
Rasa cemburu mulai bersarang dalam hati dan pikiran putri emilly saat melihat kedekatan pemuda yang di idamkannya dengan putri emerald.
"santiago tidak peduli dengan perasaanku sama sekali.mengapa ia lebih memilih pergi bersama emerald dari pada menemaniku di pesta ini?"
"emilly,apa yang kau pikirkan.mengapa kau hanya duduk diam dan tidak pergi bersenang-senang dengan yang lain dan menikmati meriahnya pesta?"
diam-diam ibunya sang ratu memperhatikan emilly yang sejak tadi hanya cemberut saja seperti kurang bersemangat.
"tidak ibunda,aku hanya ingin sendiri.aku sedang tidak enak badan jadi aku pikir lebih baik aku berdiam diri di sini."
"tapi sayang, lihatlah betapa bahagianya mereka yang sedang berpesta.sementara kau diam saja,ada apa emilly,ceritakan pada ibu."
rupanya ibunda putri emilly mulai mengerti apa yang membuat putri semata wayangnya itu bermuram durja.mata sang ratu tertuju kepada emerald dan santiago yang sedang mengobrol.
"emilly,lihat di sana ada santiago dan emerald.mengapa kau tidak bergabung dengan mereka?"
"tidak bu,aku sedang tidak ingin apa-apa sekarang.aku hanya ingin di sini jadi jangan memaksaku untuk bersama mereka.aku tidak mau."
"baiklah,jika itu maumu.ibu akan meninggalkanmu di sini karena ibu harus pergi menyapa tamu kita yang lain."
ratu kemudian pergi membiarkan putrinya yang sedang duduk termangu sendiri.sementara ujung mata emilly melihat ke arah emerald dan santiago yang sedang mengobrol berdua.
"mereka tampak sangat serius.apa yang sedang mereka bicarakan?"
sesekali mata santiago melihat ke arah emilly.namun emilly membuang pandangan darinya.
"santiago,ayo kita jalan-jalan sebentar menikmati pemandangan sekitar.ayolah,"
emerald menarik tangannya dengan kencang.awalnya santiago menolak tapi emerald terus memaksanya sampai ia tak punya pilihan lain untuk ikut bersama gadis itu.mereka menghilang dari tengah pesta dan emerald membawa santiago ke samping gerbang istana.
__ADS_1
"santiago,genggam tanganku aku akan membawamu terbang melihat-lihat wilayah sekitar kerajaan ini."
"tapi emerald..."
"sudahlah,jangan bicara lagi cepat genggam tanganku."
santiago memegang tangan emerald dengan sangat erat.lalu,putri emerald mengepakan kedua sayap putih nya dan perlahan naik ke atas dan terbang ke udara.mereka berdua semakin lama semakin tinggi melayang.
"emerald,aku takut.aku bisa jatuh ke bawah."
"sudah,diam dan tenanglah santiago,tidak akan terjadi apa-apa denganmu.nikmati saja perjalanan kita.lihat ke bawah indah bukan?"
putri emerald memperlihatkan segala kemegahan dan keindahan negeri itu.sebuah negeri yang bersinar bak permata yang berkilauan.
" kau benar emerald,ini sungguh menakjubkan dan luar biasa."
kekaguman Santiago akan segala keindahan dunia bidadari itu membuatnya terpana.
emerald menunjuk ke sebelah utara.di sana terdapat sebuah istana yang sangat megah dan luar biasa indahnya di kelilingi tebing kristal dan bunga-bunga kristal yang kilauannya juga memancar ke mana-mana.
"wow,sangat menakjubkan.tempat apa itu?"
"itu adalah istanaku santiago.dari sanalah aku berasal.ayahku adalah raja penguasa angin.ayah yang mengatur semua mata angin yang akan berhembus dan menyeimbangkannya dengan udara di negeri ini.santigo mulai mengerti bahwa ternyata di negeri itu juga terdapat beberapa wilayah yang masing-masing di pimpin oleh raja wilayah itu sendiri.
"sekarang,kita akan mendarat di atas tebing itu."
jari telunjuk putri emerald menunjuk ke sebuah lokasi tebing dari kaca yang juga berkilau.lalu perlahan mereka turun dan berdiri tepat di atas tebing-tebing itu.santiago benar-benar terpukau melihat semua pemandangan di negeri pelangi nan indah itu.
