
Pagi hari seperti biasa sangat membosankan dan hal yang sama selalu terjadi berulang kali, yaitu matahari terbit dari timur dan tenggelam dari barat…
"Wah, sangat membosankan…"
Saat bangun pagi aku selalu mengeluh dan mengeluh…
"Ada apa Secilia…"
"Benar, kenapa kau mengeluh saat baru bangun tidur…?"
Lina dan Tiane yang terbangun karena keluhan pagiku…
"Ohh, maaf membuat kalian terbangun…"
Aku meminta maaf kepada mereka berdua dan pemandangan pagiku seperti biasanya dimana mereka semua tidur di kamarku, padahal aku sudah siapkan kamar untuk mereka semua…
"Huh, kenapa kalian selalu menyelinap ke kamarku…"
"Muehehe aroma tubuhmu itu sangat menggoda kau tau…"
"Benar, apa bila aku tidak mencium aroma tubuhmu sehari maka aku mungkin akan gila…"
Tiane dan Lina menunjukan ekspresi mesum mereka dan dengan perlahan menyelinap mendekat dan segara menangkapku…
"Muehehe aroma yang aku sukai…"
"Wah, sungguh beruntung hidupku, bisa mencium aroma seperti ini setiap hari…"
Mereka berdua mencium aroma tubuhku dari ujung rambut hingga ujung kaki…
"Oii, kalian hentikan itu sekarang juga…"
"Tidak, aku tidak akan melepaskanmu hingga kadar Secilia didalam tubuhku terpenuhi dan mencapai batas maksimalnya…"
Mereka terus mencium aroma tubuhku sekitar 30 menit…
"Sudahkah kalian puas…"
"Muehehe, sangat puas…"
Hanya Tiane dan Lina yang berani menyelinap ke kamarku dan aku sudah tau mereka berdua pasti melakukan hal itu setiap hari, namun aku membiarkannya saja hingga menjadi seperti sekarang…
"Kalian berdua…"
"Ara, Totona kau sudah bangun rupanya…"
"Uhh, ya, selamat pagi Secilia sama…"
Totona sudah bangun sejak 1 jam yang lalu dan dia sedang bersiap untuk masak dan ke kamarku untuk membangunkan ku…
"Huh, kalian berdua, bangun…"
Aku membangunkan mereka berdua yang sedang pura-pura tidur disampingku…
Setelah mendegarku, mereka langsung bangun dan segera bersiap untuk sarapan…
Aku beserta Tiane dan Lina dituntun keruang tamu oleh Totona…
Saat kami berjalan keruang tamu, para maid sudah menunggu disana dengan sarapan yang sudah tersedia dimeja makan…
"Selamat pagi master…"
Mereka mengucapkannya dengan serempak…
"Ohh, pagi…"
Disana ada Ciel yang sedang bermain dengan Karina dan Cronoa yang juga bermain dengan Shino dan Crow di sofa ruang tamu dengan riang…
"Kalian, ayo segeralah sarapan…"
"Baik…"
"Yey, sarapan…"
"Dilaksanakan…"
"Kau juga Karina, ayo sarapan…"
"Tapi…"
"Yah, jika kau tidak mau, aku tidak memaksa…"
"Moo… baiklah, aku akan kesana…"
Sementara Ciel dan lainnya bersemangat saat sarapan, Karina seperti biasa dia bersikap malu-malu dan mengembungkan pipinya tanda dia sedang kesal dan marah…
Setelah aku memberinya sedikit pelajaran, dia akhirnya mau ikut sarapan bersama kami…
Bila kau tanya apa yang aku lakukan itu mudah saja, aku hanya sedikit menjahilinya dengan mencium pipinya sedikit dan itu membuatnya merasa malu dan mukanya memerah seperti orang demam, setelah itu aku meninggalkanya sendiri di sofa sambil melihatnya yang bertingkah aneh…
"Ohh, selamat datang kembali Karina…"
__ADS_1
"Umm…"
Dia menghindari kontak mata denganku, dan mengambil posisi duduk yang jauh dariku…
Namun itu adalah hal yang lumayan menarik menurutku…
"Baiklah, sekarang semuanya sudah berkumpul, kalau begitu "Itanakimasu
…"
"Itanakimasu…"
