"NEGERI DI BALIK PELANGI"

"NEGERI DI BALIK PELANGI"
lolos dari bahaya


__ADS_3

"silahkan melewati jalan ini,lalu tuan belok ke kanan dan di sanalah letak kamar kecil.aku akan menunggu di tempat ini."


dengan hati-hati ia terus berjalan mengikuti petunjuk penjaga.terowongan batu yang gelap membuat kakinya terantuk sesuatu.


"aduh,rasanya sakit sekali..tidak masalah,yang penting aku bisa bebas dari makanan yang menakutkan itu."


sambil menahan rasa sakitnya ia terus berjalan menyusuri terowongan batu.santiago lupa kalau ia harus belok ke kanan.tanpa sadar,ia terus berjalan lurus melalui terowongan.dengan tergesa-gesa berjalan dan semakin lama semakin cepat tak perduli dengan gelapnya terowongan sampai akhirnya ia tiba pada dinding batu yang menjulang tinggi mengitari seluruh wilayah istana.kali ini santiago menemui jalan buntu.


"astaga,ini jalan buntu.dan tak ada jalan lain lagi di sini.bagaimana ini?aku harus segera keluar dan meninggalkan tempat ini.tapi bagaimana caranya?


matanya melihat kesana-kemari,terdengar dari jauh suara penjaga istana yang memanggilnya.santiago semakin panik ia tidak ingin kembali ke istana dan duduk makan dengan gadis itu.


"oh tidak,aku harus segera keluar dan meninggalkan tempat ini sebelum mereka curiga.tapi bagaimana caranya,bagaimana ini?"


ia mencoba mendorong beberapa batu tapi gagal.batu-batu itu terlalu besar dan sulit untuk di dorong.suara penjaga semakin keras terdengar dan sepertinya ia sudah mencurigai santiago.dengan rasa panik ia berputar kesana-kemari mencari sesuatu hingga akhirnya,


"itu dia ,sebuah lubang di balik salah satu batu-batu yang tersusun.sepertinya lubang itu bisa di terobos untuk ukuran tubuhku."


tanpa menunda waktu, pemuda tampan itu naik dan memanjat ke atas dinding batu lalu menerobos melalui lubang yang ada di antara bebatuan itu.akhirnya ia berhasil dan bisa segera lepas dari incaran penjaga.santiago mengamati sekelilingnya.di lihatnya hutan belantara dan tak ada jalan di tempat itu.semuanya di tutupi ilalang.dengan tidak mengurungkan niatnya,ia terus berlari menyusuri ilalang meninggalkan istana gelap berkabut yang mengurungnya.


sekarang ia benar-benar tersesat tanpa tau kemana arah dan tujuannya.


santiago tidak menghentikan langkahnya.ia berjalan terus sambil sesekali berlari kecil.


"akan lebih baik jika aku ada di hutan di antara ilalang ini ,dari pada harus tinggal dan makan makanan viona."

__ADS_1


dengan nafas tersengal karena kelelahan ia berhenti sejenak dan bersandar di bawah sebatang pohon rindang dan sangat lebat.angin sepoi-sepoi meniup sekelilingnya hingga akhirnya iapun tertidur di tempat itu.


***


"go,ago,ayo bangun buka matamu santiago"


seperti mimpi ia mendengar seseorang sedang memanggil namanya,dan perlahan ia membuka kedua matanya.


"violla,apa itu kau?"


alangkah senangnya santiago saat ia membuka mata dan melihat violla sahabatnya berdiri di hadapannya sambil tersenyum manis.


"ago,apa yang kau lakukan di tempat ini,dan bagaimana kau bisa ada di sini?"


violla terkejut melihat santiago sudah ada di hutan terlarang.


"kalau begitu,ayo cepat ikut aku,sebelum para penghuni lembah kabut mengejar kita ayo santiago"


sebenarnya violla bisa saja terbang lebih cepat dengan kedua sayapnya itu.tapi ia sengaja berlari dengan menggunakan kedua kakinya untuk ikut bersama sahabatnya santiago.sesekali violla terjatuh dan santiago mengangkatnya.


