Watashi Ga Betsu No Sekai De Umarekawatta Hi

Watashi Ga Betsu No Sekai De Umarekawatta Hi
15-Cerita Sampingan 10 : Kehidupan Keluarga Warfargen


__ADS_3

Berikut bukan sudut pandang dari Secilia


"Huh…"


"Kenapa sayang…?"


"Akhirnya kita bisa mengusir penggangu itu…"


"Siapakah penganggu itu...?"


"Dia adalah Secilia…"


"Hoo… jadi si penganggu tak berguna itu, ya…"


"Baguslah kalau begitu, untuk merayakannya kita semua akan mengadakan pesta, bagaimana sayang…"


"Itu ide yang bagus sayang…"


"Dan skandal penyakitmu itu sangat luar biasa…"


"Itu akan membuatnya terbunuh saat mencarikan obat untukmu…"


"Kau benar sayang…"

__ADS_1


Setelah kepergian Secilia dari mansion Ayahandanya, selang beberapa jam setelah kepergiannya, mereka semua mengadakan pesta yang meriah bersama kedua anak-anaknya yang lebih tua dari Secilia…


"Bagaimana Ayahanda, apakah rencana kita berhasil…?"


"Ya, itu berjalan dengan sempurna…"


"Ayahanda dan Ibunda sungguh luar biasa, bisa mengusir penganggu itu dengan sangat mudah…"


Saudara dan saudarinya sangat bahagia mengetahui kepergian adik mereka…


Sang kakak laki-laki yang bernama Wiliam adalah pewaris dari Duke Warfargen dan dia adalah Duke berikutnya yang akan diwarisinya dalam 5 tahun lagi, dia adalah seorang pria berusia 29 tahunan dengan penampilan seperti model dengan rambut pirang dan tubuh yang proposional, karena dia adalah seorang holy knight, dia memiliki 1 orang istri, istrinya bernama Celestina adalah wanita berumur 22 tahunan yang memiliki tubuh ideal untuk seorang wanita dengan rambut perak sepunggung yang tergerai dan dia sudah memiliki 2 anak yang pertama adalah laki-laki yang bernama Fritz dan adiknya adalah perempuan bernama Lucia…


Istrinya adalah seorang putri kekaisaran lain yang bernama kekaisaran Ordesia…


Sedangkan Kakak perempuannya bernama Rumia, dia adalah wanita berusia 19 tahun dengan wajah yang cantik dengan rambut putih yang menurun dari ibunya yang berasal dari kerajaan di barat daya kerajaan Rubelion yang merupakan daerah bersalju…


"Sayang apa yang sedang kau pikirkan…?"


Sang Duke sedang berpikir bagaimana caranya memusnahkan Secilia selamanya, dia sudah mengirimkan mata-mata untuk mengawasi pergerakan Secilia, namun itu sia-sia, tidak ada informasi baru yang dia dapatkan dari mata-mata tersebut…


"Ohh sayang, itu aku sedang memikirkan bagaimana caranya menyingkirkan penggangu itu yang sudah menyebabkan keluarga kita malu…"


"Ohh, kejadian itu ya..."

__ADS_1


Dulu saat Secilia masih berumur 11 tahun, dia direncanakan akan menjadi tunangan seorang anak Marquis, tetapi dia langsung menolaknya didepan semua orang dengan lantang "aku tidak akan menikah dengan orang seperti dia" setelah dia menolak pertunangannya saat dipesta perjamuan yang diadakan oleh Ayahandanya, itu membuat malu Ayahandanya di depan semua orang yang berpengaruh termasuk Sang Raja yang diundang dalam pesta perjamuan tersebut…


"Bagaimana jika kita kirimkan seorang assasin untuk membunuhnya…"


"Itu tidak efektif Ibunda, jika kita hanya mengirimkan seorang assasin, itu akan sia-sia…"


"Apakah ibunda tidak tau bagaimana kekuatan si sialan itu…"


"Itu benar juga…"


Kakak laki-lakinya menindaklanjuti perkataan Ibundanya…


"Bagaimana jika kau kirim pasukan pengintai dan assasin terbaik kalian…"


"Tapi Ayahanda itu akan beresiko, mengingat jarak antara kerajaan Rubelion dan kerajaan Shiga yang berada di dua benua yang berbeda…"


"Ya, itu benar Ayahanda, jika kita mengirim semua pasukan kita, maka itu akan sia-sia, mereka akan terbunuh sekaligus oleh monster sialan itu…"


"Hmm…"


"Baiklah kalau begitu, Ayahanda akan menghubungi koneksi Ayahanda untuk menyiapkan pasukan yang akan berangkat kesana bersamaan dengan para assasin…"


"Baik…"

__ADS_1


"Sungguh rencana yang cerdik, sayang"


"Terima kasih, sayang…"


__ADS_2