
Saat kemarin sesudah aku menjual barang-barang yang aku dapat dari Floor Master, aku mulai terpikir untuk membeli sebuah mansion atau sejenisnya untuk tempat beristirahat dan bersantai saat berada di sini, daripada harus terus menyewa penginapan, lebih baik aku membeli suatu mansion yang bisa dengan bebas aku gunakan semauku, jadi sebelum itu aku pergi ke Guild Dagang untuk menayakan apakah ada mansion yang dijual didaerah ini...
"Hmm... sepertinya Guild Petualng dan Guild Dagang dekat jarakn antar Guild tidak terlalu jauh, hanya sekitar 15 menit perjalanan dari Guild Petualang dan aku menemukan Guild Dagang tempat untuk membuat lesensi dagang, pasport, surat tanda rumah maupun mansion dan perantara antara penjual dan pembeli rumah atau mansion... "
"Sepertinya hari ini sedang ramai... "
"Memangnya ada sesuatu yang menarik ya... "
"Ano... permisi, kenapa ada ramai-ramai di depan sana...?"
"Ohh... itu hanya 2 orang yang saling berdebat soal siapa yang akan mendapatkan mansion dipinggir kota... "
"Hoo... jadi apa yang membuat mansion itu sungguh berharga sampai ada perdebatan sengit seperti itu...?"
"Yah... rumor mengatakan, bahwa dulu mansion itu adalah bekas mansion yang dipakai oleh sage terkenal..."
"Lalu... kenapa memangnya, apakah itu sangat istimewa sampai diperebutkan sampai seperti itu... "
"Konon... dulu mansion itu adalah tempat berekperimen sang sage terkenal itu dan didalam mansion itu terdapat banyak hasil pemikiran dari sang sage tersebut yang konon katanya disana banyak terdapat tentang rahasia pembuatan obat tingkat tinggi, pembuatan homoculus, cara pembuatan pedang suci palsu yang bisa menyaingi pedang suci yang asli... "
"Jadi begitu...mereka memperebutkan barang-barang itu untuk dijual dan itu akan menghasilkan banyak uang bila bisa mendapatkannya, betulkan..."
"Yah... kurang lebih seperti itu... "
"Baiklah... terima kasih atas informasinya dan ini ada uang tip dariku... "
Aku mengeluarkan 1 koin perak dan memberikannya kepada si pemberi informasi tadi...
"Baik... terima kasih... "
"Untuk apa kau berpura-pura lagi Flugel si sage... "
"Hoo... jadi aku tidak bisa mengalabuhimu ya... "
"Apa kau bodoh, mau bagaimanapun kau menyamar kau tidak akan bisa menipuku, karena seluruhnya yang ada, yang akan ada, yang tidak pernah ada dan semuanya adalah aku, jadi kau tidak akan bisa menipuku atau mengelabuhiku... "
"Jadi akan lebih baik, jika kita mengobrol di restoran sana saja... "
"Itu adalah ide yang bagus... "
Aku bersama sang sage bergegas ke restoran terdekat dan memutuskan melanjutkan obrolan disana...
"Ano... jadi mau pesan apa...?"
"Aku akan membeli tempat ini dan juga semua karyawannya jadi ini... "
Aku mengeluarkan sekantung uang dan menyerahkannya kepada pelayan itu dan dia memberi tahunya manejernya...
"Jadi kau adalah orang yang membeli restoranku... "
"Ya... kenapa...?"
"Terima kasih telah membeli restoran ini dan mulai sekarang semua yang ada direstoran ini adalah milikmu... "
"Ya... jadi cepatlah pergi dari hadapanku... "
"Baik boss... "
"Dan juga aku pesan parfait dan kau...?"
"Aku pesan anggur saja... "
"Anggur...?"
"Ano... etto... anggur jenis apa...?"
"Kalau begitu... aku ingin anggur apapun yang ada... "
"Baiklah, akan segera disiapkan... "
"Jadi... akan aku mulai..."
"Kenapa kau meninggalkan mansionmu dan kenapa kenapa kau bisa disebut dengan sage...?"
"Hmm... darimana aku mulai ya... "
"Bukankah aku sudah mengetahuinya..."
