•Ajinamoto•

•Ajinamoto•
[15]•Pacar?


__ADS_3

Suasana di rumah ina begitu sibuk, di tambah mamah dan papahnya yang akan berangkat keluar negri, ina sedang sibuk dengan keperluan sekolahnya sendiri di dalam kamarnya.


Hingga dari atas turunlah ina dengan langkah yang tergesah-gesah dengan tas yang menggantung asal di pundaknya.


"astaga sayang, dasinya pake dulu dong"ucap vani berjalan menghampiri ina.


"kesiangan tadi ehe"


"ck dasar, nanti kalo mamah tinggal jangan ngerepotin bintang yah, awas kamu"


"iyah mah, ina kan anak yang baik dan sholehah"ucap ina tersenyum manis,


"yaudah ayok sarapan, udah siang nih"


"ayok"ucap ina.


Mereka berdua tampak seperti seumuran bila berjalan seiringan, di tambah lagi muka vani yang masih awet muda.


"wah nasi goreng, sekalian buat bekel yah mah"ucap ina antusias.


"iyah, nanti mamah bawain kamu bekel, ayok makan, mas, ayok makan dulu"ucap vani seraya mengambilkan ina nasi goreng, karna itu sudah menjadi kewajibannya.


"iyah bentar mah"ucap riko yang sedang sibuk sendiri.


Setelah beberapa menit berlalu dengan kericuhan akhirnya acara makan mereka selesai juga, tak lupa ina meminum habis susu yang di buat mamahnya setiap pagi.


"assalamualaikum tante, om"ucap seseorang membuat pandangan mereka terfokus pada cowok yang berdiri di ambang pintu.


"loh bintang, udah pulang aja kamu, ayok masuk"ucap riko.


"iyah om, sesekali liburan, bosen liat buku terus"


"kaya anak om tuh, alergi sama buku pelajaran, sama novel matanya langsung berkilau"


"anak cewek emang gitu om, rata-rata suka novel"


"nah betul tuh, apalagi yah itu si ina, sukanya ngaku-ngaku jodohnya orang korea, bae-baek siapa itu, baekyom? Bayem kek, nggak tau lah"


"baekhyun pah, ish papah mah nggak tau halu"ucap ina kesal sendiri.


"papah kan dulu mainnya layangan, kelereng, nggak bakal tau sama artis korea nak, biarin aja"ucap vani.


"kamu udah sarapan bintang"tanya vani.


"udah tadi tante di rumah"ucap bintang tersenyum sopan.


"yaudah om tante, saya ijin dulu mau nganterin ina yah"


"oh iyah silahkan-silahkan"ucap riko ramah.


Dengan cepat ina menyalimi papahnya, setelah itu mamahnya.


"hati-hati yah mah"ucap ina seraya vani erat.


"iya sayang, udah siang tuh, sana berangkat"ucap vani tak lupa mencium puncuk rambut ina.


"assalamualaikum mah pah"


"waalaikumussalam"ucap mereka kompak.


Langkah ina berhenti ketika bintang dengan sigap membukakan pintu untuknya.

__ADS_1


"silahkan masuk putri ina"ucap bintang tersenyum manis.


"lebay lo ah"ucap ina segera masuk ke dalam mobil milik bintang.


"lo sekolah di SMA mana?"tanya binta seraya menjalankan mobilnya meninggalkan pekarangan rumah orang tua ina.


"SMA cendana"jawab ina seadanya.


"lo kelas 12?"tanya bintang.


"yap, kan seumuran sama lo"


"emang lo dulu satu smp sama gue yah na, kok gue nggak ada ngeliat muka lo sih sumpah"


"nah kan udah gue duga, lo kan dulu famous bin, pasti yang ngefens sama lo banyak, apalagi waktu dulu gue orang pemalu dan lebih suka di kelas"


"sekarang malu-maluin pasti"


"sok tau lo, eh tapi emang bener sih bin"ucap ina tersenyum manis.


Tangan bintang reflek terangkat beralih mengelus rambut ina penuh sayang.


"awas, nanti naksir loh sama gue"ucap ina.


"dih, yang ada lo kalo yang naksir sama gue, terlebih gue ganteng, dan gue yakin sih lo pasti ngefens juga sama gue waktu smp"ucap bintan bersombong ria.


