"NEGERI DI BALIK PELANGI"

"NEGERI DI BALIK PELANGI"
Telaga abadi


__ADS_3

Tanpa mengulur waktu lagi raja dengan segera memberi perintah kepada seluruh pegawai istana untuk melakukan persiapan di telaga abadi.


"siapkan semua keperluan ritual telaga abadi.kumpulkan para tetua kaum kita dan bawa mereka untuk melakukan upacara pemujaan di telaga itu."


wajah santiago tampak sangat tenang.tak ada ketakutan,atau kekuatiran di raut wajah tampan itu.semua bidadari sibuk dengan persiapan ritual.


"ago,apa kau yakin kau akan mengikuti ujian itu?aku takut terjadi sesuatu padamu.kau adalah orang pertama yang akan masuk ke dalam telaga abadi.dan menurut cerita ayahku,tidak ada satu mahkluk pun yang bertahan di dalam telaga itu ago,"


rasa cemas tak kunjung hilang dari pikiran dan perasaan gadis kecil bernama violla.meskipun ia baru mengenal santiago,namun ia merasa sudah sangat dekat dengan pemuda yang di anggapnya seperti kakak kandungnya sendiri.


"ago, berhati-hatilah dan semoga kau berhasil melalui setiap ujian di telaga para leluhur."


dekapan hangat penuh kasih melingkupi santiago.violla merangkul dan memeluknya dengan sangat erat seakan ia tak ingin terjadi sesuatu kepada sahabatnya.semua orang melihat dengan haru saat violla mendekati santiago dan memeluknya.


"jangan kuatir teman kecilku,aku janji aku akan baik-baik saja,dan aku akan keluar dari dalam telaga itu dengan selamat."


kata Santiago sambil berbisik di telinga violla.


"aku percaya padamu santiago.aku tau kau bukan mahkluk pembawa malapetaka.aku yakin kau akan keluar dari sana dan memenangkan ujian ini."


fredrick ayah violla juga memberi dukungan untuk santiago sambil menepuk pundak pemuda itu,ia juga merangkul dan mendekapnya dengan erat.


***


"ayah,ada apa ini apa yang terjadi di sini.seseorang memberitahuku terjadi sesuatu dengan negeri ini.ada apa ayah?"


seorang gadis cantik nan rupawan dengan wajah putih bening,rambut panjang tergerai berkilauan seperti emas,memakai mahkota indah di atas kepalanya dan gaun putih penuh kilauan,dengan langkah tergesa-gesa tiba-tiba datang kedalam ruangan raja Arion.di ikuti seorang wanita cantik yang sangat anggun masuk dan mendekati sang raja.


"Arion,beritahu kami sebenarnya apa yang terjadi."


"abigail,emilly putriku,tenanglah tidak usah panik.tidak terjadi apapun dengan negeri ini semuanya baik baik saja."


"tapi ayah,mengapa seluruh pegawai istana mondar-mandir sejak tadi?"


wanita anggun yang cantik itu adalah ratu negeri pelangi.sementara gadis yang berparas molek dan rupawan dialah sang putri negeri itu.putri dari para bidadari yaitu putri emilly.


dada santiago berdegup kencang saat melihat gadis itu.ia belum pernah bertemu gadis secantik emilly di dunianya.hijau bola matanya,dan bibirnya yang merekah indah serta wajah rupawan itu,membuat santiago terpana.ia tak bisa memalingkan mukanya dari putri emilly.

__ADS_1


"jadi,dia adalah seorang putri?sungguh luar biasa kecantikan putri emilly."


suara lembut emilly semakin membuat pemuda itu tenggelam dalam perasaannya.rasa kagum dan mulai terpikat dengan semua yang ada di dalam diri tuan putri.emilly melempar pandangannya ke sekeliling mereka,dan matanya berhenti pada sosok pemuda yang berdiri di samping fredrick.ia menatap santiago tanpa berkedip.


"ayah,bukankah pemuda ini seorang manusia,mengapa ada manusia di istana kita ayah?"


ratu dan putri emilly terkejut saat melihat santiago yang tengah berdiri di antara beberapa orang di tempat itu.


"itulah yang ingin ayah jelaskan kepadamu dan juga ibumu putriku.negeri kita sedang kedatangan tamu dari dunia manusia.dan ayah sendiri bingung,bagaimana pemuda ini bisa sampai ke sini,bukankah gerbang itu di kunci olehmu emilly?ayah tau kau pasti telah mengunci tapal batas itu dengan mantera dan juga kekuatanmu.lalu bagaimana mungkin ada manusia yang bisa menerobos masuk?"


sang putri diam tercengang memikirkan perkataan ayahnya.


