
"Mysterious Ring?" Gumam Nightz hingga membuat dirinya penasaran kemudian bertanya.
"Bolehkan saya mengetahui hadiah itu?"
"Ya, Itu adalah Cincin yang sangat langka yang dibuat dari kerajaan Dwarf" Sang Raja menjelaskan hingga membuat seisi ruangan terkejut.
"K-kenapa yang Mulia ingin menyerahkan harta paling berharga kepada manusia ini"
Piu Piu juga terkejut setelah mendengar hadiah yang di sebutkan oleh Raja Penguin tersebut.
"Piu Piu, jika kamu menginginkannya aku juga akan memberikan hadiah ini kepadamu, jika kontribusimu dalam peperangan melebihi manusia bernama Nightz itu" Raja Penguin menjelaskan sebelum akhirnya Piu Piu merespon dengan cepat.
"Baik yang Mulia saya tidak akan mengecewakan Anda" Piu Piu berbicara dengan nada percaya diri.
10 hari telah berlalu, hingga Kedua belah pihak mulai menyiapkan persiapan terbalik mereka.
Hingga akhirnya segerombolan Seals telah nampak berbaris menunggu aba-aba pemimpinnya.
"T-tuan, Jumlah mereka dua kali lipat lebih banyak dari perkiraan kita" Salah satu Penguin Pengintai berbicara setelah mengintai pergerakan musuh sebelumnya.
"Tidak ada pilihan lain" Gumam Piu Piu.
"Sial diluar prediksi kita" Salah Satu Penguin Knight mengumpat.
"Semuanya jangan takut, tetap pertahanan posisi" Slah satu Penguin Berserker memberikan semangat.
Di sisi lain, di pihak Pasukan Seals.
"Kita akan hancurkan, siapapun yang menentang kita" Pemimpin Seals memberikan semangat.
__ADS_1
"Jangan sampai ada yang tersisa"
"Hancurkan!"
"Musnahkan!"
"Serang!"
Seals pada umumnya, bertubuh licin dan cukup besar, dengan memiliki panjang maksimal hingga 6 meter dan berat 5 ton. Semua jenis Seals laut merupakan hewan karnivora yang memakan ikan, cumi dan hewan laut lainnya.
Kekuatan mereka terletak pada taring yang cukup tajam dan dengan mudahnya dapat merobek tubuh mangsa hanya dalam sekali gigit.
Pertahanannya pun juga sangat keras karena memiliki kulit yang setebal baju Zirah membuat mereka dapat menerjang dengan percaya diri.
"Tidak akan kubiarkan kalian menghancurkan tempat ini lagi" Teriak Piu Piu sambil berlari kedepan menunggangi seekor Frozen Cheetah.
Piu Piu tidak peduli untuk menunggu aba-aba dan terus maju dengan murka, beberapa pasukan Monster Seals juga sudah bergerak namun pergerakan mereka begitu lambat karena bobot mereka yang berat.
Saat itu juga para pasukan Penguin langsung terdiam.
"Selama turun temurun, Ras kita selalu hidup dibawah kekuasaan bagi mereka yang lebih kuat!"
"Setiap bulan, kita terus-menerus menyetorkan hidup kita sebagai cadangan makanan bagi mereka!"
"Hingga akhirnya Ras kita satu persatu telah punah!"
"Apakah kita juga akan punah?"
"Lalu untuk apa pengorbanan nenek moyang kita terdahulu?"
__ADS_1
"Bukankan untuk saat ini?"
"Saat dimana para Penguin telah bangkit untuk merebut kembali kejayaannya!"
"Jangan biarkan ketakutan menguasai diri kita!"
"Ingatlah Kemenangan kita adalah masa depan kita!"
"Serang!"
Pasukan Penguin Knight berlari membentuk formasi, di belakangnya juga ada Pasukan Penguin Archer yang mulai melepaskankan anak panahnya.
Ribuan anak panah mulai menghujani para pasukan Seals namun tetap saja ribuan anak panah tersebut tidak ada yang mampu menembus kulit tebal mereka.
Dengan kekuatan penuh dari kedua belah Pihak, mereka mulai berbenturan satu sama lain.
Beberapa Seals sudah mulai menerkam, disisi lain Piu Piu telah mengalahkan 3 ekor Seals dengan senjatanya.
Nightz yang saat ini masih berdiri di garis belakang hanya dapa melihat Peperangan yang berat sebelah itu terjadi di pihak Pasukan Penguin, Nightz hanya terdiam dan melihat wajah Raja Penguin yang saat itu juga berada di garis belakang bersebelahan dengannya.
"Kenapa Raja Penguin ini masih diam saja, bukankah sudah saat nya dia memerintahkanku untuk terjun kelapangan" Gumam Nightz dengan perasaan emosi yang meledak-ledak karena tidak sabar ikut serta dalam peperangan tersebut.
Hingga akhirnya Raja Penguin berbicara.
"200 tahun berlalu, bangsa Penguin selalu mengalami kemunduran" Raja Penguin menjelaskan sambil menghela nafas sebelum akhirnya melanjutkan perkataannya.
"Kenapa Penguin ini malah curhat, tolong cepat lah libatkan aku dalam peperangan itu" Gumam Nightz dengan penuh ketidak sabaran.
"Setiap bulan-"
__ADS_1
"Maaf Yang mulia" Nightz memotong ucapan Raja Penguin lalu melanjutkan perkataannya.
"Ijinkan saya terjun dalam peperangan ini" Nightz menunduk hormat.