
Tek... tek... tek...
Terdengar suara langkah kali yang berjalan beriringan.
Semakin lama, suara langkah kaki itu
semakin jelas.
Hingga akhirnya mata Nightz tertuju kearah langkah kaki yang didengarnya tersebut.
Seekor Penguin mengenakan topi Koki, dengan gergaji yang dibawanya berjalan mendekati Nightz.
Saat Nightz melihat peralatan pemotong daging tersebut dirinya tidak sedikitpun ketakutan melainkan kebingungan.
Di dalam hatinya, Nightz berfikir
"Apakah mereka benar-benar akan memakanku?, Jika hal itu benar mungkin saat aku kehilangan semua HP miliku dan akan berubah menjadi butiran-butiran partikel kecil, jadi bagaimana cara mereka memakanku?"
"Yang mulia... maaf atas keterlambatan saya" Penguin yang mengenakan topi Koki itu berbicara kepada Raja Penguin.
"Gra...gra... gra..." tawa Raja Penguin tersebut sebelum akhirnya berbicara.
"Baiklah, jadi bisa kita mulai sekarang"
"Terimakasih yang Mulia"
"Untuk menu hari ini saya akan menawarkan daging manusia panggang" Penguin Koki tersebut berbicara dengan nada santai.
"Daging manusia panggang?" Gumam Nightz dengan penuh keterkejutan.
__ADS_1
"Untuk metodenya, pertama-tama saya akan menjemur tubuh manusia ini di lapangan dengan telanjang"
"T-telanjang!?"
Nightz berteriak dengan keras sebelum akhirnya Piu Piu yang saat itu berdiri disamping Penguin Raja mulai berbicara.
"Tutup mulutmu dasar manusia" Piu Piu membentak dengan nada keras sebelum akhirnya Nightz berbicara.
"Tunggu Yang Mulia! Saya punya penawaran khusus kepada Yang Mulia"
Nightz memohon dengan nada penuh pengharapan.
"Dasar manusia, bukanlah aku sudah bilang untuk tetap diam" Piu Piu merespon kesal namun dipotong oleh Raja Penguin.
"Diamlah Piu Piu"
"Jadi apa penawaran khususmu itu?" Raja Penguin menatap Nightz dengan penuh penasaran.
"Pertama-tama tolong lepaskan ikatan yang melilit tubuh saya ini Yang Mulia" Nightz membujuk dengan penuh pengharapan.
"Sungguh lancang sekali perkataan manusia ini" Penguin Koki merespon dengan kesal.
"Kau mencoba menipu kami" Piu Piu menambahkan dengan nada keras sebelum akhirnya Raja memberikan perintah.
"Lepaskan lilitan itu Sekarang juga"
"Tapi bagaimana jika manusia itu mencoba melarikan diri?" Piu Piu menjadi khawatir.
"Apakah kalian ingin aku mengulangi kata-kataku lagi?"
__ADS_1
Raja Penguin berbicara dengan nada berat hingga membuat seisi ruangan bergegas melepaskan lilitan Nightz.
"Cihh" baitn Piu Piu sambil merapal Skill
Break Object!
Seketika ikatan yang melilit tubuh Nightz menghilang dengan sendirinya hingga akhirnya Nightz melakukan sesuatu yang dianggap aneh bagi para Penguin disekitarnya.
"Lindungi Raja!" Piu Piu bersikap waspada.
"Baiklah tidak ada pilihan lain selain merelakannya sedikit" Gumam Nightz yang masih mengakses inventory miliknya.
"Terimalah ini yang Mulia"
Nightz menunduk hormat lalu menyodorkan beberapa potongan daging yang sebenarnya adalah sisa daging Eldeerlif yang sebagian masih dia simpan di dalam Inventory miliknya.
"Beraninya kau menyodorkan daging yang sedikit itu kepada yang Mulia" Piu Piu bertambahkesal.
"B-bukankah itu daging Eldeerlif?"
Penguin Koki memotong perkataan Piu Piu sambil menelan ludahnya sendiri setelah melihat bentuk daging tersebut seolah-olah seperti apa yang digambarkan kepada para Koki Penguin secara turun-temurun.
"Oh kau mengetahuinya ya" Nightz menatap kearah Penguin Koki.
"Daging Eldeerlif adalah daging Legendaris yang sangat langka bahkan kotorannya pun bisa menjadi pupuk berkualitas tinggi" Penguin Koki menambah dengan penuh kekaguman.
"Ehh kenapa Penguin ini malah membicarakan kotoran?" Gumam Nightz dengan kebingungan.
"Bawa itu kemari" Raja Penguin memerintahkan.
__ADS_1