"Memang aku sudah mengetahuinya dan aku hanya ingin sesekali mengobrol santai dengan orang lain... "
"Hoo... jadi kau tidak punya teman ya... "
"Tentu saja tidak, karena tidak diperlukan dan mereka hanya akan muncul saat mereka membutuhkan saja, sedangkan pada sat aku membutuhkan mereka, merekapun hilang seperti tidak pernah kenal sama sekali... "
"Jadi itu alasanmu tidak mencari teman... "
"Hampir tepat, tapi bukan itu alasan sebenarnya... "
__ADS_1
"Yah... aku tidak akan memberitahukan apa alasannya... "
"Baiklah kalau begitu, aku akan mulai ceritanya... "
"Saat itu, pada saat aku masih muda, aku adalah seorang adalah seorang manusia biasa dan suatu hari aku bertemu dengan seorang penyihir dan menyebut dirinya sebagai seorang penyihir dosa besar, awlanya aku tidak mempercayainya dan suatu saat dia menunjukan kekuatannya yang besar dan bahkan bisa menghancurkan kota sendirian, mulai saat itu dia memberikanku sebuah sihir yang membuatku bisa awet muda dan tidak akan bertambah tua dan dia mengajakku untuk masuk kedalam daftar penyihir dosa dan aku menolaknya, dia membertahuku bahwa aku memiliki faktor penyihir yang menyebablan aku berpotensi untuk menjadi penyihir dan masuk kedalam daftar 7 penyihir dosa besar dan setelah itu, aku menjelajah keseluruh dunia untuk mencari pengetahuan dan sampailah pada akhirnya disini, dikota labirin ini aku mulai melakukan eksperimen demi eksperimen untuk membuat pedang suciku sendiri yang dibuat oleh tanganku sendiri dan pada akhirnya aku selalu gagal dan gagal terus menerus dan pada akhirnya aku menyerah dan menyimpan semua rancangan dan dasar-dasar pembuatannya didalam mansion itu, yah walaupun hanya aku dan kau yang tau dimana aku meletakan buku-buku itu... "
"Hoo... mendengar langsung dari orangnya adalah hal yang menyenagkan dan sekarang kau masih muda seperti dulu atau tidak...?"
"Ya... karena sihir dari penyihir itu tidak akan hilang dari diriku... "
"Jadi itu alasanmu kenapa mansion itu sangat diminati oleh banyak orang...?"
"Benar sekali... "
"Maaf menunggu... ini dia parfait dan anggurnya, silahkan dinikmati... "
"Terima kasih ya... "
"Ano... etto... baaik... "
Pelayan itu dengan cepat melarikan diri dari hadapan kami dan kami melanjutkan obrolannya...
"Kau ini sungguh cantik bila kau tersenyum, bahkan sesama wanita saja akan menyukaimu apalagi pria... "
"Itu karena pelayan itu imut jadi aku tersenyum padanya, apa ada masalah... "
"Are... kau juga menyukaiku juga ya... "
"Tidak mungkin itu adalah hal yang tidak mungkin terjadi... "
"Hoo... bisa kau jelaskan kenapa mukamu menjadi merah seperti itu... "
"Itu... karena minuman ini kadar alkoholnya tinggi dan suasna disini juga panas... "
"Apa kau mau supaya udaranya terasa dingin, tunggu sebentar... "
"Wheater control "
"Jangan-jangan itu adalah sihir terlarang untuk mengubah cuaca sesuka hati... "
"Tentu saja... ini adalah sihir yang jarang aku gunakan karena itu sungguh membuatku merasa kurang enak, karena mengubah cuaca semauku... "
"Jadi... bagaimana?, apa kau mau menjual mansionmu itu... ?"
"Kau sudah pasti mengetahuinya... "
"Ya, aku menjualnya atas namaku..."
Setelah itu aku pergi ke Guild Dagang untuk membeli mansion Flugel san, yah walaupun awalnya mereka berdua bersikeras untuk membelinya, tapi saat mendengar aku akan membayar 2 kali lipat dari harga sebernarnya, mereka langung memutuskan untuk berhenti menawar dan kembali ke tempatnya masing-masing...
Setelah sedikit berunding dengan kepala Guild Dagang, aku akhirnya bisa mendapatkannya dengan mudah tanpa harus ada prososal yang merepotkan...
"Baiklah... sekarang mansion ini milikmu... "
"Terima kasih... "
Walaupun di dalam mansion ini sungguh berdebu dan agak berantakan, itu sangat mudah di bereskan dan juga rupanya ada anak-anak terlantar di kandang kuda rupanya...
"Halo...?"
"Are... mereka tidak menjawab... "
"Yah... mau bagaimana lagi, lebih baik aku rawat saja, tapi sebelum itu... "
"Clean"
Atas kehendakku mansion ini langsung bersih dalam sekejap dan semua propertinya kembali seperti semula, dari yang awalnya sudah rusak, kini menjadi baru seperti baru dibeli dan semua rumput-rumput dan tanaman disekitar mansion semuanya menghilang dan semuanya bersih seperti sedia kala...
"Hmm... semuanya sudah bersih, tinggal aku mencari orang yang akan mengurus mansoin ini dan anak-anak ini harus dibiarkan beristirahat sambil aku sembuhkan... "
"Heal"
Tubuh ketiga anak tadi menjadi sangat sehat dan seperti tidak terjadi apa-apa...
"Dan sekarang, tinggal mengurus pakaiannya saja..."
Sfx: click...
Seketika baju anak-anak tadi yang lusuh tadi kini menjadi seperti baru dan mahal...
