ADA CINTA DALAM DIAMMU

ADA CINTA DALAM DIAMMU
Gejala apa ini


__ADS_3

"Beneran bang Ara gak butuh yang merhatiin... Ara janji Ara akan makan tepat waktu...! "


"Keputusan abang udah bulat...! Gak boleh di ganggu gugat...! "


Ara pun pasrah dengan keputusan sangat abang... Ia tak punya pilihan lain dan tak dapat berdebat dengan sang abang karena ia tahu jika ia berdebat dengan sang abang maka sang abang pasti akan mengadukan gak ini pada ummi dan abi mereka


Ara pun menatap Arif dengan tatapan marah...


Arif yang menyadari hal itu pun paham dengan apa yang ada dalam fikiran Ara


Tak lama kemudian mereka semua pun selesai makan


Ara dan Arif pun pergi bersama menuju perpustakaan sementara Hanif masih berada di kantin bersama Sirah...


"Aku boleh tanya sesuatu gak sama kamu...? " (tanya Hanif yang mulai pembicaraan)


"Boleh kak silahkan mau tanya apa...? "


"Ara udah ngomong sesuatu belum sama kamu...? "


"Ngomong apa kak..? masalah apa..? "


"Maksudku Ara udah cerita sesuatu belum tentang aku ke kamu...? "

__ADS_1


"Ara gak cerita apa-apa Sama aku dari kemarin... emang nya ada apa kak...? "


"Owh gak ada apa-apa cuma pengen nanya itu aja sama kamu...! "


"Owh gitu...! "


"Ya udah aku pamit dulu ya aku mau ke kelas dulu ada urusan sebentar... Assalamu'alaikum"


"Owh iya tafadhol kak Wa'alaikumussalam"


Hanif pun berlalu meninggalkan sirah, sementara Sirah masih betah dengan posisinya di bangku kantin


Di sisi lain Ara dan Arif pun tiba di perpustakaan


"Tapi apa yang aku lakukan adalah permintaan abang mu dan kau pun tahu jika aku dan abang mu adalah sahabat baik...! Lalu mengapa kamu berkata seperti itu...? "


"Kan aku udah bilang tadi sama kamu aku gak suka ngerepotin orang lain...! "


"Tapi aku gak merasa di repotkan kok..! "


"Tau ah terserah kamu mau ngapain...!


Hari-hari pun berjalan dengan cepat...

__ADS_1


semua hal terjadi seperti biasanya...


Arif pun melakukan apa yang sudah di minta oleh hanif... yaitu menanyakan keadaan Ara...


Ara dan arif pun kini tengah duduk bersama di ruang perpustakaan sembari memperbaiki buku-buku yang sampulnya mulai sobek


" Eum... aku boleh tanya sesuatu gak sama kamu...? "(Tutur Ara yang memecah keheningan di antara mereka)


" Boleh... silahkan aja... mau nanya apa memang nya...? "


"Jadi gini... eum... selama beberapa hari ini aku merasakan hal-hal yang aneh dengan diriku... aku ingin menanyakan nya pada abang tapi aku gak berani...! "


"Hal-hal aneh seperti apa...? "


"Tapi janji ya kamu gak akan cerita pada siapa-siapa... cukup kota berdua aja yang tahu...! "


"InsyaAllah aku bisa jaga rahasia kamu... ! tenang aja aku bisa di percaya kok orang nya...! "


"Jadi gini, selama beberapa hari terakhir ini ada hal yang aneh yang sering terjadi padaku... dan hal-hal itu kadang membuat aku risih...! "


"Contoh nya...? "


"Gak tau kenapa kalau aku jauh dari kamu aku ngerasa gelisah sendiri... dan kalo dekat-dekat sama kamu aku ngerasa seneng dan kadang degdegan gitu... ! Kalo udah muncul gejala kek gitu itu gejala ap ya Rif... ? "

__ADS_1


"Maksudnya degdegan dekat aku gimana...? kek gini... ?" (Sembari menggeser kan bangkunya ke dekat Ara)


__ADS_2