Yggdrasil Online

Yggdrasil Online
Ch.39-Bald Monkey


__ADS_3

"Suara apa itu"


Nightz bertanya dengan penasaran sebelum akhirnya Arin mulai menjawab pertanyaan Nightz dengan panik


"Itu suara Bald Monkey! Kita harus cepat lari!!!"


Arin berbicara dengan nada panik dan mulai mempersiapkan diri untuk kabur.


Bald Monkey adalah sejenis kera dengan kepala botak yang hidup di daerah hutan ilusi.


Seketika kawanan Bald Monkey itu mulai mendekat dengan 3 anggota.


"Aku akan menahannya"


Nightz mulai geram mengingat dia sudah tidak sabar menikmati daging Eldeerlif yang sedang dipanggang itu.


"Apakah kamu b0d0h?"


Arin merespon perkataan Nightz dalam keadaan panik hingga akhirnya Bald Monkey itu mulai mendekat.


"lihat kekutanku yang sebenarnya"


Nightz berbicara dengan nada percaya diri hingga akhirnya Nightz mulai merapal Skill.


Enchane Attack!


Magic Armor!


Shadow Edge!


Semua serangan Nightz dapat mengenai semua Bald Monkey namun tetap saja 3 Monster itu belun juga tumbang.

__ADS_1


Setelah beberapa detik berlalu pertarungan itu belum juga ada yang tumbang dari salah satu pihak.


"Apakah sudah matang?"


Ujar Nightz yang masih tetap menahan serangan dari ketiga Bald Monkey tersebut.


"Sudah jangan pedulikan daging itu, bukan saat yang tepat untuk memikirkan makanan" teriak Arin yang masih dalam keadaan panik.


Hingga akhirnya salah satu Blad Monkey itu berteriak memanggil teman-temannya.


Uooooaaaaakkkkkkkkk!!!!


Seketika puluhan, ratusan tidak, bahkan ribuan Bald Monkey mulai berdatangan dari berbagai penjuru.


"Sial tidak ada pilihan lain"


Arin dan Nightz mulai berlari hingga akhirnya Nightz berbaik arah.


Teriak Arin sambil terus berlari.


"Aku lupa meninggalkan dagingnya"


Nightz saat itu berbalik arah dan mengambil daging yang berada di atas panggang tersebut.


"Kenapa kau terbalik lagi?"


Teriak Arin yang masih berlari sambil menoleh kebelakang.


"Aku lupa memadamkan apinya!"


Teriak Nightz yang saat itu mulai memadamkan api tersebut hingga akhirnya ia dapat menyusul Arin.

__ADS_1


Beberapa menit berlalu Nightz dan Arin terus berlari dari kejaran rombongan Bald Monkey tersebut hingga akhirnya Arin mulai melihat sebuah tempat persembunyian.


"Ayo kita bersembunyi kedalam gua itu"


Teriak Arin sambil menarik tangan Nightz hingga akhirnya mereka berdua dapat masuk kedalam gua tersebut.


"Hufftt akhirnya" Arin menghela nafas panjang setelah menyadari bahwa rombongan monyet itu mulai kehilangan jejak.


Cessssss! Cessssss! Cessssss!


Seketika tubuh Nightz dan Arin merinding setelah mendengar suara misterius itu dari dalam gua.


"Suara ini, kurasa aku pernah mendengarnya" Gumam Nightz.


"WAAAA!"


Arin berteriak dengan ketakutan sebelum akhirnya melanjutkan perkataannya.


"I-itu Cave Caterpillar!!!" Dengan spontan, Arin keluar dari dalam goa.


"WAAAA!"


Nightz juga ikut terkejut setelah melihat bentuk Cave Caterpillar, hingga akhirnya Nightz berlari menyusul Arin keluar goa tersebut.


Cave Caterpillar adalah sebuah ulat yang tinggal di dalam gua yang saat ini Nightz dan Arin berada, dengan bentuk tubuhnya yang seperti ulat pada umumnya namun mempunyai lendir dan berjalan dengan menggeliat membuat mereka yang phobia kepada ulat akan ketakutan setelah melihatnya.


Setelah beberapa jam berlari akhirnya mereka berdua dapat terbebas dari ketakutan tersebut hingga hari pun berganti malam.


Pelarian tersebut membuat mental mereka mulai kelelahan, hingga akhirnya mereka berdua mulai memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya besok.


"Bagaimana kalau aku dulu yang berjaga-jaga" Nightz berbicara dengan nada sedikit lelah mengingat dia sudah menghabiskan waktunya melakukan berbagai hal.

__ADS_1


"Oke terimakasih" Arin merespon hingga akhirnya dia tertidur pulas.


__ADS_2