hehehe"
"Males manjat Ra, capek gua".
Dan...obrolan mengalir begitu saja seolah selalu ada bahan untuk terus tertawa. sampai aku lihat panggilan-panggilan aneh muncul. Koslap yang disematkan pada Rio sepertinya benar-benar dinikmatinya. Nina pun suka dengan panggilan barunya. Gembul. hingga muncul pantat kuali. apaan nih?siapa pantat kuali?aku menanyakan ke mereka.
"Itu panggilan sayang kami buat lu Ren, stelah menimbang dan memutuskan secara bersama-sama dan dalam tempo yg sesingkat-singkatnya. soalnya kalo gua rasa cocok kali panggilan itu buat lu"
"Wkwkwk udah Ren lu terima aja, biar ada ciri khas kita".
Ada yang meledak rasanya didalam hatiku.Hanya Ira dan Rio yang menjawab pertanyaanku. Nina sepertinya belum membaca chatku. Wulan tidak merespon.
Mereka masih tertawa menanggapi komentarku. seolah aku masih bercanda. Nina dan Wulan pun ikut bergabung menertawakanku.
Aku browsing mencari dalil tentang julukan yang diberikan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW terhadap sahabat-sahabat beliau. meng-copy dan mengirimkan ke group. aku benar-benar marah dengan kelakuan mereka.
"Baca tuh, kalian anggap gua keluarga tapi kalian kasih julukan sesama keluarga seperti itu. pada punya otak g?"
"Maaf Eren, kami g ada maksud begitu lho"
"Iya lho Ren, ini cuma canda-candaan aja nya. kalo loe g suka g perlu marah-marah".
__ADS_1
"Lu g suka karna panggilannya jelek ya Ren, padahal kalo gua pikir-pikir keknya pas kali samamu"
"Wkwkwk iya Gel, gua setuju"
Wulan dan Nina menyadari kemarahan ku tapi Ira dan Rio sepertinya masih berpikir bahwa aku masih bercanda. mereka semakin memancing emosiku.
"Kalo kalian kekgini g menghargai teman, gua out aja"
"Bye semua"
Aku keluar group. rasanya darahku mendidih, aku tidak suka dengan cara mereka menunjukkan rasa sayang. aku login ke Dunia Nagaku, berharap bisa melampiaskan emosiku.
Nina menarikku masuk kembali ke group. namun aku keluar. Rio melakukan hal yang sama. Wulan pun demikian tapi aku tetap keluar lagi dari group. hanya Ira yg tidak mencoba menarikku kembali ke group. Bodo amat pikirku.
Muncul inbox dari mereka semua, meminta maaf dan berusaha membujukku untuk masuk lagi ke group. tak lama masuk panggilan dari Nina.
"Eren...maaf y, aku g ikut-ikutan tentang panggilan itu. kamu jangan marah sama aku".
Bla bla bla....panjang ceramahnya, mencoba membujukku. lalu aku memutus sambungan telpon. sama aja, kalo g ikut-ikutan kenapa setuju aja dengan panggilan-panggilan itu. aku menggerutu sambil kembali bertarung didalam dunia nagaku.
Nina masih terus mencoba menghubungiku. aku lihat notifikasi inbox dari Ira.
__ADS_1