
Kecuali mereka, siapa lagi yang memiliki uang sebanyak itu?
Saat itu juga ...
Lane menjadi sangat terkejut !
Selama bertahun - tahun, dia tidak pernah mengira bahwa suatu hari nanti Clarence akan menjadi seorang miliarder.
Lane sangat menyesal !
Dia menyesal putus dengan Clarence.
Jika bukan karena Rowan, dia tidak akan mencampakkan Clarence.
Oh, ya !
Rowan yang harus disalahkan untuk ini !
Dengan cepat Lane mengeluarkan ponselnya dan hendak menelepon Clarence.
Wanita itu sangat percaya diri.
Dia yakin Clarence masih memiliki perasaan padanya.
Dia berpikir, yah, sangat mudah jika wanita ingin mengejar pria. Aku tidak yakin Claire bisa menggantikanku secepat itu !
Ketika dia menelepon Clarence, wanita itu langsung terpaku.
Ternyata nomornya diblokir oleh Clarence !
Lane sangat terkejut.
Dia tidak bisa memercayai hal ini.
Clarence, yang selalu siap untuk memenuhi kebutuhannya telah memblokir nomornya. Dia berpikir, Clarence, kamu tidak akan bisa menghindariku karena aku bertekad untuk kembali padamu !
Sebuah ide muncul dibenak Lane, yang akhirnya membuatnya tersenyum.
Saat ini Clarence sedang bersama teman sekamarnya.
Dia sedang berada di asrama.
Clarence agak kesulitan untuk menenangkan teman sekamarnya.
Perkenalannya dengan Claire memang sebuah ketidaksengajaan.
"Clarence, akhirnya aku tahu mengapa kamu tidak sedih walaupun kamu dan Lane berpisah."
Kaden merasa iri pada Clarence, "Hati - hati. Landyn Eastwood dari Jurusan Keuangan selalu mengejar Claire.
"Untungnya, belakangan ini dia sedang tidak ada di kampus.
"Kalau tidak, mengingat karakternya, dia pasti akan membuatmu mendapat masalah!"
"Landyn?" Clarence bertanya.
Clarence pernah mendengar tentang pria itu.
Orang bilang Landyn lahir dari keluarga yang berkecukupan.
Biasanya, Landyn jarang hadir di kampus. Dia memilih kuliah di universitas hanya untuk membuat latar belakang akademisnya terlihat bagus.
Dia hanya ingin memperoleh ijazah.
Clarence menambahkan, "Saat ini aku tidak memiliki hubungan apa pun dengan Claire, tetapi aku akan melawan jika Landyn memprovokasiku!"
Clarence memiliki prinsip yang kuat.
Dia percaya bahwa uang bisa membeli segalanya di dunia ini.
__ADS_1
Tentu saja, teman sekamar Clarence tidak memercayai kata - katanya.
Tidak ada hubungan apa pun antara Clarence dan Claire.
Lalu mengapa Claire bersikeras menunggu Clarence di bawah?
Tidak ada yang akan mempercayai kata - kata Clarence.
Waktu pun berlalu.
Semua orang sibuk dengan urusannya masing - masing.
Saat ini, Clarence menerima pesan dari bank yang mengatakan bahwa Claire telah mentransfer Rp.6.000.000.000 ke kartu debitnya.
Sepertinya tidak ada hukuman dalam System.
Tampaknya layak menghabiskan uang untuk meningkatkan System.
Luar biasa !
...
Tidak lama kemudian, Clarence mendapat permintaan pertemanan di Facebook dari seseorang dengan nama panggilan "Claire."
Dia langsung tahu kalo itu akun Claire.
Awalnya Clarence tidak mau menerima permintaan pertemanannya. Namun setelah apa yang dia alami hari ini, dia tahu Claire adalah wanita yang gigih.
Clarence menerima permintaan pertemanan itu setelah berpikir dua kali.
BTS
Mereka tidak mengobrol. Mungkin mereka hanya ingin menambahkan satu sama lain ke dalam kontak mereka.
Selanjutnya, dia keluar dari facebook.
Sebuah video muncul di System ponselnya.
Ya, ampun !
Sekarang ponselnya sudah bisa meramalkan kejadian di tahun - tahun antara tahun 2010 hingga tahun 2023 secara acak.
Dia penasaran tentang pesan baru itu.
\[ Tanah longsor terjadi di Gunung Feniks, Kota Greyfay, merenggut tiga nyawa dan melukai empat orang ... \] diumumkan di pesan itu.
