**Harapan Terakhir**

**Harapan Terakhir**
Episode 5 *** Penghianat Di Keluarga Airin ***


__ADS_3

***Setelah perundingan panjang yang keluarga Airin lakukan, mereka akhirnya mengambil satu keputusan akhir. Mereka mengambil keputusan yang menurut mereka paling aman dan beresiko paling minim. Mereka sepakat mengambil poin pertama yaitu,


***Mereka mengizinkan Farel dan Airin Bertemu di salah satu ruangan yang khusus mereka sediakan yang masih berada di kediaman mereka dan mereka akan sama-sama mengawasi supaya mata-mata keluarga gunawan tidak mengetahuinya.


***Mereka telah memikirkan keputusan ini matang-matang. Dan mereka semua kompak berpendapat bahwa keputusan inilah yang paling menguntungkan bagi semua pihak, intinya mereka semua bermain aman. Selain mereka tidak menyinggung Farel, mereka juga tidak ingin menyinggung keluarga gunawan.


***Akan tetapi, satu hal yang mereka tidak sadari, bahwa di antara mereka yang sedang berunding ada satu orang yang selalu mengawasi setiap gerak-gerik dan setiap keputusan yang mereka buat.


***Sebenarnya orang itu adalah mata-mata keluarga gunawan yang berada di tengah-tengah mereka selama ini, tapi orang tersebut juga memang keluarga mereka, tapi sudah di atur atau di suap oleh keluarga gunawan.


***Adapun tugasnya adalah untuk melaporkan setiap tindakan yang di lakukan oleh keluarga Airin, terutama tentang Airin yang tidak boleh bertemu dengan laki-laki lain, khususnya Farel.


***Setelah mendengar keputusan keluarga Airin, Farel pun sedikit merasa bahagia dan bersemangat, dia sangat berterima kasih kepada keluarga Airin. Dia tidak menyangka bahwa keluarga Airin masih mau memberi muka kepada dirinya disaat keadaannya seperti ini.


***"Terimakasih, aku ucapkan kepada Paman dan Bibi semua karena masih mau memberi muka kepadaku dengan mengizinkan aku untuk menemui Putri kalian Airin. Awalnya aku ragu kepada Paman dan Bibi semua yang tidak akan mengizinkan aku menemui Airin karena keadaan ku saat ini.


***"Akan tetapi, keraguanku terbantahkan dengan diizinkannya aku untuk bertemu dengan Airin, pokoknya Paman dan Bibi tenang saja begitu aku mendapatkan kembali perusahaan ku, kebaikan Paman dan Bibi ini tidak akan aku lupakan." ucap Farel lagi.


***Kemudian salah satu Paman Airin pun segera berkata kepada Farel, "Sudahlah, ngga usah terlalu banyak basa-basi, segera kamu temui Airin di ruangan yang ada di belakang sana, kami telah mengatur tempat untuk kalian disana. Airin sudah disana menunggumu." ucap Paman Airin tersebut.


***"Tapi ingat satu hal, kami hanya menyiapkan tempat itu untuk hanya sekedar berbincang, jangan sampai kamu menggunakan kesempatan itu untuk melakukan hal-hal yang diluar batas kewajaran kepada putri kami Airin. Lagian kami tidak bisa memberi waktu lebih dari setengah jam kepada kalian untuk mengobrol, karena mata-mata keluarga gunawan bisa saja datang kapan saja, jadi pergunakanlah waktu yang singkat ini dengan bijaksana, apa kamu paham?!" ucap orang itu dengan panjang lebar.


***"Baik, Paman,! terimakasih sekali lagi, saya berjanji tidak akan menggunakan kesempatan ini untuk berbuat hal yang tidak-tidak kepada Airin. Saya hanya perlu untuk mengobrol dan mendiskusikan beberapa hal kepada Airin, itu saja Paman." balas Marcel kepada orang itu.


***"Oke,! kami bisa percaya padamu dan memegang kata-katamu, silahkan segera menuju kesana biar tidak membuang-buang waktu," ucap orang itu lagi.


***Kemudian Farel pun segera menuju ke tempat yang telah disediakan oleh keluarga Airin yang dimana Airin telah menunggu Farel disana. Farel diantar oleh salah seorang asisten rumah tangga keluarga Airin sekalian menunjukkan jalan kepada Farel. Asisten rumah tangga itu seorang wanita yang masih terbilang muda, wajahnya juga termasuk cantik dan badannya tergolong seksi karena berisi di beberapa bagian.