"sungguh pemandangan yang tak ada tandingannya di dunia.emerald,aku yakin ini adalah surga yang jatuh ke bumi.belum pernah kulihat keindahan dan kemolekan sebuah negeri seperti ini.bahkan di duniaku sendiri,aku belum pernah melihatnya."
__ADS_1
"benar santiago.duniamu dan duniaku,di ciptakan dengan dua gaya yang berbeda.kami mahkluk yang tak tersentuh oleh manusia.dan kami di beri banyak keistimewaan yang berbeda dengan kalian bangsa manusia.tapi di lain pihak,kami kaum bidadari juga sangat mengaggumi keindahan dan keunikan duniamu yang tidak pernah kami lihat di negeri kami sendiri."
"itu artinya, masing-masing dari bangsa kita di berikan keistimewaan yang berbeda-beda.kita memiliki kelebihan,dan juga kekurangan masing-masing."
"itu benar sekali santiago,dan kita punya hukum yang sangat bertentangan.tapi meskipun dengan begitu banyaknya perbedaan,aku bahagia bisa bertemu dan mengenalmu sebagai seorang manusia."
"benarkah begitu emerald?"
"benar,aku kagum dengan kalian bangsa manusia.kalian di beri kecerdasan yang melampaui kecerdasan kami.dunia kalian di bangun dengan peradaban yang maju dan terus berkembang.aku pernah bermimpi untuk pergi menerobos keluar dari negri ini dan ingin melihat duniamu."
"lalu,mengapa kau tidak melakukannya?"
"tidak,aku tidak ingin melanggar sumpah kami,dan juga hukum kaum bidadari."
"apa maksudmu dengan sumpah dan hukum di antara kaummu?"
semakin lama,emerald dan santiago mulai terlibat pembicaraan yang sangat serius.sepertinya emerald merasa sangat nyaman berada dekat santiago.ia merasa ada banyak kecocokan di antara mereka.pemuda itu juga enak di ajak bicara.emerald kemudian mengajak santiago duduk di atas tebing itu sambil melanjutkan percakapan mereka,dan menikmati pemandangan dari atas ketinggian tebing kristal.
"santiago,kami para bidadari hanya di beri satu kali kehendak bebas dalam hidup kami.dan sekali kami melakukan kesalahan,maka akibatnya akan sangat fatal.dan itu sudah pernah terbukti.para leluhur kami tidak akan pernah memberikan kami kesempatan kedua saat kami melakukan kesalahan."
"emerald,apakah hal seperti itu sudah pernah terjadi kepada bangsa bidadari?"
"ya santiago.dan itu untuk pertama kalinya terjadi di negeri kami saat seorang puteri kerajaan pelangi jatuh cinta dengan seorang pria yang berasal dari dunia manusia."
"benarkah,lalu apa yang terjadi?"
"menurut kisah ayahku,pernah ada seorang putri negeri pelangi pergi untuk mandi dan bermain-main di sebuah air terjun yang letaknya di dunia manusia.ketika itu jembatan pelangi terhampar di atas air terjun dan sang puteri bebas untuk turun dan pergi ke dunia manusia.
saat sedang mandi,yang mulia putri bertemu seorang pria lalu mereka mengobrol lama dan putri jatuh hati kepadanya.saking terlalu lama,putri lupa bahwa jembatan pelangi akan segera memudar seiring waktu yang sudah di tetapkan sampai akhirnya, putri itupun tidak bisa lagi kembali ke negeri ini.
__ADS_1
gerbang telah di tutup dan di kunci oleh para leluhur kami,sehingga ia tidak bisa kembali lagi ke dunia kami.putri menyesali semua yang terjadi namun ia tak punya pilihan lain selain menikahi pria yang di cintainya itu,dan hidup di dunia manusia.tak ada ampunan,ataupun kesempatan lagi untuknya kembali ke tempat ini.semua pintu telah terkunci termasuk kesempatan bagi dirinya telah tertutup selamanya.itulah hukum bangsa kami santiago."
emerald menceritakan semua peristiwa yang terjadi di negeri itu.santiago tertunduk mendengar kisah sedih yang memilukan itu.ia teringat akan bayangan ibunya yang menangis dan sedang memohon-mohon kepada seseorang.seseorang yang di lihatnya di dimensi lain yang ia tidak tau persis itu siapa.