"NEGERI DI BALIK PELANGI"

"NEGERI DI BALIK PELANGI"
keajaiban di villa


__ADS_3

perjalanan kembali di mulai.mobil yang mereka tumpangi melaju di sepanjang jalan yang mereka lalui.melewati pegunungan,menaiki bukit-bukit kecil,lalu menuruni lembah yang luas dan terhampar hijaunya rerumputan yang terlihat seperti permadani.pemandangan indah di sekeliling pedesaan yang di lalui membuat tuan albert berdecak kagum.


"pemandangan di tempat ini sangat indah.udaranya begitu segar,dan bau alam masih tercium di tempat seperti ini.hmmm,,ini mengaggumkan.aku memang butuh refreshing seperti ini"


"benar paman.udara di tempat ini memang masih segar.jauh dari polusi dan kebisingan kota.dan lihat,perkebunan anggur dan juga wortel milik warga semuanya tumbuh dengan sangat subur."


andrew menunjuk ke samping kiri dan kanannya.di sana terlihat kebun anggur yang berbuah lebat dan sudah siap untuk di panen.tanaman berupa sayur mayur juga tampak subur di sekelilingnya.mereka sangat mengagumi pemandangan di sekitar area pedesaan yang di lewati.santiago mendengkur di tempat duduk belakang.rupanya ia tertidur,dan hanya tuan albert yang sibuk mengobrol dengan andrew sambil bercanda.mobil memasuki wilayah hutan cemara.di mana di tempat itu hanya ada hutan cemara yang tumbuh di sekeliling jalan.cemara lebat dan juga jernihnya sungai yang mengalir di bawah jalan.perlahan mobil yang di kendarai andrew menaiki jalan berbukit.udara mulai terasa dingin.semakin lama mereka semakin tinggi hingga beberapa jam kemudian,akhirnya mereka bertiga pun sampai di villa.tuan albert turun dari mobil.dengan tatapan yang takjub ia melihat ke sekitar villa


"wow,ini luar biasa andrew.belum pernah ku lihat pemandangan se indah dan seluar biasa ini.siapa yang menata,dan merawat tempat ini.mengapa tempat ini sangat indah?"


tak henti-hentinya tuan albert mengaggumi semua keindahan di sekitarnya.sebuah villa yang besar berdiri di depannya,hamparan mawar berbagai warna merekah indah dan harumnya tercium kemana-mana.merpati putih terbang mengitari villa dan di puncak terlihat juga pegunungan yang tinggi menjulang dan di tutupi kabut putih yang bersih.aneka anggrek dan ratusan kupu-kupu bermain di antara taman bunga yang beraneka warna.


"bagiku tempat ini seperti sorga kecil yang jatuh ke bumi.dan ini sungguh mengagumkan semuanya terlihat sangat alami."


sebuah villa yang di rancang seperti bangunan kuno jaman dulu,dan mirip seperti kastil dengan pagar besi tinggi yang melingkari sepanjang wilayah di mana villa itu berdiri.dari atas sangat jelas terlihat sungai yang jernih mengalir dari arah pegunungan,dan air terjun yang jatuh dari atas bukit batu menuju sungai.


"santiago,ayo bangun kita sudah sampai"


andrew membangunkan sahabatnya yang masih tertidur di dalam mobil.santiago membuka matanya,dan segera turun dari dalam mobil.


"di mana kita sekarang?"


"kita sudah sampai go,skarang kita ada di puncak dan di depanmu,adalah villa."


santiago terbelalak saat ia melihat sekelilingnya.


"wow ini indah sekali ndrew,luar biasa aku belum pernah melihat tempat seindah ini.dan bunga-bunga ini,,"


kekaguman santiago tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata.ia sangat bahagia berada di tempat itu.andrew mengeluarkan semua barang belanjaan mereka dari dalam mobil dengan di bantu santiago.tuan albert berkeliling di villa melihat pemandangan di sekitarnya.


***

__ADS_1


hari telah beranjak siang.selesai makan dan beristirahat sebentar,santiago meminta ijin ayahnya dan andrew untuk pergi ke air terjun yang jaraknya kurang lebih empat ratus meter dari villa.ratusan anak tangga berjejer untuk turun menuju ke tempat di mana air terjun itu berada.santiago menapaki anak tangga yang jumlahnya tak terhitung.perlahan ia turun melewati setiap anak tangga sambil menikmati keindahan pada setiap tempat yang di laluinya,hingga akhirnya ia sampai ke air terjun.tebing berjejeran dan bukit batu besar,ada di hadapannya dengan gemuruh air yang sangat jernih bergelembung mengalir dan jatuh dari atas tebing dan jatuh ke sungai di bawahnya.batu-batu alam saling bersusun di sungai,dan rumput hijau terhampar di pinggiran sungai itu.santiago duduk di atas sebuah bongkahan batu,lalu ia membuka t-shirt yang dikenakannya dan berniat untuk mandi di sungai tepat di bawah air terjun.gemericik air dan suara alam di tempat itu membuat hatinya sangat tenang.airnya yang segar juga membuat santiago merasa ingin berendam lama di sungai itu.


"hmm,semua rasa lelahku seakan sirna seketika di tempat ini.air sungai ini sangat segar."


gumam santiago sembari memercikan air ke atas bebatuan dengan kedua tangannya.ia lalu berendam di situ.sinar matahari yang memancar di atas kepalanya,membuat air sungai semakin terlihat jernih.santiago membuang pandangannya ke suatu tempat di antara beberapa batu besar.di lihatnya sesuatu yang berkilauan dari dalam air,terkena pantulan cahaya sinar matahari.ia mendekati benda bercahaya itu.dan mencoba menggapainya dengan tangannya.


