Yggdrasil Online

Yggdrasil Online
Ch.71-Pembantaian


__ADS_3

*********************


Adegan Kekejaman : Mohon di skip jika berkenan.


*********************


"Tolong jangan bunuh aku!"


Cringggggg!


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Reputasi Anda menurun -500


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Hmmm....,Hey kaliannnnnnnn, Cepat tangkap lebih banyak penduduk desa!" Quinzel memerintahkan beberapa anak buahnya untuk menangkap penduduk desa.


Setelah mendengar pemerintah dari Quinzel, tanpa pikir panjang mereka segera menurutinya karena ketakutan.


Beberapa saat kemudian. Para Bawahan Quinzel membawa satu Keluarga dihadapan Nightz, diantaranya terdiri Dari Ayah, Ibu, Adik dan Kakak.


Namun, hal yang paling mengejutkannya lagi adalah anggota terkecil dari keluarga tersebut karena memiliki wajah yang hampir mirip dengan adiknya Nightz sendiri, yakni Renaz.


"Wajah itu—mirip seperti Renaz" Batin Nightz dengan Kesal, Nightz hanya dapat pasrah serta tidak dapat berbuat apapun, ia juga sempat melawan—namun, tetap percuma.


"Hhmm.....jadi bingung....Siapa dulu yang ingin aku bunuh, semuanya terlihat menyedihkan!" Quinzel Berbicara sendiri serta menekan-nekan bibirnya mengunakan satu jari.


"Tolong lepaskan Kami—!" Pria paruh baya berbicara.


"Woahhh...Kurasa jika ayah itu mati duluan akan terlihat menarik!" Quinzel kemudian mengendalikan Nightz untuk membunuh kepala keluarga itu.


"Kumohon—jangan—kumohon—!" Ibu dari keluarga itu berteriak histeris—namun percuma.


Cringggggg!


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Reputasi Anda menurun -500


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Tidakkkkkkl—Sayangku—!!!" Ibu itu berteriak dengan nada paling keras yang pernah ada.


"Ayahhhhh!!!" Seorang Anak laki-laki dari keluarga itu juga berteriak histeris.


"Ayahhhhh!!!—Huaaaaaaaaa!" Anak perempuan yang paling kecil itu menangis histeris setelah menyaksikan Ayahnya terbunuh di hadapannya.


"Hhmmmmm..... Respon yang bagus—jadi, siapa selanjutnya yang harus aku bunuh ya—" Quinzel Kembali Berbicara serta menekan-nekan bibirnya mengunakan satu jari.


"Dia Sangat Tidak Waras!!!!!" Nightz mengumpat kesal, emosinya juga mulai memuncak.


"Bagaimana Reaksi seorang Ibu jika salah satu Anaknya dibunuh dihadapannya ya!?!?" Quinzel melirik si Ibu dengan lirikan mata yang tajam.


"Tidakkkkkkl!!!" Sang Ibu berteriak Histeris, Kali ini lebih keras dari sebelumnya.


"Huaaaaaaaaaa!!!" Anak yang paling kecil menangis bertambah keras.

__ADS_1


"Wooooow!!!—Reaksi yang mengejutkan, Baiklah aku akan membunuhnya!"


Quinzel kemudian mengendalikan Nightz untuk membunuh Anak Laki-laki dari keluarga itu.


"Kumohon —Jangan Bunuh Anakku!!!"


Cringggggg!


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Reputasi Anda menurun -500


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Tidakkkkkkl—Anakku—!!!" Ibu itu berteriak kemudian pingsan karena tidak kuat melihat Anaknya sendiri terbunuh.


"Kakakkkkkkkk!!!—"


"Jangan tinggalkan aku—!!!" Anak kecil itu lagi-lagi berteriak histeris serta air mata yang mengucur deras.


"Siallllllllllllll!!!!" Nightz kembali mengumpat, kali ini emosinya kian memuncak.


"Yahhhh.... kenapa Ibu itu harus pingsan segala, Game ini terlalu berlebihan!!!!" Quinzel memasang wajah cemberut.


"Justru dirimu yang terlalu berlebihan—#&$%#&!" Nightz mengumpat kesal.


"Hehehe..." Seketika Quinzel menatap si gadis kecil itu dengan tatapan yang menakutkan.


"Ehhh..." Mata Gadis itu bergetar hebat, Jantungnya juga hampir berhenti karena ketakutan.


