
Setelah masa sekolah berakhir, Anna hanya bekerja sebagai pegawai disalah satu kantor selama 2 tahun. Ia merasa tertekan setiap hari ditempat kerja dan disiksa setelah sampai di rumahnya. Hingga ia memutuskan untuk terjun dan mengakhiri hidup lamanya.
Ia pergi dari rumah ayahnya dengan alasan ke supermarket untuk membeli kebutuhan mereka. Namun itulah hari terakhir ia bersama ayahnya yang pemabuk dan kasar sebelum akhirnya ia tak pernah kembali lagi.
Anna kabur.
Ia hanya membawa uang sedikit dan beberapa baju dalam backpacknya. Tak boleh terlalu kentara jika ingin selamat kabur dari rumah neraka itu.
__ADS_1
"Anna, aku memakai baju hitam dengan topi cream berdiri didepan toko kue"
Pesan singkat dari Kenzi, satu-satunya sahabat Anna sejak 3 tahun belakangan.
Dengan cepat Anna pergi ketempat mereka janji bertemu tanpa menolah kebelakang. Ia sama sekali tidak merasa bersalah meninggalkan ayahnya sendirian di rumah untuk selamanya. Setidaknya kalau ia memang harus dihukum Tuhan, ia juga harus mendapatkan kesenangan sebelum itu walau sebentar.
Kenzi menyerahkan tiket pesawat dan memeluknya dengan erat.
__ADS_1
"Text me ok?! I love you"
"Love you too. thanks for everything." Sambil menahan tangis Anna mengusap belakang Kenzi.
Mereka berpelukan cukup lama sampai akhirnya Anna pergi meninggalkan Kenzi, kampung halamannya dan ayah mengerikannya.
"Dan jangan berkencan dengan sembarangan orang!" Perintah Kenzi yang sontak membuat Anna tertawa kecil.
__ADS_1
Hidup selama 8 tahun dalam penderitaan, dan memulai kembali semua dari awal di tempat yang baru membuat Anna tak banyak mengharapkan apa-apa. Setidaknya ia bisa lepas dan mengatur kehidupannya sendiri tanpa harus disakiti lagi.