
"Kalau masih gak siap juga gak apa-apa. Aku gak akan maksa kamu juga kok...! " (ucap arif lagi)
Setelah berkata demikian Arif pun segera merebahkan tubuhnya di samping ara sembari menatap ke langit-langit kamar mereka.
Ara yang melihat sang suami yang sudah tak mengusili dirinya pun kembali diam.
Fikiran nya sedang melambung jauh memikirkan hal ini.
Hingga tiba-tiba...
Cup...
Satu ciuman mendarat begitu saja tepat di bibir sang suami.
Membuat sang empu nya membelalakkan mata nya karena tak percaya atas apa yang telah di lakukan oleh sang istri saat ini
Cukup lama bibir itu saling tertaut tak bergerak sedikit pun hingga insting mereka menuntut untuk melakukan hal lebih dari pada mengecup.
Beberapa saat setelah keduanya sama-sama kekurangan pasokan oksigen barulah mereka melepaskan tautan antara kedua bibir tersebut.
Ara pun segera membalikkan tubuhnya dari hadapan sang suami.
__ADS_1
Sungguh ini adalah hal terintim yang pertama kali di lakukan pada lawan jenis
Arif yang tau sang istri tengah di landa malu pun segera bagun dan memeluk sang istri dari belakang.
"Dapat keberanian dari mana tiba-tiba nyium suami kayak gitu...? " (Tanya Arif di sela-sela dekapan nya)
Ara tetap bungkam
sungguh ia begitu malu saat ini
"Kenapa diam...? Kamu kalau gak siap jangan mancing Ra.. kamu tau aku ini laki-laki normal..! "
"Maafkan atas setiap penolakan ku beberapa waktu lalu kak... ! " (Ucap Ara pada akhirnya)
"Aku mau ibadah sama kamu dulu kak baru tidur... kalau gak malaikat akan terus mengutuk diri ini hingga pagi menjelang karena tak menuruti ajakan suami..! "
Arif yang mendengar hal tersebut pun tersentak kaget.
"Kamu gak akan di kutuk malaikat Ra.. aku kan emang ikhlas mau nunggu..! aku gak mau maksa...! " (ucapnya tulus)
"Tapi aku mau menyerah kan semuanya malam ini kak... aku ingin menyempurnakan bakti ku padamu...! "
__ADS_1
"Kamu yakin Ra...? jangan maksa kalau masih gak siap.. yang ada bukannya nikmat ibadah yang di dapat malah sakit...! "
"Apa hal yang baru saja ku lakukan masih belum cukup untuk menjadi bukti bahwa aku benar-benar siap untuk kamu miliki sepenuhnya kak..? "
Arif hanya mampu mengulas senyum bahagia nya mendengar sang istri mengatakan hal tersebut.
Sungguh ini adalah hal yang sudah lama ia inginkan terjadi.
Tapi karena keadaan hubungan keduanya yang tak sedekat sekarang menjadikan nya urung melakukan hal ini
Arif pun segera membalik tubuh sang istri agar menghadap ke arahnya
"Ya sudah kalau kamu sudah benar-benar siap... Wudhu dulu ya.. kita shalat dia rakaat sebelum memulai ibadah ini...! "
Setelah berkata begitu Arif pun segera turun dari ranjang menuju kamar mandi untuk berwudhu, di susul oleh Ara setelah ia keluar dari dalam
Setelah menunaikan shalat sunnah 2 rakaat Arif pun membalikkan badannya sembari mengulurkan tangan untuk sang istri agar salim
setelahnya ia menyentuh lembut ubun-ubun Ara sembari melantunkan do'a untuk sang istri
"Kamu benar-benar sudah siap Ra...? aku benar-benar gak mau kamu lakukan ini karena terpaksa..!
__ADS_1
" Demi Allah aku siap kak... Sentuh aku halal kak...!
Aku tak ingin semakin berdosa karena tak memberikan hak kamu sepenuhnya atas aku...! "