
Sebuah Universitas Greyfay di Kota Greyfay.
.................
\[ Nomor pemenang lotre kali ini adalah ...\]
Dengan perasaan yang rumit, Clarence Esther melihat notifikasi video yang muncul dari ponselnya. Itu adalah pengumuman nomor pemenang undian lotre.
Clarence menarik napas dalam-dalam dan mengklik video itu.
\[ Hei, semuanya. Sekarang kita akan mengundi nomor pemenang lotre dengan hadiah tiga milyar rupiah ... \]
Sial!
Suasana hati Clarence sedang buruk.
Bukan karena tidak menang lotre. Dia bahkan tidak membeli tiket lotrenya.
Ada alasan kenapa dia tidak membeli tiket lotre itu.
Itu karena pengundian lotre ini baru akan berlangsung tiga tahun dari sekarang!
Benar!
Video itu datang dari masa depan!
"System sialan, yang benar saja!"
Clarence tampak jengkel
Dia berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja.
Orang tuanya menghabiskan semua tabungan mereka untuk memasukkannya ke perguruan tinggi. Namun, entah kenapa, di tahun pertamanya berkuliah, dia menemukan sebuah ponsel.
Itu bukan ponsel biasa.
Ada sebuah aplikasi di dalamnya dan aplikasi itu sering memunculkan berbagai video klip.
Video-video itu menampilkan berbagai macam hal, namun semuanya punya satu kesamaan, yaitu semua video itu datang dari tiga tahun kemudian.
Clarence brpikir, system sialan!
System yang lain bisa membuat orang kaya dalam semalam.
Kenapa aku begitu sial?
Clarence sudah hampir menangis. Dia sudah mencatat puluhan informasi dari video-video itu dalam sebuah buku catatan.
Namun, diantara semua informasi itu, tidak ada satu pun berguna.
Dia berpikir, apakah aku harus menunggu selama tiga tahun?
Clarence hampir membanting ponsel itu.
Dia pun tidak bisa melakukan apa-apa.
Dia hanya bisa menerima kenyataan yang ada.
Clarence melihat ponsel itu. Ponsel tanpa logo itu terlihat biasa saja.
Namun
, ada yang membedakannya.
Performa ponsel itu sangat cepat, bahkan lebih cepat dari jaringan 5G saat ini.
Clarence mengklik aplikasi itu.
Video yang dia tonton akan tersimpan ke dalam ponsel secara otomatis.
__ADS_1
Clarence mengamati video-video itu dan berharap menemukan sesuatu yang berhubungan dengan penemuan barang antik atau tambang emas.
Dengan begitu, dia bisa mulai menggali hari ini!
Namun, Clarence harus kecewa lagi.
Dia hanya bisa menonton video-video yang muncul dengan sendirinya. Video lainnya yang berwarna abu-abu masih terkunci dan harus dibuka terlebih dahulu sebelum bisa ditonton.
Sial!
Clarence kembali mengumpat.
\[ Nomor pemenang lotre adalah .....
\[ Pemerintah Kota Greyfay akan pindah ke daerah pinggir kota dan harga lahan 1 melonjak menjadi Rp. 530.000.000.000 ... \]
...
Jari Clarence bergulir melalu video-video itu dan tiba-tiba dia menyadari sesuatu.
Dia baru bisa membeli tiket lotre itu tiga tahun lagi.
Namun, Lahan 1 pinggiran kota .....
Benar!
Clarence menjadi bersemangat.
Clarence meskipun berasal dari kota kecil, dia tahu betul tentang lokasi yang disebutkan video itu.
Dalam video itu, Lahan 1 disebut sebagai daerah pinggir kota, namun itu hanyalah sebuah desa.
Tempat itu adalah daerah tertinggal .
Namun, setelah tiga tahun. Pemerintah kota akan pindah ke sana.
Pada saat itu, seluruh pusat kota akan terletak di sana dan nilai Lahan 1 setidaknya akan mencapai Rp. 530.000.000.000.
Clarence berpikir, aku akan menjadi kaya!
Dia bergumam. "Namun, aku perlu mencari uang untuk membeli tanah itu ..."
Uang Rp. 2.250.000.000 adalah jumlah yang sangat besar bagi Clarence saat ini.