Clarence melihat adegan di video itu.
Di sana di perlihatkan adegan dari tanah longsor, salah satu bencana alam.
Dia bisa melihat orang - orang yang terluka di video itu.
Terlihat ambulans dan staf medis berdatangan tanpa henti ke tempat kejadian, mengobati orang - orang yang terluka.
"Gunung Feniks, Gunung Feniks ..." gumam Clarence berulang - ulang.
Clarence tiba - tiba tersadar dan berseru.
Pantas saja dia merasa gunung itu tidak asing baginya. Ternyata itu adalah gunung di samping rumah kuno-nya di desa.
Gunung itu memiliki nama yang berbeda menurut penduduk desa.
...
Bahkan, Gunung Feniks hampir menjadi objek wisata di sana.
Terutama di musim panas, beberapa orang pergi ke sana untuk berlibur.
Clarence memeriksa tanggal kejadiannya.
Video ini diambil pada tanggal 10 Agustus 2020.
__ADS_1
Itu artinya longsor tersebut akan terjadi besok.
"Oh, sepertinya wanita itu ... Aktris terkenal, Helen Scarlett!"
Melihat video itu, Clarence berseru.
Helen tidak sadarkan diri dan Clarence tidak tahu apakah wanita itu hidup atau mati.
Clarence bergegas mengeluarkan ponselnya dan menelepon ibunya.
Tidak lama kemudian telepon pun tersambung.
"Clarence, apa kamu sudah kehabisan uangmu?" Tanya ibunya.
Mendengar pertanyaan ibunya, Clarence merasa malu.
Sebelumnya, setiap kali menelepon ibunya, Clarence selalu meminta uang untuk biaya hidupnya.
Ketika Clarence ingat bahwa dia telah memberikan uang hasi jerih payah orang tuanya kepada Lane selama tiga tahun, dia semakin merasa menyesal.
"Tidak, belum. Bu, aku punya cukup uang sekarang."
Clarence berkata sambil tersenyum, "Ibu tidak perlu bekerja terlalu keras lagi karena aku sekarang sudah bisa mencari uang sendiri dan dapat meringankan beban ibu."
Ibunya menjawab, "Kamu tidak perlu mencari uang. Tugasmu hanya belajar yang giat di perguruan tinggi. Jika waktumu memungkinkan, kamu boleh mencari pacar.
"Kamu sudah dewasa, umurmu sudah dua puluh satu tahun sekarang.
"Bandingkan dirimu dengan anak tetangga kita. Di usiamu, dia suah punya anak yang sudah bisa membantunya!"
Clarence mendengar ibunya memarahinya.
Dia tidak bisa berkata - kata dan dengan cepat mengubah topik pembicaraan, "Bu, besok aku libur, aku akan pulang."
"Ah, benarkah?" Tanya ibunya.
"Aku akan pulang besok pagi. Ngomong - ngomong, untuk saat ini jangan mendaki gunung yang ada di belakang desa.
"Aku mendengar tentang kemungkinan terjadi tanah longsor dan ibu bisa mengingatkan orang lain untuk jangan pergi ke gunung dahulu," jawab Clarence.
Awalnya, Clarence punya rencana untuk membeli apartmen di kota.
Lalu akhir bulan dia akan pulang dan menjemput orang tuanya untuk tinggal di kota.
Namun, dia berubah pikiran.
Setelah melihat video tadi, Clarence merasa sebaiknya dia pulang terlebih dahulu.
Dia juga ingin memperingatkan Helen.
Hanya saja, dia tidak tahu informasi kontaknya. Yang lebih penting lagi, wanita itu mungkin tidak akan mempercayai kata - katanya.
Satu - satunya cara adalah meminta ibunya untuk mengingatkan Helen.
Ibunya menjawab, "Aku mengerti."
Ibu Clarence sangat senang mendengar kabar bahwa Clarence akan pulang.
Berikut ini adalah situasi Claire.
Claire sudah kembali ke asrama.
Teman sekamarnya dengan cepat datang menghubunginya, "Claire, kudengar kamu pacaran dengan seorang pria bernama Clarence."
"Benarkah rumor yang beredar luas itu, Claire?"
"Tidak ada yang terjadi."
Claire terdiam.
__ADS_1
Menyesali tindakannya sebelumnya, Claire buru - buru menjelaskan, "Jangan sembarangan bicara. Hari ini adalah pertama kalinya aku bertemu dia.