•Ajinamoto•

•Ajinamoto•
[10]•Jurit malam


__ADS_3

Semua siswa kelas 12 sudah berkumpul di lapangan sekolah untuk mendengarkan panduan dari kepala sekolah.


Untuk teman tidur di tenda, wali kelas mipa 5 sudah memberitahu semalam lewat gc, dan ale satu tenda dengan ina.


"baik anak-anak, nanti ketika kita sampai di sana, patuhi peraturan yang ada, jangan sekali-kali ngelanggar, karna kita berada di tempat orang, jangan lupa jaga kesehatan di sana, utamakan kesahatan kalian, jangan sampe ada yang terluka di sana, nanti wali kelas akan memberikan kalian vitamin satu-satu agar stamina kalian tetap terjaga"ucap kepala sekolah, menjeda ucapannya agar siswa kelas 12 memahaminya dulu.


"kegiatan di sana akan di beritahu oleh wali kelas kalian melalui kertas yang sudah tertulis siapa anggota kelompok kalian, oke karna hari sudah mulai siang, kita percepat saja, mari kita berdoa menurut kepercayaan masing-masing, berdoa mulai"


"silahkan kalian menuju bus masing-masing"ucap kepala sekolah membuat seluruh siswa segera membubarkan barisan, tak terkecuali ina dan ale yang sudah berjalan menuju bus yang bertuliskan mipa 5.


Setelah sampai, ina dan ale aegera masuk ke dalam bus tersebut.


"kita duduk depan belakang yang na"ucap ale.


"oke"jawab ina seadanya.


"DEMI APA BANGKUNYA UDAH DI KASIH NAMA, SUMPAH NIAT BANGET"teriak ale tak percaya, apalagi ketika namanya ada di bangku paling depan, sedangkan tempat duduk ina berada di urutan nomor lima dari depan.


"baybay ina, baek-baek yah lo sampe aji"ucap ale yang sudah masuk ke dalam bangkunya.


Sedangkan ina hanya mengangguk pasrah, memilih untuk segera duduk di bangkunya, ia memilih untuk duduk di pinggir jendela karna itu tempat yang paling nyaman dan juga dapat melihat pemandangan.


"aji, awas lo apa-apain sahabat gue, gue lo entar"ucap ale setengah berteriak.


"kek toa lo"jawab aji ketus.


Ditatapnya ina yang juga sedang meliriknya tajam.


"minggir, gue mau di pinggir jendela"ucap aji.


"nggak"


"awas, gue mau di pinggir jendela"ucap aji seraya menarik tamgan ina dengan paksa.


"gue nggak mau, gue pengennya di sini"ucap ina menarik tangannya kesal.


"ck, gue juga pengennya di deket jendela, awas"ucap aji tak ingin mengalah.


"lo sekali-kali ngalah kek sama cewek, curiga gue lo bukan cowok"


"kalo iya emang kenapa"ucap aji sukses membuat ina menatapnya kaget.


"awas hembodi"ucap aji tetap pada keinginannya.

__ADS_1


"bu, aji kdrt"ucap ale sukses membuat aji melepas tarikan tangannya.


Hal itu membuat kepala ina terbentur jendela tak begitu keras, namun cukup sakit.


"aji, kamu cowok harusnya ngalah dong"ucap bu siti.


Dengan kesal aji segera duduk setelah dirinya menatap tajam teman ani tadi.


Namun tiba-tiba saja rambutnya di tarik kuat oleh cewek di sampingnya, yah, siapa lagi jika bukan ina.


"sakit bego"ucap aji.


"lo pikir kepala gue kebentur jendela nggak sakit"jawab ina.


"ina aji, kalian berdua itu berantem terus, hati-hati nanti jodoh loh"ucap bu siti sukses membuat semua siswa mipa 5 tertawa.


"cieeeee"


"ck, ajinamoto"


"hembodi"ucap aji.


Mereka berdua dengan lucunya memalingkan wajah mereka berlawanan, hal itu mengundang gelak tawa dari teman-temannya.


