
Sesaat setelah Zeromy berkedip, saat itu juga ia telah berada di sekitaran Ibu kota Nogard Kingdom.
"Entah kenapa aku ingin melihat status ku"
Mulut Nightz berbicara kembali dengan bahasa yang rumit.
"Status On!"
[⬛]\=\=\=\=[⬛]
Title :
Guild : -
Grade: S
Name: Nightz
Level : 65 [EXP.89,88%]
Race : High Human
Job : Crafter
HP. :100,00%
MP :100,00%
ATK :+3725
CRT :+6.5%
DEF :+2325
VIT :+13000
INT :+6500
AGI :+1325
STA :+1325
Skill Point [325]
[⬛]\=\=\=\=[⬛]
Helmet : Rank A
Armor : Rank A+
Pants : Rank A
Shoes : Rank A+
Gloves : Rank A
[⬛]\=\=\=\=\=\=[⬛]
Weapon [1]: Sword Rank S+
Weapon [2]: -
Extra [1]: -
Extra [2]: -
__ADS_1
[⬛]\=\=\=\=[⬛]
Bracelets : -
Earrings : -
Rings : -
Necklaces: -
Extra [1] : -
Extra [2] : -
Extra [3] : -
Extra [4] : -
[⬛]\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=[⬛]
"Huhhhhh...."
Nightz menghela nafas panjang setelah melihat Aksesorisnya belum terisi.
"Rasanya aku ingin sekali merakit sebuah Aksesoris"
Sebenarnya Nightz ingin membeli langsung dari toko, hanya saja Saat ini ia lebih memilih untuk berhemat dan juga Nightz dapat merakit Aksesorisnya sendiri.
Nightz kemudian berjalan menuju Gedung Asosiasi Pengembang namun ditengah perjalanan ia bertemu dengan Leo.
"Nightz mau kemana?"
Nightz kemudian menoleh ke arah sumber suara yang ia rasa sangat familiar baginya.
"Leo bagaimana kabar mu?"
"<>?"
Nightz terkejut namun ia mencoba kembali tenang.
<> adalah sebuah reruntuhan kuno yang telah hancur sekitar 500 tahun yang lalu, tempat itu juga di huni berbagai macam Monster dengan rata-rata Level 250-300 dan juga Monster disana kebanyakan agresif.
Selain itu Wilayah <>
Juga memiliki Sub Wilayah, yakni <>, nama itu diambil dari sebuah retakan besar dan berada di sekitaran <>.
"Ekspedisi....?"
Nightz berfikir sejenak sebelum akhirnya menjawab.
"Baiklah"
Setelah beberapa jam melakukan persiapan, akhirnya Kelima anggota itu dapat berkumpul di tempat yang dijanjikan sebelumnya.
"Huh.... akhirnya Leo dan Nightz datang Juga"
Emiliaz telah menyiapkan sebuah kereta kuda yang biasa digunakan para bangsawan didalam Game Yggdrasil Online.
Saat itu juga mata Nightz melebar dengan keterkejutan.
Nightz beranggapan bahwa Emiliaz sangat berlebihan dalam menghambur-hamburkan uangnya, walaupun uang yang dia miliki berasal dari ayahnya yang seorang miliarder di dunia nyata.
"Senang kamu kembali Nightz"
Feniz menepuk pundak Nightz.
__ADS_1
"Feniz, ngomong-ngomong, kenapa kita pergi ke wilayah <>?"
Nightz bertanya dengan penuh kebingungan, ia sadar betul bahwa pergi ke wilayah <> hanya akan membuang-buang waktu saja.
"Tenang saja Nightz, aku telah menemukan tempat yang cocok untuk Leveling"
"Ok baiklah"
Mereka kemudian menaiki kereta kuda dengan posisi tempat duduk, Feniz dan Nightz berada di depan sekaligus menjadi pengemudi, Leo berada di atas atap karena Tubuhnya sangat besar dan Elfia serta Emiliaz berada di dalam.
"Sial kenapa aku harus berada di atap"
Leo mengeluh kepanasan.
"Hahahah...Kenapa kau mengeluhkan itu?, harusnya kau mengeluhkan dirimu sendiri karena tubuhmu begitu besar" Sahut Feniz sambil memegang kemudi.
Setelah 3 jam perjalanan, akhirnya mereka berhenti sejenak di samping aliran sungai yang jernih.
"Wao sungai!"
Tanpa menunggu lama Leo mulai menyegurkan diri ke sungai itu.
Buyyyuuuuurrrrr!
"Airnya segar!"
"Woah....sungai disini banyak ikanya"
Dengan cakar dan taringnya Leo mampu menangkap beberapa Ikan yang terdapat di sungai tersebut.
"Leo, bukankah kucing harusnya takut dengan air?"
Teriak Elfia yang saat itu baru saja keluar dari kereta kuda.
Leo mendengar bahwa perkataan itu ditunjukan kepadanya.
"Aku ini singa bukan Kucing!"
Leo menjawab dengan nada Geram.
"Hahaha...melihatmu seperti itu aku juga ingin ikut menyegarkan diri"
Elfia kemudian menganti Pakaiannya dengan sekejap menjadi sebuah bikini.
Mata Nightz, Feniz dan Leo melebar dengan penuh kepuasan.
"Buah Semangka?"
Gumam Nightz sebelum akhirnya Emiliaz juga ikut menganti bajunya dengan bikni.
"Benih Semangka?"
Nightz bergumam sendiri Setelah ia memandangi tubuh Emiliaz.
Setelah bersenang-senang dengan bermain air mereka juga membakar ikan dengan api unggun yang telah dibuat sebelumnya.
"Yummy!..."
Leo menghabiskan 50 ikan bakar.
"Andai kita memiliki seorang Job Class Alcemist Master Chef, mungkin ikan ini dapat diolah menjadi makanan yang lebih enak" sahut Elfia.
"Apakah ikan bakar rasanya seenak itu?" Emiliaz bertanya karena penasaran, mengingat ia belum pernah memakan ikan bakar semasa hidupnya.
"Kurang kecap!" Feniz mengeluh.
__ADS_1
"Lumayan" kata Nightz setelah menikmati satu porsi Ikan bakar.