Yggdrasil Online

Yggdrasil Online
Ch.44-Penguin


__ADS_3

Sesaat setelah Nightz terhubung kembali kedalam Game Yggdrasil Online, Nightz mulai memejamkan matanya, seolah-olah dia melihat sebuah langit yang bergerak, tidak sebenarnya Nightz sedang diikat dan ditarik oleh sekawanan Penguin berukuran kecil.


"Penguin?" Gumam Nightz.


Nightz yang saat itu tidak bisa mengengerakan tubuhnya,mulai ditarik oleh sekawanan Penguin. Mengingat, semua anggota tubuh Nightz terikat seperti kepompong selain kepalanya yang dibiarkan utuh.


Nightz mulai memperhatikan satu persatu Penguin tersebut, namun yang aneh adalah senjata yang di gunakan oleh beberapa Penguin itu berbeda-beda, mulai dari pedang, tombak, panah bahkan tongkat sihir.


"Siapa kalian?" Nightz bertanya dengan ikatan yang melilitnya.


"Diamlah Manusia!" Bentak salah satu pinguin yang membawa sebuah pedang, yang sebenarnya adalah Penguin Knight.


"Dilarang berbicara dengan manusia sebelum Raja yang memutuskannya" Sahut Penguin Berserker sebelum akhirnya dijawab oleh Pinguin Knight.


"Cihh" Penguin Knight memalingkan wajahnya.


Saat Nightz mendengar para Penguin saling bercakap-cakap, Nightz mulai terdiam sendiri karena melihat Penguin tersebut terlihat lucu saat mereka berbicara.


Setelah beberapa saat akhirnya Nightz melihat sebuah Kastil yang tidak lain adalah Kastil Penguin.


"Waw Kastil yang indah" Gumam Nightz.


Kastil Penguin, Adalah sebuah Kastil yang dibangun dari tumpukan Es yang sangat keras dengan dibantu dengan lendir pengeras milik Pinguin Builder, membuat kekerasan dinding tersebut mampu menyaingi dinding yang dibuat manusia di zaman abad pertengahan.


Sesaat setelah berada di depan gerbang, seketika gerbang itu terbuka secara perlahan.


Dua ekor Penguin berukuran besar


sedang mendorong sebuah pintu Es raksasa yang sebenarnya masing-masing pintu tersebut hanya berbobot 200 kilogram.


Nightz yang saat itu masih dalam kondisi terseret oleh beberapa Penguin yang menariknya–akhirnya  ia dapat melihat isi dibalik pintu tersebut setelah kedua Penguin berukuran besar itu membuka gerbang secara perlahan.


Mata Nightz yang sebelumnya terkagum akan keindahan bangunan Kastil itu seolah sirna setelah melihat proses pembuatan bangunan tersebut mengunakan lendir Penguin yang berasal dari air liur Penguin Builder.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, Nightz dikejutkan kembali dengan segerombolan Penguin yang mulai mengikuti Nightz dari belakang sembari meneteskan air liurnya, air liur tersebut bukan berasal dari salah satu Penguin Builder, melainkan air liur itu milik kalangan Penguin yang terlihat kelaparan.


"Kemana Penguin-Penguin ini akan membawaku?" Gumam Nightz yang masih penasaran dan membiarkan dirinya diseret begitu saja oleh kawanan Penguin tersebut hingga akhirnya muncul seekor Penguin dengan menunggangi seekor Monster mendekat kearah segerombolan Penguin yang berjalan mengikuti Nightz dari belakang.


"Bubar kalian! buruan ini adalah makanan khusus Raja!"


Teriak Penguin yang menunggangi seekor Monster tersebut hingga akhirnya gerombolan Penguin yang kelaparan itu mengurungkan niatnya, mengingat jika dia melawan mereka akan dihukum mati.


"Mereka akan memakanku?" Gumam Nightz yang masih membiarkan dirinya terseret oleh kawanan Penguin tersebut.


"Apakah mereka akan memakan ku? Tidak tidak, kalau dipikir-pikir penguin itu juga tidak mempunyai taring dan juga sepengetahuanku, makanan mereka hanyalah ikan-ikan kecil yang tidak lebih besar dari rongga mulutnya" imbuhnya.


Nightz yang penasaran kemudian menanyakan pertanyaan kepada Penguin yang menunggangi seekor Monster itu.


Namun, saat Nightz memandang Penguin tersebut, seketika mata Nightz tertuju kearah Monster yang ditunggangi oleh Penguin tersebut.


"Oi Penguin, Bukankah yang kamu tunggangi itu adalah Frozen Cheetah?"


"Oh, kau tau nama Monster ini ya pi..pi...pi.." Sahut si Penguin yang menunggangi Frozen Cheetah tersebut sambil tertawa dengan sombong.


Nightz yang saat itu mendengar nada tawa dari Penguin tersebut akhirnya mulai menahan tawanya dalam hati mengingat Nightz tidak ingin menyinggung Penguin tersebut.


"Pfftttt... tawa yang lucu" Gumam Nightz yang masih menahan tawanya sebelum akhirnya menanyakan pertanyaan nya kembali.


"Jadi siapa namamu?"


"Pi...pi...pi...manusia ini benar-benar belum mengetahui siapa aku ya?"


"Namaku adalah Piu Piu, aku adalah seorang petualang yang telah menjelajahi seluruh tempat di dunia ini" Penguin itu berbicara dengan nada sombong sebelum akhirnya Nightz berbicara.


"Piu Piu?"


"Nama yang lucu untuk seukuran Penguin yang katanya telah menjelajahi dunia ini" Sahut Nightz sebelum akhirnya Piu Piu geram dan merapal sebuah Skill.

__ADS_1


"Terima ini dasar manusia rendahan!" Teriak Piu Piu yang akhirnya melepaskan sebuah Skill yang tidak dapat ditangkas oleh beberapa Penguin yang menyeret Nightz tersebut.


Fallen Hammer!


Sesaat, Nightz mulai mencoba melepaskan lilitan yang melilit dirinya namun tetap saja Nightz tidak berkutik sedikitpun.


"Sial, lilitan ini sangatlah kuat, aku kira hanya sebuah benang kapas yang mudah putus, ternyata tidak"


Gumam Nightz yang sudah pasrah melihat sebuah Skill itu mengarah tepat kearah kepalanya.


Zzzzzzzttttt! zzzzzttttt! (Suara perpindahan tempat yang begitu cepat)


Sesaat setelah terkena Skill Fallen Hammer milik Piu Piu, seketika Nightz tersadar kembali, namun yang dilihatnya hanya kegelapan, hingga akhirnya sebuah notifikasi muncul di dekat kepalanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Anda terkena mode Sleep selama 10 menit!


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


\=\=\=\=\=\=\=\=


Untuk sementara Anda tidak dapat melakukan apapun kecuali terdiam selama 10 menit.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Sial" Nightz hanya bisa pasrah dan mengunggu efek itu pudar Setelah 10 menit berlalu.


Setelah menunggu waktu 10 menit yang membosankan, akhirnya Nightz dapat melihat kembali, namun hal yang pertama ia lihat adalah seekor Pinguin yang berdiri disebuah singgasana yang terbuat dari ukiran-ukiran Es tersebut.


Tidak ada tongkat, Jubah, bahkan mahkota yang dikenakannya sebenarnya terbuat dari rambut nya sendiri.


"Apakah dia Penguin Raja?" Gumam Nightz yang masih dalam kondisi terlilit dan hanya menyisakan kepalanya saja.

__ADS_1


__ADS_2