Watashi Ga Betsu No Sekai De Umarekawatta Hi

Watashi Ga Betsu No Sekai De Umarekawatta Hi
Hari yang menentukan nasib Kekaisaran


__ADS_3

aku sama sekali tidak menyanhka kalau akan terjadi hal yang seperti ini, pada awalnya aku memprediksi bahwa semua orang akan menyambut kedatangan ku, namun di lain sisi banyak orang yang tidak menyukai ku.


disatu sisi aku memang dicintai oleh rakyatku, namun disisi lain aku sangat dibenci oleh musuhku yang telah merebut tanah air mereka, keluarga mereka, kedamaian mereka dan kenangan mereka yang sudah ada sejak leluhur mereka ada di sana, namun dengan tanpa perasaan aku menghancurkan semua itu atas dasar keadilan dan kebahagiaan rakyatku.


namun hal yang aku lakukan tetap saja salah, karena menindas pihak lain untuk membuat pihak ku bahagia adalah hal yang jelas salah, namun aku melakukan itu untuk kesejahteraan rakyat ku dan kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan diriku juga.


aku memimpin Kekaisaran dengan tangan besi dan tanpa ampun menghukum atau bahkan sampai mengeksekusi para pelaku kejahatan, namun itu perlu dilakukan untuk pembersihan, agar Kekaisaran dapat berjalan dengan baik tanpa adanya kesenjangan yang akan merugikan pihak yang lebih lemah, sedangkan pihak yang berkuasa dapat semena-mena terhadap pihak yang lemah.


jika dilihat dalam pandangan orang biasa, tindakan yang aku lakukan ini adalah tindakan yang baik, karena menghukum orang yang berbuat salah sesuai dengan apa yang mereka lakukan, namun disisi lain dari pihak keluarga hal ini adalah hal yang terkesan jahat, karena anggota keluarga mereka dihukum dan bahkan harus mendapatkan hukuman mati, hal ini menimbulkan benih-benih perasaan dendam yang mengakar sangat dalam di dalam diri keluarga yang ditinggalkan.


aku melakukan hal tersebut bukan karena aku secara sepihak menghukum atau mengeksekusi mereka, namun itu adalah konsekuensi yang akan mereka dapatkan jika melakukan hal yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.


karena itu aku hanya menjalankan hal tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku, yang mana "berani berbuat maka berani untuk bertanggung jawab"


hal itu yang aku tanamkan pada rakyat ku, namun ada beberapa pihak yang tetap saja membandel, yang melanggar hal tersebut dan mereka mendapat hukuman karena melanggar, itu adalah hal yang wajar.


karena itu keluarga yang ditinggalkan biasanya menanamkan perasaan dendam mereka ke anak-anak mereka, sehingga kebencian mereka terhadap diriku terus berlanjut hingga dendam tersebut terus menumpuk dan pada akhirnya menyebabkan pemberontakan yang awalnya dari kalangan keluarga yang anggota keluarganya di eksekusi, kini menyebar ke sekelompok orang yang tidak menyukai diriku.


puncaknya adalah hari dimana aku di tangkap dan pada akhirnya akan dieksekusi di depan umum, karena menurut mereka, membunuh ku sama dengan melampiaskan semua dendam yang mereka miliki yang diturunkan dari orang tua mereka.


yah, aku rasa aku tidak akan menghindari hal ini, karena aku sudah siap akan konsekuensi yang akan aku Terima, dan aku sudah menduga, cepat atau lambat hari ini akan terjadi, ini merupakan takdir yang diberikan, walau takdir bisa aku hancurkan, namun karena ini adalah hasil dari perbuatan ku sendiri, jadi aku tidak bisa menghindari nya.


aku saat ini tengah didalam penjara yang aku buat sendiri untuk tahanan yang paling berbahaya dan pada akhirnya aku sendiri lah tahanan yang berbahaya itu.

__ADS_1


"heh, ini seperti mengali lubang kuburan ku sendiri. "


saat ini semua equipment yang aku milikki sudah di segel dan sihir dan peralatan yang aku miliki juga sudah di segel, aku mendengar bahwa itu akan menjadi pusaka Kekaisaran.


aku saat ini hanya seseorang gadis biasa yang tidak bisa apa-apa dan hanya bisa pasrah dengan keadaan.


aku hanya mengenakan pakaian kimono yang selalu aku pakai dan di lengan kanan dan kiriku terdapat rantai yang dapat menyegel kemampuan seseorang baik itu dari skill maupun dari sihir itu sendiri dan di kedua kaki ku terdapat mahluk sihir yang dapat menjebak seseorang dan menghisap habis energi kehidupan yang dimiliki orang tersebut.


karena energi kehidupan ku kini tidak sebanyak saat aku dapat menggunakan sihir, ini setara dengan 1% kekuatan ku, jadi itu dengan perlahan berkurang.


dan juga dipenjara khusus ini aliran waktu benar-benar berhenti dan ini tidak terikat dengan aliran waktu normal, ruangan ini sebenarnya berada di ujung ruang dan waktu, maka alirannya memang tidak ada.


di ruangan ini hanya ada kegelapan, kesunyian dan kehampaan saja yang dapat aku rasakan saat ini.


keesokan harinya terdengar suara dari kejauhan, aku dapat mendengar dengan baik karena disini sangat sunyi, terdengar suara orang yang membuka kunci penjara dan perlahan cahaya dari obor menerangi sekitar penjara yang gelap dan lembab ini.