Aku meletakan mereka ditempat tidur yang sudah disiapkan tadi dan membaringkan mereka diatasnya...
"Hmm... aku akan mencari orang yang dapat dipercaya untuk mengurus mansion ini seperti: masak, membersihkan peralatan, bersih-bersih dan lain-lain, walaupun aku bisa dengan mudah mewujudkannya, tapi akan menyenangkan bila ada orang yang mengurus mansion ini... "
"Saatnya pergi ke Guild Dagang untuk mencari perkerja... "
Yah... walaupun namanya Guild Dagang tapi ini adalah tempat berdagang dan tempat mencari pekerja...
__ADS_1
Hmm... sepertinya orang disana bagus untuk dijadikan pelayan dimansionku...
"Permisi apa kai sedang mencari pekerjaan...?"
"Ya, kebetulan aku ingin mencari pekerjaann... "
"Apa kau mau menjadi pelayan di mansionku... "
"Ehh... apa jangan-jangan Anda adalah Bangsawan sama... "
"Tidak-tidak, aku sama sekali bukan Bangsawan, apa kau mau atau tidak...?"
"Ya... aku mau... "
Sudah kuduga, namanya adalah Yuna, berumur sekitar 33 tahun dan menjanda selama 3 tahun karna perceraian, sifatnya jujur dan dia juga seorang yang baik dan peduli sesama dan tubuhnya lumayan sehat, dia memiliki rambut hitam yang diikat dan memakai pakian biasa yang nampak sopan...
Orang dengan sifat seperti inilah yang ingin aku jadikan sebagai pelayan di mansionku...
"Baiklah... kalau begitu mari pergi ke mansionku meteruna san... "
"Ya... "
Setelah berjalan kurang lebih 15 menit dari Guild dagang kamipun sampai di mansionku dan aku langsung memerintahkan Yuna san untuk menganti pakaiannya dengan pakaian maid yang sudah aku siapkan sebelumnya...
"Yuna san, bisakah kau menggunakan pakaian ini... "
Aku menyerahkan pakaian maid kepada Meteruna dan dia keruang ganti untuk menganti pakaiannya...
"Rasanya agak kurang layak saya mengenakan pakaian ini... "
"Tidak apa-apa kau malah terlihat cantik lho... "
"Terima kasih atas pujiannya nyonya... "
"Jangan panggil aku nyonya, itu sangat tidak mengenakan bila aku dipanggil seperti itu... "
"Jadi seperti apa saya memanggil Anda... "
"Panggil saja aku dengan namaku... "
"Baik, Secilia sama.. "
"Itu lebih baik, dan bagaimana bayaran perbulan Yuna san... "
"Kalau menurut ketentuan kerajaan, pekerja akan digaji setiap 1 bulan sekali dan itu tergantung kepada pekerjaan yang dilakukan oleh pelayan tersebut... "
"Jadi... upah Yuna san adalah... "
"Aku biasanya diupah sebanyak 1 koin perak perbulan... "
"Baiklah kalau begitu ini dia... "
"Secilia sama ini terlalu banyak... "
Padahal aku hanya memberinya 1 koin emas saja, itu adalah jumlah yang sangat ssdikit...
"Aku tidak bisa menerimanya... "
"Hoo... kerena ini adalah gajimu dalam 10 bulan, jadi kau tidak mau menerimanya... "
"Betul sekali... "
"Yah... anggap saja itu adalah uang untuk kebutuhan Yuna san selama 1 bulan dan itu bebas digunakan untuk apa saja dan mulai sekarang Yuna san tinggal saja disini, aku akan menanggung biaya makan dan lain-lain... "
"Terima kasih banya Secilia sama, saya tidak akan pernah mengkhianati anda... "
"Baguslah kalau begitu... "
"Tapi, boleh saya sarankan untuk membeli budak untuk membantu pekerjaan saya... "
"Boleh saja, tapi yang penting dia adalah budak yang berperilaku baik dan sopan ya... "
"Akan saya lakukan, saya pastikan itu... "
"Kalau begitu ini dia... "
Aku memberikan sebuah kantung yang berisi 30 koin emas yang digunakan untuk membeli budak dan keperluan mereka...
"Ambil saja itu Yuna san, itu adalah uang untuk membeli budak dan keperluan mereka... "
"Tapi... "
"Tidak usah tapi-tapi, kalau bisa habiskan saja semua uang itu untuk membeli keperluan dan untuk jalan-jalan kalian sebelum pulang kemari... "
"Ini adalah uang yang sangat banyak, mustahil bisa dihabiskan semuanya... "
"Jika tidak habis, uang itu bisa kau bagikan kepada mereka atau kau sumbangkan, mengerti itu adalah perintah... "
__ADS_1
"Baik, Secilia sama... "
Nah... sebentar lagi mansion ini akan ramai dengan orang dan aku tidak sabar menantikannya...