"dih pd lu"


"tapi emang bener kan"


"ya ya, anda benar, gue jadi nyesel dulu ngefens sama orang kek lo, ternyata aslinya pede banget yah"


"oh tentu, gue mah anti insecure-insecure an"


Entah kenapa walaupun ina tahu jika bintang itu sepupunya, hatinya biasa-biasa saja dan mulai menerima, terlebih bintang adalah sosok yang humble dan memang baik, tak salah dulu hatinya berlabuh ke cowok di sampingnya.


"nape lo, ngelamunin gue yah kenapa bisa seganteng ini, kan kan"


"kepedean lo, gue tuh lagi mikirin pr gue yang belom di kerjain"


"makanya, otak tuh di pake jangan di buat pajangan doang"ucap bintang.


Perkataan bintang tadi membuatnya mengingat cowok bernama ajinamoto itu, tumben sekali si micin tidak ada ngechat dia, biasanya selalu saja ngechat, mungkin sibuk kali yah.


"udah sampe noh, ngelamun ae lu"ucap bintang seraya melepas sabuk pengamannya.


"mau ngapain lo"tanya ina mendapat bintang otw turun dari mobilnya.


"nganterin lo sampe kelas lah"


"dih, lo nggak waras nih, malu lah anjir"ucap ina ngegas.


"ck, punya sepupu ganteng kek gue kenapa harus malu"


"pedean lo"


"yeee, ayok buruan"ucap bintang sudah turun dulu.


Tatapan siswi-siswi langsung terfokus pada cowok yang dengan genitnya dadah ke semua siswi di sekolah cendana, di tambah lagi umurnya yang masih seumuran dengan ina.


"heh, nggak usah genit lo"ucap ina ketus.

__ADS_1


"cemburu lo yah"ucap bintang menoel-noel pipi ina.


"dih, cemburu sama sepupu kek lo, ogah anjir"ucap ina berjalan meninggalkan bintang.


Bintang yang langsung sadar berjalan cepat menghampiri ina, langkahnya melambat ketika dirinya sudah berapa di samping sepupunya itu.


"hai cantik"ucap bintang berniat menjaili ina.


"paan sih lo, jijik ah"ucap ina.


"masa sih, liat noh, pada iri sama lo"ucap bintang bersombong ria.


"ambil aja nih cowok, bila perlu gue packingin yang rapih"ucap ina seraya melirik bintang.


Namun tatapannya teralihkan pada sosok yang sedang berjalan dari arah parkir, niatnya ingin menyapa, tapi si micin itu mengambil jalan lain untuk menuju ke kelasnya.


"woy bagong, bengong ae lu ah"


"pr gue monkey, masih kosong"ucap ina tak bisa santai.


"nah itu kelas gue tuh"ucap ina menunjuk-nunjuk kelasnya.


"mana"


"itu ish, lo mah fucek mata lo"


"kasar yah anda, gue kelekin nih"ucap bintang menyembunyika kepala ina di keteknya.


"ih bintang gue nggak bisa napas bego"


"eh iyah, gue kira lo napas lewat insang"


"yeee, si pea"ucap ina gondok sendiri dengan sepunya itu.


"dah sampe, sono lu pulang, lagian sok pake acara nganter-nganter sampe kelas segala lagi"


"yeee, biar emak gue nggak marah yee"


"yaudah sono"usir ina terang-terangan.


Namun sebelum itu, bintang mencium dahinya sebagai ucapan selamat pagi.


"baybay sayang"ucap bintang berjalan pergi meninggalkan iba.


"dih, gila tuh anak"gumam ina memilih untuk segera masuk ke dalam kelasnya.


"na, itu tadi pacar lo, gila ganteng banget sumpah"ucap salsa heboh sendiri.


"apaaaaa, si aji mau lo kemanain na"ucap clara ikut nimbrung.


"ish, dia tuh...."


"HEMBODI, DEMI APAPUN DIA PACAR LO HAH"ucap ale ikut heboh sendiri padahal baru dateng.


Tatapan ina tak sengaja bertemu dengan aji yang juga sedang menatapnya, namun si micin itu buru-buru membuang mukanya.


"ish bukan"jawab ina pusing sendiri.


"tapi tuh cowok itu bilang sendiri kalo lo pacarnya"ucap ale ngotot.


"tadi juga pake sayang-sayangan, gue nggak budek yah na"ucap salsa.

__ADS_1


Tuh cowok atu diem-diem ngeselin yah, awas aja sampe rumah, gue jambak tuh rambut. Batin ina.


"au ah terang"ucap ina memilih untuk segera duduk di bangkunya.


__ADS_2