"hahaha, bagaimana rasanya berada di tempat terburuk di dunia. "


"aku rasa kau akan merasa gila saat masuk kedalam sini. "


perdana menteri yang datang menyapaku dia di kawal oleh pengawal Kekaisaran yang levelnya berbada di level sekitar 1000an dan setelah menerima ejekan dariku, dia terlihat tidak senang dan dengan cepat memerintah bawahannya untuk membawaku untuk di eksekusi.


saat dibawa, sang perdana menteri hanya mengoceh sendiri dan bergumam bahwa rencana yang dia siapkan berjalan dengan sempurna.

__ADS_1


saat para penjaga membawaku, tubuhku terasa kembali hidup setelah aku berada di penjara itu, tak terhitung berapa lama aku disana, dan pada akhirnya aku merasakan bagaimana rasanya hidup.


dan setelah itu kesadaran ku mulai sedikit memudar setelah melihat sedikit cahaya matahari yang menyinari pintu keluar penjara.


sejak saat itu kesadaran ku perlahan mulai memudar dan aku sama sekali tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya.


setelah penjaga membawa Secilia keluar dari penjara, bersaaman dengan perdana menteri, hari yang ditunggu-tunggu semua orang telah tiba, yakni hari eksekusi Sang pemberontak.


"rakyatku yang berbahagia, sambutlah Sang pemberontak, perwujudan dari Tirani yang sangat kejam, Sang perwujudan dari ketakutan dan simbol dari kekuatan dan kekuasaan yang mutlak, Secilia... "


sewaktu perdana menteri menyebutkan namanya, semua orang kemudian bersorak bahagia, karena perwujudan ketakutan itu sekarang sudah tidak berdaya lagi dan kebencian dan dendam yang mereka miliki saat ini sampai pada puncaknya dan saat inilah mereka melampiaskan semua dendam mereka kepada Secilia.


"Aku, perdana menteri Kekaisaran Sakura bersumpah atas nama Dewa dan Dewi, akan mengeksekusi penjahat yang paling kejam ini dan mengakhiri dari kekuasaan Tirani ini saat ini juga, dan akan memperbaiki semua kejahatan yang telah dilakukan oleh Secilia. "


pedang yang digunakan oleh perdana menteri mulai memancarkan cahaya suci yang berasal dari kekuatan yang diberikan kepadanya yang berasal dari Dewa, jika pedang biasa itu tidak akan berpengaruh terhadap Secilia, maka dia memohon untuk diberikan kekuatan yang dapat membunuh Secilia dalam serangannya.


pedang yang memancarkan cahaya keemasan menembus tubuh Secilia dari bagian punggung nya dan sampai menembus hingga ke depan bagian perutnya.


setelah melihat telah terbunuh Secilia, sorak ceria dari para rakyat kemudian bergemuruh seakan terjadi gemuruh, namun faktanya mereka berteriak karena kebahagiaan terlepas dari kekangan hukum yang menjerat mereka selama ini, tangis bahagia menyelimuti seluruh penjuru Kekaisaran dan kabar bahagia ini tersebar begitu cepat ke kerajaan tetangga.


pedang yang menembus tubuh Secilia perlahan kehilangan cahayanya dan darah segar keluar dari luka akibat tusukan tersebut dan sejak hari di peringati sebagai hari Kebangkitan nasional yang selalu di rayakan.


dan pedang yang membunuh Secilia di namakan Tyrany Slayer, yang menjadi benda pusaka Kekaisaran yang di jadikan sebagai harta yang sangat dijaga oleh Kekaisaran, dan pada akhirnya karena kekosongan kursi kepemimpinan, seluruh rakyat setuju bahwa perdana menteri Doem dianggap sebagai pahlawan Revolusi yang sangat berjasa dalam Kekaisaran dan dia diangkat sebagai Kaisar penguasa menggantikan Secilia dan aksi heroiknya di abadikan dengan icon Kekaisaran yaitu patungnya yang memegang pedang sembari menaiki kuda yang perkasa.

__ADS_1


dibalik cerianya susasan Kekaisaran, terdapat beberapa orang yang menjadi pengikut Secilia mulai menghilang dan dari balik bayang-bayang masih ada The Twelve yang senantiasa menunggu kebangkitan Tuan mereka entah kapan itu akan terjadi.


__ADS_2