Setelah mengucapkan Itanakimasu kami makan sarapan yang disiapkan oleh Totona dan para maid yang bertugas di mansion Ibukota Kerajaan…
Setelah kami semua selesai sarapan, aku memutuskan untuk mandi pertama…
"Ohh… Secilia san, kau akan pergi kemana…"
"Aku ingin mandi…"
"Bolehkan aku ikut…"
"Tentu saja tidak…"
"Ehh…"
Setelah mendengar kalau aku akan mandi, Tiane segera bertanya apa boleh mandi bersama dan aku menolaknya dengan segera…
"Kalau begitu bagaimana dengan besok…"
"Tidak…"
"Huh…"
Setelah mendengar penolakanku yang beruntun, Tiane menyerah untuk mandi bersama dan aku bergegas ke kamar mamdi sendirian…
Setelah aku didepan kamar mandi ada beberapa maid kami di mansion yang sedang memanaskan air untuk aku mandi…
"Ohh, kalian…"
"Wah, Master…"
Mereka terkejut saat melihat ku didepan kamar mandi dan dengan cepat mereka memanaskan air dan segera meninggalkan kamar mandi yang hanya menyisakan aku sendiri…
"Yah, mau bagaiman lagi kan…"
Aku melepas semua pakaianku dan mengambil handuk yang sudah disiapkan di kamar mandi…
Setelah 30 menit aku mandi, aku berjalan ke ruang tamu dengan menggunakan handuk dan memberitau mereka untuk segera mandi…
"Ap... apa-apaan dengan ukuran itu…"
Karina melihatku dengan muka yang memerah dan menutupi kedua matanya dengan kedua tangannya dan sambil berkata "dasar tidak tahu malu" dan "kau dengan santainya berjalan ke ruang tamu hanya dengan menggunakan handuk saja", yah ini memang keseharianku, setelah aku mandi dan masih mengenakan handuk aku akan memberitau kalau yang lainnya sudah bisa mandi setelahku itu saja dan Karina masih belum terbiasa dengan keseharianku ini…
Setelah yang lain selesai mandi, aku memutuskan untuk membicarakan sesuatu dengan mereka semua, termasuk juga Karina…
Aku mengumpulkan mereka semau yang sudah selesai mandi dan mengenakan pakaian mereka di ruang tamu…
"Baiklah semuanya, aku ingin membicarakan sesuatu…"
"Hal apa itu Secilia…?"
"Itu benar, apa yang ingin kau bicarakan…"
Lina dan Tiane menangapinya dengan nada yang biasa dan aku melanjutkannya…
"Karena hari ini aku sedang santai dan kalian juga tidak ada kegiatan, jadi aku memutuskan untuk membuat festival olahraga…"
"Ehh…"
"Ada apa Lina…"
"Itu pasti membosankan…"
Memang benar dikehidupan sebelumnya Lina jarang mengikuti hal semacam itu karena dia tidak mahir dalam hal olahraga, namun saat ini aku akan memberikan pengalaman tentang festival olahraga yang menyenangkan…
"Ini tidak akan membosankan, kau lihat dan perhatikan apa yang akan aku lakukan…"
Setelah diskusi yang aku lakukan dengan mereka, aku memutuskan untuk mendiskusikan hal ini kepada Raja dan Perdana Mentri sebagai Shiro…
"Yang Mulia…"
Aku memanggilnya di aula istana kerajaan…
"Ohh, Anda rupanya Yang Mulia Raja Kuno Yamato…"
Sial dia memanggilku dengan nama orang lain lagi…
"Ohh, selamat pagi Perdana Mentri san…"
"Salam, Yang Mulia…"
__ADS_1
Perdana Mentri sudah disana bersama Raja saat aku kemari…
"Ada keperluan apa Yang Mulia kemari…"
"Ohh, aku ingin membuat suatu festival atau lebih tepatnya kompetisi agar meningkatkan perekonomian kerajaan dan sarana hiburan bagi rakyat…"
"Dan juga para Bangsawan dan Keluarga Kerajaan juga bisa mengikuti festival ini…"
"Maaf saya mencela, tapi bisakah Anda jelaskan bagaimana festival yang Anda maksud barusan…"