"cepatlah ago.kita harus segera sampai di jembatan pelangi sebelum viona berhasil menyusul kita.ayo,cepat!"


dalam keadaan panik,mereka berdua berlari menuju ke jembatan seperti yang di katakan violla.terdengar di belakang mereka suara riuh sejumlah burung gagak saling bersahutan pertanda ratu kabut telah keluar dari singgasananya dan ingin mengejar buruannya.


"cepat ago,cepat sedikit lagi kita sampai "

__ADS_1


dengan nafas tersengal-sengal mereka berdua lari secepat mungkin menghindari kejaran musuh hingga akhirnya mereka tiba di sebuah jembatan berbentuk pelangi dan hanya menyerupai bayangan,dan di bawahnya awan tebal putih membumbung.


"ago,segeralah untuk menyebrangi jembatan itu,ayo jika tidak kita akan tertangkap di tempat ini."


"tapi bagaimana mungkin violla,aku tidak bisa melakukannya jembatan ini hanya sebuah bayangan dan aku bisa jatuh ke bawah."


santiago meragukan dirinya sendiri.bagaimana bisa ia menyebrangi sebuah jembatan yang hanya sebatas bayangan.baginya itu sangat mustahil,dan sangat tidak mungkin sementara segerombolan pengawal lembah hitam sudah hampir mencapai jembatan pelangi.


"ayo,segeralah santiago.kau pasti bisa melakukannya.kau harus yakin dan percaya pada hatimu kau akan melewati jembatan ini.cepat ago!"


si kecil violla menjadi sangat panik.ia terus berteriak tak henti-hentinya menyuruh sahabatnya segera menyebrangi jembatan.ia kuatir jika pengawal lembah hitam berhasil menyusul dan menangkap mereka,sudah pasti ratu kabut tidak akan mengampuni mereka.


santiago memejamkan matanya.dengan sebuah keyakinan dan keberanian,ia mencoba melangkahkan kakinya di atas bayangan pelangi.hingga akhirnya,


"kau berhasil teman,teruslah berjalan kau akan baik-baik saja."


dengan langkah mantap santiago berjalan di atas jembatan yang panjangnya tak terkira.ia merasa seperti melangkah di atas gumpalan kapas yang sangat lembut dan halus.sementara violla berada terbang di atas kepalanya,dan terus mengamatinya.saat mereka telah di pertengahan jembatan,pengawal lembah kabut sudah sampai dan dengan geram melihat santiago yang sudah menyeberang.


"violla,apakah mereka masih akan mengejar kita ke tempat ini?"


"jangan takut ago,mereka tidak akan mengejar kita.lagipula mereka tidak memiliki keberanian,atau kemampuan sepertimu untuk bisa berdiri apalagi berjalan melewati jembatan pelangi ini"


"tapi violla bukankah mereka juga mahkluk dari bangsa bidadari seperti kalian?lalu mengapa mereka tidak bisa menyeberangi tempat ini?"


"mereka memang berasal dari dunia yang sama dengan kami.hanya saja mereka mahkluk yang memiliki perangai yang jahat.hati dan pikiran mereka sangat hitam,sekelam lembah kabut hitam tempat mereka berasal.kami kaum bidadari terbagi dalam dua kelompok.yang baik,dan juga jahat.hitam,dan juga putih ago.hanya orang-orang yang hatinya bersih yang dapat menyeberangi jembatan ini,dan itu artinya,kau memiliki jiwa yang murni ago,buktinya kau bisa berdiri dengan tenang dan berjalan melewati bahaya."

__ADS_1


violla menjelaskan semuanya kepada santiago.dan ia mengerti dengan semua yang di katakan violla.santiago bersyukur karena,tanpa di sadarinya ia adalah salah satu dari sekian banyak manusia yang berhati bersih dan mampuh menembus batas negeri pelangi.


tak terasa mereka akhirnya tiba di seberang jembatan dan para gerombolan sudah tak terlihat lagi.kali ini violla dan santiago benar-benar telah luput dari bahaya,dan tak ada yang mereka kuatir kan lagi.santiago menarik nafas lega,sambil menatap dan tersenyum kepada sahabat kecilnya violla.ia berterimakasih,karena berkat violla ia selamat dan lepas dari bahaya.


__ADS_2