"sepertinya benda itu ada di dasar sungai.aku harus menyelam ke dasarnya,lagipula ini tidak terlalu dalam."


dengan berani ia menyelam ke dasar sungai untuk mengambil benda tersebut.dan tak lama kemudian,santiago kembali muncul di permukaan air.


"jadi ini benda yang tadinya bersinar,sebuah gelang dan gelang ini sangat indah.sepertinya gelang ini milik perempuan.tapi gelang siapa ini?apa mungkin gelang ini jatuh dari atas tebing dan hanyut terbawa arus air.santiago keluar dari dalam air dan duduk di atas sebongkah batu lalu memperhatikan gelang yang di temukannya itu.


"ini emas murni.jika di perhatikan,desain gelang ini seperti gelang kuno.seperti gelang seseorang yang hidup di jaman dulu.tapi siapa pemilik gelang ini?"


pada gelang itu terdapat sebuah lonceng kecil tergantung di ujung gelang.santiago memainkan gelang tersebut dan membunyikan lonceng kecil itu berulang-ulang.


"hei,apa yang kau lakukan,hentikan!jangan membunyikannya lagi!"


terdengar suara seorang anak kecil dari balik pohon di antara semak-semak yang tumbuh di pinggiran sungai.


santiago langsung keluar dari air menuju ke semak-semak mencari sumber suara itu.


"hallo,apa ada orang di sini?tolong jangan sembunyi,tunjukan dirimu sekarang!"


sebuah dahan pohon kecil jatuh di atas kepala santiago.ia melihat ke atas pohon dan ternyata sedang duduk seorang gadis kecil yang sangat cantik dan bersayap.gadis itu lalu terbang dan turun menghampiri santiago.


ia seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya gadis kecil berusia sekitar sembilan tahun,dengan mata hijau dan gaun ungu muda yang indah,membalut tubuh mungilnya dan dua sayap putih bersih mengepak di belakangnya.


"kau,siapa kau,apa kau malaikat?"


gadis kecil itu tersenyum manis menatap santiago.

__ADS_1


"aku violla.dan kau apa yang kau lakukan di tempat ini?apa kau tidak tau,jika pelangi jatuh di atas sungai ini,itu artinya kalian manusia tidak boleh mandi di air terjun ini."


santiago mengerutkan dahinya.


"apa maksudmu aku tidak boleh mandi di tempat ini?"


sambil menarik tangan santiago,gadis kecil bersayap itu memperlihatkan pelangi yang saat itu tiba-tiba muncul di angkasa,dan ujung pelangi jatuh tepat di air terjun tempatnya mandi.


"lihat,coba lihat kesana.di sana membentang pelangi yang indah.dan pelangi itu adalah sebuah jembatan bagi kami para penghuni negeri pelangi.jauh dari negeri kami,kami turun ke tempat ini untuk bermain,dan mandi di sungai ini.dan tidak boleh ada manusia yang merusak dan mengotori tempat permandian kami."


santiago semakin penasaran dengan apa yang di katakan violla si gadis kecil bersayap itu.sejenak ia teringat cerita ibunya saat ia kecil dulu.ibunya pernah mengisahkan tentang sebuah negeri yang jauh dari dunia manusia dan negeri itu bernama"negeri pelangi."


"jadi benar apa yang di kisahkan ibuku dulu,tentang negeri di balik awan.negeri pelangi yang indah yang sangat sulit dan hampir tidak mungkin di jangkau manusia."


violla mendengar apa yang di katakan santiago.


"tentu saja itu benar.dan aku adalah salah satu dari sekian banyak penghuni negeri pelangi.aku datang ke sini untuk bermain di sini."


dengan perasaan tak karuan santiago menatap violla.


"maafkan aku jika aku sudah mengotori tempat ini.tapi aku benar-benar tidak tau jika tempat ini adalah tempat permandian kalian.dan bisakah kita bersahabat violla?kenalkan namaku Santiago."


santiago mengulurkan tangan nya ke arah violla bermaksud hendak menjabat tangan anak itu.violla menyambutnya dengan senyuman manis.


"baiklah,ago mulai sekarang kita adalah sahabat."


keduanya langsung akrab.violla mengajak santiago bermain di sungai.mereka saling bercanda.violla mengepakan sayapnya ke air membuat cipratan air yang mengenai wajah sahabat barunya itu.terdengar gelak tawa dan candaan santiago yang memecahkan keheningan di sungai itu.mereka saling bertukar cerita satu dengan yang lain,hingga keakraban pun terjalin di antara santiago dan si kecil violla.


"ago pelangi sudah hampir menghilang.aku harus pulang sekarang.lain waktu kita bertemu lagi di sini."


warna pelangi memang mulai terlihat memudar.violla dengan segera berpamitan kepada kawan barunya santiago.dengan wajah agak sedih perlahan ia terbang dan naik mengikuti garis pelangi.

__ADS_1


"sampai jumpa violla,senang bertemu denganmu.aku akan merindukanmu kawan kecil."


santiago melambaikan tangannya,begitu juga dengan violla.tatapannya tak lepas dari violla yang perlahan mulai menghilang tertutup awan putih bersih.


__ADS_2