Tidak mungkin dia bisa memiliki uang sebanyak itu.
Satu-satunya tempat dimana dia bisa mengajukan pinjaman adalah kampusnya.
Biasanya, pinjaman siswa tidak dikenakan bunga, namun dia juga tidak bisa meminjam terlalu banyak. Namun, Clarence memutuskan untuk mencobanya.
Lima menit kemudian ...
Clarence keluar dari ruang konselor dengan wajah murung. Seperti yang dia duga, persyaratan untuk pinjaman mahasiswa sangat ketat dan jumlahnya juga sangat terbatas.
Dia harus mencari cara lain!
Clarence keluar dari kampus dan entah bagaimana bisa sampai di gedung Group Taibon.
Group Taibon adalah perusahaan perseroan terbatas.
Beberapa hari yang lalu, Clarence mendengar bahwa seorang mahasiswa dari kampusnya datang ke sini untuk wawancara kerja. Dia adalah siswa yang berprestasi, namun dia pun tidak bisa lolos.
Tiba-tiba, seorang pria pun lewat di depannya.
__ADS_1
Pria itu adalah Darnell Thodore, wakil presiden direktur Group Taibon.
Clarence mengingat salah satu video tadi dan berusaha menyusulnya. "Selamat Tuan, Thodore!"
Darnell membalikkan badannya.
Dia melihat pemuda aneh ini dan mengutuk di dalam hati.
Darnell berpikir, siapa orang ini?
Apa yang dia inginkan?
Darnell meskipun berpikir demikian, dia masih berkata kepada Clarence dengan nada tenang. "Apakah aku mengenalmu? Ada apa?"
Clarence melihat sekeliling dan kemudian berkata dengan suara rendah, "Aku mendengar bahwa Brian Conrad, presiden direktur yang menjabat saat ini akan dipromosikan. Tiga tahun dari sekarang, dia akan dipindahkan ke kantor pusat di ibu kota."
Ini sangat mudah ditebak.
Setelah Brian pergi, Darnell akan memiliki kesempatan untuk dipromosikan.
Darnell sangat terkejut.
Dia juga mendengar tentang rumor yang sama setengah jam yang lalu.
Kinerja Brian beberapa tahun terakhir begitu baik dan dia berkontribusi besar untuk perusahaan. Jadi, ada kemungkinan dia akan dipromosikan tiga tahun dari sekarang.
Namun sekarang ini, itu hanyalah sebuah rumor.
Bagaimana orang ini bisa tahu tentang hal itu?
Namun ...
Darnell tidak terlalu memedulikan parkataan Clarence.
Ada tiga wakil presiden direktur di cabang Kota Greyfay. Bahkan jika Brian dipromosikan tiga tahun lagi, Darnell mungkin tidak akan menjadi presiden direktur yang berikutnya.
Darnell harus bersaing dengan kandidat lain.
"Anak muda, ini bukan urusanmu dan berhentilah ikut campur!"
Darnell hendak pergi dan Clarence menjadi khawatir.
Ini adalah satu-satunya kesempatan Clarence untuk bisa menjadi kaya!
"Tuan Thodore, tiga tahun lagi Tuan Conrad akan dipindahkan ke ibu kota.
"Saya juga mendengar bahwa perusahaan akan memilih presiden direktur berikutnya dari wakil presiden direktur saat ini.
"Mereka juga membuat program penilaian hanya untuk promosi ini dan akan mengevaluasi para kandidat berdasarkan program ini. Siapa pun yang memiliki hasil terbaik akan menjadi presiden direktur berikutnya.
"Aku ingat kejadiannya seperti ..."
Clarence terus membicarakannya.
Awalnya, Darnell terkejut karena pemuda itu mengetahuinya. Sekarang dia menyadari bahwa Clarence tahu jauh lebih banyak daripada dirinya.
Apakah Clarence sebenarnya adalah orang yang terpandang?
Darnell bertanya - tanya.
Dia tercengang mendengar apa yang baru saja Clarence katakan.
Program penilaian ini ...
Kantor pusat memang memiliki program seperti itu.
Darnell pernah mendengar sebelumnya.
__ADS_1
Dari apa yang baru saja dikatakan Clarence, program penilaian ini adalah metode yang baik untuk mengevaluasi para kandidat dan memilih presiden direktur berikutnya.