
Setelah beberapa menit berlalu Nightz mulai memulihkan HP miliknya serta beristirahat sejenak.
Pikirannya saat ini masih dalam kekacauan, Nightz tidak menyangka bahwa pertemuannya dengan Diamone saat itu menyebabkan dirinya seperti ini.
Entah apa yang Feniz katakan Saat itu membuat Nightz berfikir bahwa hal ini berkaitan dengan Diamone.
Setelah beberapa menit beristirahat seketika sebuah jendela informasi muncul di dekat kepalanya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Efek Silent Voice telah berakhir!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Fuhhhhh" Nightz menghela nafas berat.
"Sial, semakin aku mendengar nama itu, aku semakin muak" Nightz mencoba berdiri, saat ini yang ia lihat hanyalah kegelapan.
Suasana menjadi mencekam hingga membuat tubuh Nightz bergetar ketakutan setelah mendengar suara Monster dari kejauhan.
"Cessssss!....Cessssss!...Cessssss!"
Nightz semakin gemetar setelah mendengar suara Monster tersebut semakin lama semakin jelas, hingga akhirnya Nightz mencari tempat bersembunyi.
"Cessssss!....Cessssss!...Cessssss!"
__ADS_1
Yang benar saja, Monster itu mulai menampakan bentuknya dan menggeliat mendekat ke arah Nightz bersembunyi.
Nightz yang saat ini bersembunyi di balik batu mulai menahan nafasnya, namun tetap saja detak jantungnya berteriak sangat keras hingga dapat didengarnya.
"Arrggghhh.... berhentilah jantungku..... berhentilah...." Nightz mengumpat dalam hati.
" Cessssss!....Cessssss!...Cessssss! "
Seketika Monster itu sudah berada di atas kepala Nightz dan meneteskan sebuah lendir, hingga membuat dirinya tak mampu menggerakkan tubuhnya sedikitpun karena ketakutan yang luar biasa hebat.
Mengingat, Nightz memiliki phobia terhadap makhluk berbentuk buruk seperti halnya dengan yang ia lihat saat ini.
Dengan penuh kekuatan, Nightz terus mencoba melihat keatas hingga membuat Nightz terkejut.
"WAAAAA!!!" teriak Nightz setelah melihat wujud Monster tersebut, hingga akhirnya Nightz merespon dengan merapal sebuah Skill miliknya.
Skill itu mampu melesat tepat mengarah wajah Monster tersebut, namun Nightz semakin ketakutan setelah melihat wajah Monster itu dengan sangat jelas.
"Waaa..... Elder Leech" teriak Nightz hingga akhirnya berlari tanpa arah.
Elder Leech adalah salah satu Monster berbentuk lintah dengan memiliki sebuah kepala manusia yang sangat jelek, disertai lendir-lendir miliknya yang membuat dirinya berjalan menggeliat seperti seekor ulat, bentuknya juga lebih menakutkan daripada Zombie.
Nightz terus berlari sambil merapal sebuah Doa pengusir hantu.
Setelah beberapa menit berlari dengan sekuat tenaga akhirnya Nightz tersungkur ke tanah sambil mengontrol detak jantungnya yang terus-menerus berdetak kencang.
__ADS_1
Hingga akhirnya detak jantungnya mulai sedikit stabil, Nightz menghela nafas dan juga mengetahui bahwa Elder Leech tersebut tidak akan mampu mengejarnya dalam waktu dekat, namun yang ditakutkan Nightz adalah jika Elder Leech itu terus mengejarnya hingga ke ujung dunia sekalipun.
Setelah beberapa menit istirahat, kondisi Nightz mulai membaik sebelum akhirnya menjadi kacau kembali.
" Cessssss!....Cessssss!...Cessssss! "
" Cessssss!....Cessssss!...Cessssss! "
" Cessssss!....Cessssss!...Cessssss! "
" Cessssss!....Cessssss!...Cessssss! "
" Cessssss!....Cessssss!...Cessssss! "
" Cessssss!....Cessssss!...Cessssss! "
Kali ini bukan 1 atau 2, melainkan Elder Leech itu mengejar Nightz secara berkelompok dengan kecepatan yang luar biasa.
Hal yang mengerikan itu membuat raut wajah Nightz semakin memburuk, disertai detak jantung nya juga semakin kencang, kali ini Nightz berlari dengan mengandalkan seluruh stamina yang ia miliki.
Nightz terus berlari sambil berlinang air mata, hingga akhirnya kecepatannya mulai melambat, disisi lain Elder Leech juga melambatkan kecepatannya, seolah-olah Nightz sedang di permainkan Monster tersebut.
Nightz terus melangkah seolah-olah dia sudah pasrah akan nasibnya sekarang.
Langkah demi langkah terus Nightz lakukan hingga akhirnya dia tersungkur ke tanah sambil menghadap keatas melihat langit yang diselimuti kabut gelap.
__ADS_1
Disisi lain Elder Leech juga terhenti langkahnya dan juga tetap menjaga jarak dengan Nightz yang saat itu sudah tersungkur berbaring lemas.
"Ehh... kenapa Monster itu berhenti mengejarku?" Kata Nightz dengan nada lemas sebelum akhirnya ada suara lain yang muncul di suatu tempat.