...◌⑅●♡⋆♡LOVE♡⋆♡●⑅◌...


Ina yang merasa terganggu langsung terbangun dari tidurnya, untung dia tidak ileran tadi, biasanya mah ileran kalo di rumah, ilernya tau tempat berarti.


Tersadar ketika kepalanya bersandar di pundak si ajinamoto, ina langsung saja menegakkan duduknya.


"awas nyaman"ucap aji segera bangkit dari duduknya karna bus yang di tumpanginya sudah sampai di bukit dengan tanah lapang yang begitu luas.


"dih pede lo"ucap ina ketus.


"na, ayok turun"ucap ale berdiri dari tempat duduknya.


Tanpa basa-basi, ina segera menenteng tas besarnya, berjalan menghampiri temannya itu.


"ayok"ucap ina keluar dari bus terlebih dahulu.


Pemandangan yang ada di depannya membuat pikirannya nyaman dan begitu tentram.


"seger yah"ucap ale seraya memegang pundaknya, di balas anggukan antusias oleh ina.

__ADS_1


Ina dan ale segera bergegas menuju teman tidur mereka yang lain untuk membantu membangun tenda.


Hingga beberapa menit berlalu, akhirnya mereka selesai membuat tenda.


"anak-anak, sini nak"ucap bu siti.


Seluruh siswa mipa 5 langsung saja berkumpul menghampiri bu siti.


"ini kertas kegiatan kita 2 hari ke depan, dan si situ sudah tertulis anggota kalian"ucap bu siti membagikan kertas kepada seluruh siswa nya satu-satu.


"demi apa gue satu kelompok sama hembodi"ucap ale kegirangan sendiri.


Namun tidak bagi ina yang melihat nama aji saputra di kertasnya, di urutan pertama pula.


"ck, bisa-bisanya gue satu kelompok sama si micin"gumam ina menatap sekilas aji yang berada tak jauh darinya.


"kalian boleh istirahat terlebih dahulu, nanti malam kalian akan melakukan kegiatan jurit malam, tetap jaga kesehatan kalian yah"


"baik bu"ucap siswa mipa 5 serempak.


"lo napa sih na, kek nggak suka gitu sama kelompok kita, lo nggak suka satu kelompok sama gue?"ucap ela ikut duduk di sampin ina.


"enggak, bukan lo masalahnya, tapi si micin itu, bisa-bisanya dia satu kelompok sama gue"ucap ina.


"yaudah sih, nggak papa, dia nggak bakal gigit ini, lepasin semua beban yang ada di otak lo, hari ini dan besok pokoknya kita harus seneng-seneng"ucap ale.


Ale ada benernya juga, lagian si ajinamoto nggak akan gigit gue juga. Batin ina berpikir positif.


Senyumnya ikut mengembang ketika ale tersenyum manis, beruntung dirinya mempunya sahabat seperti ale, walaupun mereka bertemu saat kelas satu SMA tapi rasanya seperti sudah mengerti satu sama lain.


...◌⑅●♡⋆♡LOVE♡⋆♡●⑅◌...


"semuanya sudah siap untuk melakukan jurit malam?"ucap pak juki selaku ketua panitia.


"siap"jawab siswa kelas 12 serempak.


"ingat, kalian harus tetap bersama kelompok kalian, nggak boleh sampe kepisah yah, game ini mengandalkan kerja sama kalian, bukan siapa yang paling cepat sama tenda dengan bendera lengkap, paham"ucap pak juki.


"paham pak"


"baik, silahkan kalian jalan menurut urutan yang sudah di beritahu wali kelas yah, setiap kelas akan mendapatkan jalur yang berbeda"ucap pak juki.


Sedikit demi sedikit siswa kelas 12 mulai masuk ke dalam hutan yang tak di beri sedikitpun pencahayaan.

__ADS_1


"na, lo sama gue terus pokoknya"ucap ale menggenggam erat temannya itu, clara dan kevin memimpin di depan, sedangkan aji berjalan di belakang sendiri, guna melindungi para cewek-cewek.


__ADS_2