Yggdrasil Online

Yggdrasil Online
Ch.79-Peperangan Akhir [6]


__ADS_3

Di sisi lain, disalah satu tempat yang masih rahasia.


"Bagaimana menurutmu Jokerzz zz zz zz zz zz?" Quinzel berbicara serta menatap sebuah Layar Hologram yang menampilkan Peperangan Guild RedCode melawan Guild Legendary dan Aliansinya.


"Haaaaaaahhhh Kurasa Kandidatnya hanya tersisa dua Oranggggggggg!!!" Balas Jokerz dengan nada lesu.


"Menurutmu, apak trik ini bekerja?" DarkSpade memotong percakapan Jokerz.


"Apa yang kau maksud Dark? Kau hanya perlu menyaksikan pertempuran itu!" Potong RedDiamond.


"Aku tidak menyangka bahwa Karakter Ilusi yang kau tanam di dalam medan pertempuran itu tidak dapat di deteksi" Sahut RedHeart.


"Kau hanya perlu D-I-A-M!" Potong Quinzel kemudian melanjutkan perkataannya.


"Dimana Boy-Cah itu berada!!!"


* * *


Kembali ke pertempuran.


Brutal Slash!


Setelah menyerang Player, Nightz kembali mundur.


"Zen, Kenapa kau terlihat begitu lesu?" Tanya Nightz.


"Sial karena aku telah kehabisan Skill Terbaikku dan harus menunggu Cooldown selama 2 hari" Balas Zen.

__ADS_1


"Mungkin kau harus mundur sejenak-Tunggu!!!" Mata Nightz tiba-tiba melebar seolah tidak percaya.


"Ada apa Nightz?" Tanya Zen.


"Dia Si Catherine Palsu" Balas Nightz.


"Catherine Palsu???" Zen memiringkan kepalanya karena tidak paham mengenai perkataan Nightz.


Hanya dalam hitungan detik saja, Nightz menerobos kumpulan Player yang masih bertarung satu sama lain.


"Tertangkap Kau!!!!" Teriak Nightz dengan nada Geram serta menduduki tubuh Player wanita tersebut.


"Katakan kenapa kau bisa memiliki perlengkapan ini!!!" Nightz menarik-narik Armor yang menempel di tubuh gadis tersebut hingga membuat si gadis itu Ketakutan.


"Woi Nightz!!!, Apa yang kau lakukan kepada wanita itu!!!" Teriak Zen dari kejauhan karena masih terhadang beberapa Player musuh.


"Kumohon lepaskan aku!!!" Teriak Gadis itu.


"Kiyaaaaaaaa Tolong aku!!"


"Percuma kau berteriak-karena, saat ini aku telah memperlihatkan status Levelku kepada publik agar mereka berfikir 2 kali untuk menyerangku!!" Balas Nightz dengan nada kesal.


"Nightz!!!, Apa yang kau lakukan dasar tidak waras!!!" Teriak Zen Sesaat setelah dirinya berhasil menerobos kerumunan Pasukan.


"Sadarlah Kita masih dalam peperangan!!!" Imbuhnya.


"Diamlah Zen, ini adalah urusanku dengannya!!!" Balas Nightz.

__ADS_1


"Apa-jadi kalian sebenarnya adalah suami istri??" Tanya Zen dengan penuh keterkejutan.


"Ehhh...?" Nightz dan gadis itu seketika terdiam sejenak setelah mendengar perkataan Zen.


"Katakan Dimana Catherine!!!" Nightz kemudian kembali bertanya kepada gadis tersebut.


"Aku tidak dapat mengatakannya!!!" Balas gadis tersebut.


"Tidak dapat mengatakannya kau bilang?" Nightz menaikkan alisnya dengan raut muka yang menjijikkan.


"Hehehe... bagaimana jika aku menelanjangimu di tengah-tengah area pertempuran ini???" Nightz memasang senyum mengancam dengan wajah yang biasa orang tidak waras lakukan.


"Kumohon jangan lakukan itu!!!" Teriak si gadis ketakutan.


"Maka dari itu katakan dimana Dia!!!" Bentak Nightz.


"D-dia tidak ada disini, dia bermain Game bernama G.O.D. (Global Online Dimension)!" Teriak si gadis.


Setelah Nightz mendengar hal itu, ia kemudian berdiri.


"G.O.D. kah, kurasa aku pernah mendengarnya" Gumam Nightz sebelumnya akhirnya kembali berbicara.


"Zen, lakukan sesukamu terhadap gadis ini" Nightz berbicara dengan nada santai seolah-olah tidak ada rasa bersalah di hatinya.


"Kiyaaaaaaaa!!!" Gadis itu menjerit ketakutan dan beberapa anggota yang ada di sekitarnya tidak ada yang berani menolong karena ada Nightz.


"Ehhh...kenapa harus aku, bukankah lebih baik kita bunuh saja?" Balas Zen dengan nada santai.

__ADS_1


"Saran yang bagus!" Nightz memuji Zen kemudian menancapkan Pedang miliknya ke bagian perut si gadis tersebut hingga gadis itu berteriak.


Kiyaaaaaaaa!!!


__ADS_2