__ADS_1


***Sambil berjalan ke arah tempat tujuan, mereka sempat mengobrol dari obrolan mereka Farel mengetahui Nama asisten rumah tangga tersebut adalah Ningsih yang baru berusia 20 tahun, dia bekerja di rumah Keluarga Airin hanya sebagai tambahan biaya kuliah, karena keluarganya tergolong tidak mampu.


***Ningsih sempat bercerita kepada Farel bahwa dia merasa was-was tidak bisa lanjut lagi meneruskan studinya akibat keluarga Airin yang sedang tertimpa musibah ini, kalau sempat dalam tiga bulan ini keluarga Airin tidak segera mendapatkan suntikan modal, maka sudah bisa di pastikan perusahaan keluarga Airin akan kolaps.


***Tentu saja hal ini akan berdampak juga kepada kelanjutan study dari pada Ningsih, karena kalau sempat perusahaan keluarga Airin benar-benar kolaps. Maka pastinya keluarga Airin tidak bisa lagi mempekerjakan Ningsih sebagai asisten rumah tangga mereka.


***Setelah berjalan berapa lama, tibalah Farel ke tempat yang sudah di persiapkan oleh keluarga Airin. Ningsih yang pertama mengetuk pintu ruangan itu, setelah pintu di bukakan, Farel pun segera masuk ke ruangan tersebut. Sementara Ningsih berjaga di luar, yang jaraknya sedikit jauh dari ruangan yang dimana Farel dan Airin berada.


***Karena sewaktu-waktu mata-mata keluarga gunawan bisa muncul, maka keluarga Airin sengaja menugaskan Ningsih di sekitar tempat bertemunya Farel dan Airin.


Untuk berjaga-jaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.


***Di dalam ruangan tempat bertemunya Farel, Setelah Farel dan Airin bertemu mereka langsung berpelukan dengan hangatnya. seolah-olah mereka yang masih hanya satu minggu tidak bertemu, tapi sudah kayak berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.


***"Sayang,! bagaiman kabar kamu?" tanya Farel.


***"Seperti yang kamu lihat juga sayang,! aku juga sehat-sehat saja." Balas Farel.


***"Oh,! ya sayang, tadi saya dengar semua loch, apa yang kamu katakan kepada Tante Mira dan juga Paman Ke tiga ku, aku tidak menyangka sayang,! kalau kamu bisa berbicara semanis itu kepada keluargaku hanya untuk membujuk dan meyakinkan keluargaku." "Trimakasih ya sayang." Ucap Airin.


***"Aku kira kamu hanya akan berani mengatakan semua itu hanya kepada diriku saja, tapi ternyata demi diriku kamu juga bisa mengatakan hal yang seromantis itu kepada orang lain selain diriku sendiri, sekali lagi, Thank you sayang,! jujur aku sangat terharu di buatnya, sekaligus bahagia sayang," sambung Airin Lagi.


***"Oke, sayang,! sama-sama" jawab Farel. kemudian dia lanjutkan lagi, " Aku juga sebenarnya ngga sadar sayang, kenapa tiba-tiba mulutku bisa mengatakan hal-hal seperti itu, mungkin karena aku terlalu merindukanmu, kali yach!" goda Farel sedikit menghidupkan suasana hati mereka yang sedang kacau.


***"Ah, masa iya sayang,! kamu so sweat banget sih..." ucap airin sambil mencubit mesra sedikit wajah Farel.


***"Iya, serius sayang. Karena aku terlalu merindukanmu dan aku khawatir ngga di kasih izin buat ketemu kamu. makanya kata-kata itu mengalir begitu saja dari mulutku tanpa aku sadri." ucap Farel lagi.

__ADS_1


***"Owh, Oke deh sayang, aku percaya kok, sama kata-kata mu. Asal kamu tau aku juga sangat-sangat merindukanmu sayang, I Love You" bales Airin menggoda Farel juga. sambil mendekatkan wajah cantiknya kepada Farel.