"entahlah ayah,aku memang tak pernah melalaikan tanggung jawabku untuk gerbang perbatasan.aku selalu menjaga dan menguncinya dengan baik."


tuan putri emilly mendekati santiago dan menatapnya dengan tatapan mata yang sangat lembut di sertai rasa penasaran akan kehadiran mahkluk asing itu.


"bagaimana mungkin kau bisa masuk ke tempat ini.apa yang kau lakukan dengan gerbang di tapal batas.siapa dirimu sebenarnya hingga kau mampuh membuka gerbang untuk menuju ke negeri kami?"


emilly berbicara begitu dekat di telinga santiago.jantungnya seakan mau berhenti ketika aroma harum tubuh sang putri tercium begitu dekat dengannya.aroma tubuh itu sangat memikat hatinya sampai-sampai ia seperti seorang bisu dan tak mampuh mengeluarkan sepatah katapun dari mulutnya.


entah bagaimana caranya ia bicara di depan putri emilly yang molek itu.lidah santiago seakan menjadi kaku oleh kekagumannya akan paras cantik gadis yang berdiri di hadapannya.


"katakan padaku,mengapa kau bisa ada di sini?"


saat putri emilly bertanya,datang seorang wanita tua dengan sayap putih dan mengenakan jubah panjang putih memberitahu sang raja.


"yang mulia,sudah saatnya ritual di lakukan.semunya sudah siap."


wanita tua itu menghadap raja Arion lalu melihat ke arah santiago.


"kau,bukankah kau adalah...?”oh tidak ini tidak mungkin,barangkali aku keliru.tapi wajahmu dan mata itu,"


mereka berdua saling bertatapan.wanita tua itu memandang tajam ke mata santiago.dan tatapan matanya menembus hingga ke dalam sukmanya dan tiba-tiba,"


"oh tidak ayah,ibu,jangan buang aku ke dunia manusia.jangan ayah tolong jangan hukum aku seperti ini."


"Almira,kau bersalah kau jatuh hati dengan manusia.dan kau sengaja tidak kembali saat warna pelangi memudar,hanya untuk bertemu kekasihmu itu bukan,mulai saat ini kau bukan lagi putri negeri ini,aku telah mebuangmu.dan kau tidak akan pernah bisa kembali ke negeri pelangi ini lagi!"

__ADS_1


"ayah,ibu,jangan tolong jangan buang aku!!!"


sejenak santiago terjaga dengan keringat dingin yang menguncur deras di seluruh tubuhnya dan wajahnya sangat pucat.tubuh pemuda itu berubah lemas dan ia jatuh tertelungkup di lantai istana.alam bawah sadarnya di kuasai sesuatu saat ia bertatapan dengan wanita tua di depannya.


ia seperti berada di sebuah dimensi lain,di mana ia melihat ibunya sedang meratap dan bermohon kepada dua orang yang sudah sangat tua.ibunya sangat tersiksa namun kedua orang tua itu pergi dan meninggalkannya di sebuah tebing yang curam.


semua orang terkejut melihat apa yang terjadi pada santiago.terlebih tuan putri dan juga raja beserta ratu.


"cepat angkat pemuda ini,bawa dia ke tempat tidur.segeralah membuat ramuan untuknya.aku tidak ingin terjadi sesuatu padanya!"


raja memerintahkan pengawal istana termasuk fredrick,untuk membopong tubuh santiago.semua orang sangat cemas dengan apa yang baru saja di alami pemuda itu.ia tak sadarkan diri.energi hidupnya terkuras habis dan tubuhnya sangat lemah.


"ago,ago,ada apa denganmu teman kau baik-baik saja kan?"


violla menepuk wajah temannya itu berharap agar santiago sadar dari pingsannya.


"violla,kau mengenal pemuda ini?"


pertanyaan emilly mengejutkan violla yang sedang duduk di samping tempat tidur santiago.


"iya putri,dia sahabatku."


"sejak kapan kau mengenalnya?"


"sejak beberapa waktu yang lalu,saat aku bermain di tepi air terjun itu.aku melihatnya sedang mandi,dan aku mendekatinya hingga kami menjadi sepasang sahabat."


dengan polosnya violla menjawab pertanyaan putri emilly.


"jadi,kau pernah keluar dan pergi ke permandian itu lalu bertemu dengannya?"


"iya putri emilly"


"tapi bagaimana caranya ia bisa masuk ke sini violla?"


"entahlah,aku juga tidak mengerti,bagaimana santiago bisa menembus dunia kita.tapi bagiku dia pemuda yang baik,dan dan sangat sopan."


emilly tersenyum mendengar ucapan violla.iapun merasakan hal yang sama dengan violla ia tau jika santiago adalah pemuda yang tampan,dan baik hati.sesekali emilly mengusap keringat di tubuh santiago.hatinya sangat iba melihat kondisinya yang terbujur lemah di atas tempat tidur.

__ADS_1


__ADS_2