"#&$&%% Sial, dia ingin gadis ini bertambah menderita!!!!" Emosi Nightz mulai meledak-ledak setelah melihat tatapan gadis itu yang terlihat menyedihkan serta menyakitkan.


"Huuuaaaahhhhh" Quinzel menguap sebentar kemudian melanjutkan aksinya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Reputasi Anda menurun -500


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"IBU!!!!!!!! Kiyaaaaaaaa!!!!! Tidakkkkkkl!!!" Gadis itu menjerit keras lalu tersungkur lemas, seolah ia juga tidak memiliki harapan untuk bangkit kembali.


Beberapa bawahan Quinzel yang memegang kedua tangan gadis itu juga membiarkan gadis itu tersungkur lemas.


"Haaaaaaahhhh, kenapa si kecil itu juga ikutan lemas, membosankan saja!" Quinzel kemudian melanjutkan aksinya itu.


Saat Nightz mengangkat pedangnya ke arah gadis itu, ia hanya dapat pasrah serta memasang wajah yang menyediakan—namun.


Disaat yang sama, seorang dari anggota Guild RedCode datang dan memberikan informasi kepada Quinzel.


"Nona Quinzel! Kita menerima berita besar!" Teriak pembawa pesan tersebut.


"Apa itu?" Quinzel melirik si Pembawa pesan.


"Guild Legendary Peringat 5 Dunia dan Aliansinya telah berada di dekat markas kita serta mendeklarasikan Perang!" Jawab Pembawa pesan tersebut dengan nada terengah-engah.


"Jadi bagaimana respon Jokerz?" Quinzel bertanya.

__ADS_1


"Dia menyetujuinya"


"Apaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!"


Quinzel menjerit keras serta menutupi kedua telinganya dengan Kedua tangannya hingga menjatuhkan Joystick miliknya ketanah.


Disaat yang sama, Nightz terkejut bahwa dia dapat mengendalikan tubuhnya kembali.


"A-Aku kembali!!!!" Dengan cepat Nightz memeras otaknya untuk dapat berfikir sekompleks mungkin.


Ultimate Iron Maiden Eater!


BLARRRRRRR!!!


Nightz melepaskan Skill kearah bawahan Quinzel yang ada di hadapannya serta melenyapkannya.


Seketika mata Gadis kecil itu kembali hidup saat melihat aksi Nightz yang mengejutkan itu.


Dengan tergesa-gesa, Nightz mengeluarkan beberapa Item dari dalam Inventornya, ia juga mengeluarkan sebuah Bag Portable, yakni tas kecil yang dapat membawa barang yang cukup banyak.


Nightz memasukan beberapa Item yang cukup mahal dan langka termasuk Awakening Ice Elemental Rank SSS, 100.000 Gold Coin dan Mystery Box Rank S miliknya kedalam Bag Portabel itu kemudian memberikan kepada gadis sebagai bekal.


"Hey Gadis kecil —, cepat bangkit dan terima ini—" Nightz berbicara dengan nada tergesa-gesa.


Dengan Panik, Nightz memberikan Bag Portable dan Hearthstone kepada gadis itu.


"Ehhh?—" Gadis itu terkejut serta menatap raut muka Nightz yang terlihat panik.


"—Anggaplah semua yang telah menimpa mu ini adalah batu loncatan untuk menjadi lebih baik"


"Menjadi yang diinginkan oleh orang tua mu"


"Atau menjadi yang sesuatu yang kamu impikan"


"Jangan menyerah—!"


"Kau masih hidup bukan karena suatu keajaiban, melainkan, kau masih hidup karena suatu alasan besar di masa depan"


"Sekali lagi jangan menyerah!"


"Dan boleh tau Siapa namamu?"


"A—liz" Gadis itu berbicara dengan nada berat.


"Aliz, Nama yang indah, dan maafkan diriku karena membunuh semua keluarga mu!"


"Sampai jumpa—Aliz!"


Hearthstone Activate!


Saat itu juga tubuh Aliz menjadi butiran-butiran partikel karena efek Hearthstone yang memungkinkan penggunanya berpindah tempat, hingga akhirnya Aliz kembali berbicara.


"Tu—Tuan—siapa Tuan?" Aliz bertanya dengan nada tergesa-gesa.


Nightz hanya terdiam dan tidak menjawab satu patah katapun hingga Aliz benar-benar menghilang dihadapannya.


"Maafkan aku Aliz, kau tidak perlu mengetahui nama penjahat seperti ku" Gumam Nightz.

__ADS_1


__ADS_2