
"Cihh... Siapa yang sedang berisik"
Zeromy membuka pintu apartemennya.
Meow! Moew! Meow!
Seekor anak kucing berwarna hitam mengaung keras sambil mencakar-cakar bagian depan pintu apartemen milik Zeromy.
Hus! Hus! Hus!
"Pergi sana..!, jangan kemari!, Dimana Indukmu?"
Meow! Moew! Meow!
Kucing itu kemudian berguling-guling di lantai dan mencoba memikat Zeromy agar luluh hatinya, namun hal itu sia-sia.
"Siapa yang menyuruhmu berguling?"
Anak kucing itu terus berguling-guling dengan manja, namun saat itu juga Zeromy berbicara.
"Berhenti!"
Benar saja anak kucing itu merespon perkataan Zeromy dengan respon terdiam.
Zeromy memastikan jenis kucing tersebut.
"Hmm.. kurasa Ras Anak Kucing ini adalah Catmars"
Catmars adalah ras kucing yang sangat terkenal baru-baru ini, mengingat Catmars adalah kucing yang memiliki kecerdasan.
Saat itu juga Zeromy menyuruh anak kucing itu menuruti perkataannya.
"Berguling!"
"Melompat!"
"Push Up 20x!"
"Sit Up 15x!"
"Menari!"
Meow!
Setelah setengah jam berlalu akhirnya Zeromy mengijinkan Anak kucing itu memasuki apartemennya karena, anak kucing tersebut sudah terlihat kelelahan.
__ADS_1
Meow!
Zeromy berjalan menuju layar hologram miliknya.
"Oh acaranya sudah berakhir ya.."
Zeromy kemudian mengakses Pet's Store, ia kemudian membeli sebuah kalung hewan.
Setelah menunggu cukup lama, akhirnya barang tersebut dapat di kirim melalui Kotak Teleportasi.
"Pakailah ini"
Moew!
Saat Zeromy memasangkan kalung ke leher anak kucing tersebut, kata pertama yang dilontarkan oleh anak kucing itu adalah.
"Aku lapar Bodoh!-Nyan"
Kalung tersebut memiliki teknologi Animal Translate Voice atau disingkat dengan ATV.
Teknologi tersebut dapat menterjemahkan bahasa hewan ke manusia ataupun manusia ke hewan.
"Sabar!"
"Iya Sabar!"
Zeromy kemudian membelikan sebuah Cat's Food melalui Kotak Teleportasi miliknya.
Setelah berhasil membeli, akhirnya ia menuangkan satu kotak penuh makanan kucing itu di atas wadah berbentuk lingkaran.
Setelah selesai anak kucing itu berbicara kembali.
"Kenapa kau tidak memberiku sendok dan garpu?-Nyan"
"Sendok dan garpu?"
Zeromy berfikir sejenak, membayangkan anak kucing tersebut makan dengan menggunakan sendok dan garpu.
"Baiklah akan aku ambilkan"
Setelah berjalan sejenak Zeromy kemudian berhenti karena ia merasa ada yang tidak beres.
"Tunggu-tunggu, kenapa aku terlihat seperti seorang pembantu disini"
"Ambil sendiri dasar kucing malas!"
__ADS_1
"Cihh.. -Nyan"
Anak kucing tersebut mengerutkan dahinya kemudian berjalan sendiri menuju bagian dapur dengan mengunakan keempat kakinya, lalu mengambil beberapa alat makan.
Setelah itu ia makan dengan menggunakan sendok dan garpu yang ia ambil sebelumnya.
Zeromy kembali tertidur di atas kasur Hologram Padat miliknya.
Setelah memasang Chip, Zeromy kemudian mengakses Yggdrasil Online namun saat itu juga, anak kucing itu berteriak.
"Kenapa pintu kamar mandinya dikunci!-Nyan"
Anak kucing itu terus-menerus menggaruk-garuk pintu kamar mandi sambil melompat-lompat.
Zeromy kembali terbangun dan berjalan ketempat anak kucing tersebut.
"Ohh.. maaf, aku lupa bahwa pintu itu harus di buka mengunakan sensor sidik jari"
Zeromy kemudian men-setting pintu tersebut agar dapat di akses oleh anak kucing itu.
Setelah pintu terbuka, akan kucing itu melompat di atas toilet.
Zeromy penasaran ingin melihat cara kucing tersebut mengunakan toilet, namun saat itu juga anak kucing itu berbicara dengan nada Geram.
"Jangan mengintip-Nyan!"
Mendengar hal itu, Zeromy berbalik arah menuju kasur Hologram Padat miliknya.
"Huh... mencoba merawat anak kucing itu memang melelahkan, kurasa itu sebabnya beberapa orang tidak menyukai kucing"
Sesaat Zeromy mencoba mengakses Eternal Link, anak kucing itu lagi-lagi berteriak.
"Hey, manusia, kita belum berkenalan dan kamu belum memberikan nama kepadaku-Nyan"
Mendengar hal itu, Zeromy bangkit dengan penuh keengganan.
"Dengar baik-baik, Namaku Zeromy, dan namamu Blacky!.. Sekian!"
Zeromy kemudian tidur kembali lalu ia mulai mengakses Yggdrasil Online.
Yggdrasil On!
"Kurasa nama itu tidak buruk-Nyan"
Gumam Blacky.
__ADS_1