"Ohh, itu adalah sejenis perayaan dimana semua orang melakukan kempetisi dalam berbagai bidang seperti pacuan kuda, perlombaan lari jarak jauh, tournament pertarungan, perlombaan adu kekuatan mengangkat beban dan banyak lagi…"
"Apa ini seperti tournament bela diri yang diadakan oleh Kerajaan beberapa hari yang lalu…"
"Tepat sekali…"
"Namun, ini lebih terbuka untuk umum dan siapa saja bisa mengikuti festival ini, tak terbatas pada para petualang atau para knight, namun semua orang dapat mengikutinya baik iti rakyat dan para Bangsawan juga bisa mengikuti festival ini…"
"Bagaimana pendapat Anda Yang Mulia…"
"Baiklah saya akan mendiskusinanya dengan Perdana mentri dan pejabat Kerajaan lainnya untuk penyelengaraan dan biayanya…"
"Baiklah kalau begitu, aku akan menyumbangkan beberapa dana untuk persiapan festival bila kalian mau…"
"Tidak perlu Yang Mulia Raja Kuno Yamato…"
Tidak perlu memanggilku dengan nama itu secara terus menerus…
"Kami tidak ingin merepotkan Yang Mulia Raja Kuno Yamato…"
"Saya dari pihak Kerajaan akan menanggung segala biaya yang diperlukan untuk penyelengaraan festival besar ini…"
"Kalau begitu, bila ada kesulitan, kau bisa menghubungiku kapan saja…"
"Terima kasih banyak Yang Mulia…"
Setelah aku memberi tau Raja soal hal tersebut, dia dengan senang hati menerimanya dengan wajah senang dan bahagia…
Baguslah kalau begitu…
Aku berjalan meninggalkan aula Kerajaan dan kembali ke mansionku setelah berganti pakaian ke pakaianku yang biasanya aku kenakan…
"Bagaimana dengan urusanmu…"
"Apa itu berjalan lancar…"
"Yah, Raja mempertimbangkan pendapatku dan festival itu akan segera diselengarakan dalam 6 bulan kedepan…"
"Ehh… itu luar biasa, kau dapat membujuk Raja dari suatu Kerajaan besar dengan mudah dan tanpa usaha yang terlalu berarti…"
"Apa kau mengancam akan membunuh dia atau kau mengancam akan meratakan Kerajaannya…"
"Tidak, jauh dari itu semua…"
"Aku hanya membicarakanya dengan Raja dan Perdana Mentri dan mereka menyetujuinya sambil bertanya detail kegiatan yang akan dilakukan…"
"Ehh, kau pasti menyembunyikan sesuatu dari kami…"
"Jadi, tolong mengaku saja dan jangan menutupi apa yang kau lakukan dari balik layar…"
"Huh… sudah jelas kalau aku hanya melakukan hal yang aku mau saja dan bila hal itu bertentangan maka aku tidak akan segan-segan memusnahkanya…"
"Hoo…"
Setelah beberapa kecurigaan dan prasangka buruk dari Lina dan Tiane, aku menunggalkan mereka bersama dengan Ciel, Cronoa, Karina dan Totona…
"Aku akan pergi sebentar…"
"Kemana kau akan pergi…?"
"Aku hanya akan mengisi kejenuhanku saja, jadi tidak perlu terlalu khawatir…"
Aku memberitahu Totona agar tidak terlalu khawatir pada diriku…
"Kalian semua, berlatihlah dengan serius bila kalian ingin mengikuti festival tersebut…"
"Aku akan selalu mengawasi kalian dan bila ada masalah,panggil saja aku…"
"Aku akan disana sebelum kau memanggil…"
"Baik…!!"
"Dan sebagai tambahan aku akan pergi delama 6 bulan, jadi kalian harus berlatih dan harus bisa menjaga diri kalian sendiri…"
"Kemana kau akan pergi selama itu…"
"Aku akan sedikit menghibur diriku sendiri saja…"
"Berhati-hatilah, kami akan menunggu selama 6 bulan kedepan…"
"Ya, aku akan kembali dalam 6 bulan…"
__ADS_1
Setelah aku mengucapkan salam perpisahan, aku berjalan keluar mansion dan pergi meninggalkan mansion tersebut