***" I Love You To So much," timpal Farel kemudian, lalu membalas mendekatkan wajahnya juga kepada Airin. setelah wajah mereka semakin mendekat saking karena rindunya, Airin pun langsung me******n matanya dan me****t b***r bawahnya, n***s mereka sama-sama terdengar di telinga masing-masing. kemudian $#&@$# "Adegan selanjutnya kita sensor saja yah,! mana tau ada pembaca yang masih di bawah umur jadi belom cocok untuk memperagakan adegan-adegan berbahaya seperti itu." "Oke!"


***Di saat Farel dan Airin sedang memadu k***h dan me***s rindu di dalam ruangan tersebut, mereka tidak menyadari adanya pergolakan di ruang tamu keluarga.


***Masalahnya semenjak Farel berjalan tadi keruangan yang sudah ada Airin menunggunya disana. Sudah ada masuk laporan kepada keluarga Gunawan, bahwa Airin dan Farel sedang bermesraan di salah satu ruangan yang sudah di atur oleh keluarga Airin sendiri.


***Berita itu langsung menggemparkan keluarga gunawan terutama Tuan Muda mereka yaitu Yanto yang ingin mempersunting Airin, langsung menunjukkan wajah masam dan emosi yang bergejolak di dalam hatinya.


***"Kurang Ajar!" bentak Tuan Muda Yanto sambil melemparkan sesuatu benda yang berbahan kaca di kamarnya hingga benda itu hancur berkeping-keping. "Berani-beraninya keluarga Airin itu mengingkari janji mereka dan mempermainkan diriku,! tunggu dan lihat saja! bagaimana aku memberikan pelajaran berharga kepada mereka, terutama lelaki b***k itu,!" ucap Tuan Muda Yanto dengan emosi yang menggebu-gebu.


***Sebenarnya Tuan Muda Yanto tidaklah kekurangan wanita cantik sama sekali, dia juga sering kok bersenang-senang dengan beberapa wanita sekaligus, bahkan beberapa wanitanya tidak jauh lebih cantik dan menggoda dari pada Airin.


***Wanita-wanita yang bersenang-senang bersamanya juga, bukanlah semua wanita-wanita sembarangan alias wanita p****ur, ada juga beberapa Wanita yang masih bisa di bilang Nona Muda di keluarga mereka.


***Akan tetapi, karena keluarga mereka termasuk keluarga yang hanya menempati keluarga kelas dua bahkan kelas tiga, jadi keluarga-keluarga mereka akan membujuk Nona-Nona Muda mereka untuk mengambil hati Tuan Muda Yanto ini.


***Apalagi yang melatar belakangi semua ini, kalau bukan masalah bisnis? keluarga-keluarga ekonomi sedang itu rela mendorong Putri mereka sampai ke tempat tidur Tuan Muda Yanto, demi ambisi mereka untuk mempertahankan bahkan meningkatkan nilai perusahaan mereka dengan mengandalkan bantuan dari keluarga Gunawan yang terkenal Tajir melintir ini.


***Begitu juga yang di alami keluarga Sukoharjo yaitu keluarga Airin sendiri, karena Ayah Airin tidak mau kehilangan Perusahaanya, maka jalan satu-satunya adalah mengharapkan bantuan keluarga Gunawan.


***Akan tetapi, harga yang mesti mereka bayar untuk mendapatkan bantuan dari keluarga Gunawan itu juga tidaklah murah yaitu, Nona Muda Satu-satunya di keluarga Sukoharjo harus menikah dengan Tuan Muda Yanto, sebenarnya Tuan Muda Yanto awalnya tidak ingin menikahi Airin secara langsung.


***Dia hanya ingin bersenang-senang saja dengan Airin selayaknya Wanita-wanita yang selama ini bersamanya. Akan tetapi, karena melihat Airin lebih memikat serta beberapa tingkat lebih tinggi dari Wanita-wanita yang selama ini bersamanya baik dari segi wajah, body , pendidikan serta kharisma, dia jadi lebih tertarik untuk menikahi Airin.


***Bagaimana kisah selanjutnya...? apakah Tuan Muda Keluarga Gunawan itu, akan murka dan memberikan pelajaran berharga kepada keluarga Airin,? apakah Farel akan di hajar habis-habisan oleh para anak buah Tuan Muda Yanto? dan apakah Penghianat di keluarga Airin akan terungkap ke permukaan, atau tetap tersembunyi di kegelapan? kita saksikan saja di Episode selanjutnya, Thank You.

__ADS_1


__ADS_2